By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Penting! Pola Asuh Orang Tua Berpengaruh Terhadap Kuat atau Tidak Anak Berpuasa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Penting! Pola Asuh Orang Tua Berpengaruh Terhadap Kuat atau Tidak Anak Berpuasa

Terkini

Penting! Pola Asuh Orang Tua Berpengaruh Terhadap Kuat atau Tidak Anak Berpuasa

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa, baik orang tua maupun anak. Anak yang berpuasa tentunya menimbulkan kekhawatiran terhadap orang tua karena ketakutan anak yang tidak kuat dalam berpuasa.

Contents
Anak Usia 6-7 Tahun Kuat BerpuasaLemak Cokelat Cadangan Energi untuk Bayi

Nah untuk mengatasi hal itu, dikutip dari Antaranews, pakar kesehatan anak Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) mengatakan pola asuh orangtua yang berpengaruh pada kematangan emosional, mental dan spiritual anak, ikut menentukan kuat atau tidaknya seorang anak berpuasa selama Ramadan.

“Kalau anak terlalu dimanja ya enggak kuat-kuat dia, selalu diberi makanan, tidak pernah berhenti makan. Tetapi kalau anak diajar dengan pola asuh yang bagus, diajarkan misalkan keuntungan berpuasa seperti apa, itu anak-anak akan sanggup berpuasa,” ujar dia dalam sebuah acara daring pada Kamis, 6 April 2023.

Anak Usia 6-7 Tahun Kuat Berpuasa

Dalam penjelasannya, Piprim yang menjabat sebagai Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu mengatakan, anak usia enam hingga tujuh tahun terutama perempuan umumnya memiliki kematangan emosi yang lebih cepat sehingga dapat kuat berpuasa sampai maghrib.

Bahkan menurut dia, secara fisik, bayi yang baru lahir sudah kuat berpuasa. Pada hari-hari pertama bayi lahir, kolostrum atau makanan pertama bayi baru lahir yang keluar dari payudara ibu, baru keluar sekitar 20 hingga 30 cc per hari yang setara 25 kalori. Sementara bayi dengan berat tiga kilogram membutuhkan 300 kalori.

“Sisanya 275 kalori dari mana? Sudah disiapkan yang disebut lemak cokelat atau brown fat,” kata Piprim.

Lemak Cokelat Cadangan Energi untuk Bayi

Lemak cokelat merupakan cadangan energi yang ada pada bayi baru lahir yang digunakan sebagai bahan bakar otaknya. Lemak cokelat diubah menjadi energi untuk nutrisi otak.

Meski demikian, anak belum wajib berpuasa (belum akil baligh atau memiliki tanda menuju kedewasaan) sehingga orangtua tidak boleh memaksa anak berpuasa.

Lebih lanjut, Piprim menjelaskan bahwa orang tua bisa mengajak anak untuk belajar berpuasa dengan durasi yang didasarkan pada kemampuan anak, namun sebaiknya jangan terlalu sebentar misalnya hanya sampai jam 08.00.

Baca Juga :

6 Jenis Diet yang Cocok untuk Penderita Obesitas, No 4 Sering Didengar
Heboh! YouTuber Bobon Santoso Pakai Baju Tahahan BNN Bali

Sekedar informasi, lanjutnya bahwa pada anak usia taman kanak-kanak (TK) dan SD, mereka biasanya dapat kuat berpuasa sampai waktu dzuhur.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Danantara Jadi Jembatan Baru Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Sri Lanka
Next Article Fakta-Fakta Pertemuan Prabowo dan Yusril, Ungkit Pasang Surut Persahabatan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index