By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tips Orang Tua Memberitahukan Penyakit Kepada Anak, Gunakan Bahasa Sederhana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tips Orang Tua Memberitahukan Penyakit Kepada Anak, Gunakan Bahasa Sederhana

Terkini

Tips Orang Tua Memberitahukan Penyakit Kepada Anak, Gunakan Bahasa Sederhana

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Orang tua mempunya peran yang sangat besar dalam menjaga sang anak dari penyakit. Namun apabila anak menderita penyakit, orang tua juga harus memberitahukan kepada anak dengan cara yang mudah dipahami oleh anak.

Contents
Gunakan Bahasa SederhanaJelaskan Lewat GambarIngatkan Tujuan dari PerawatanTerbuka dan Bekerja Sama dengan Banyak Orang

Oleh karena itu, psikolog klinis anak dan keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Psi mengungkapkan bahwa cara orang tua memberi tahu penyakit yang cukup parah kepada anak. Berikut tipsnya dikutip dari Antara.

Gunakan Bahasa Sederhana

Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Psi mengatakan bahwa orang tua harus menggunakan bahasa yang sederhana untuk memberitahu penyakit kepada anak, agar anak lebih mudah memahaminya.

“Sebenarnya ketika menjelaskan sesuatu yang sulit ke anak, kita perlu dengan bahasa yang sesederhana mungkin. Supaya bisa dipahami anak,” kata psikolog yang akrab disapa Nina itu saat dijumpai di Jakarta, Jumat, 21 Juli 2023.

Misalnya jika sang anak mengidap leukemia, orang tua bisa dengan jujur memberitahukan penyakit itu dengan tetap mengatakan bahwa sang anak bisa sembuh apabila melewati proses pengobatan.

“Sampaikan juga bahwa apapun yang terjadi, ‘Papa dan Mama akan usahakan supaya bisa sembuh dan akan selalu ditemani’. Itu bisa membuat anak merasa bahwa dia tetap dicintai,” kata Nina.

Jelaskan Lewat Gambar

Selanjutnya, orang tua juga bisa mengungkapkannya lewat gambar. Misalnya orang tua bersama anak bisa menggambar tubuh dan warnai bagian yang sakit, kemudian orang tua bisa jelaskan bagaimana cara penyembuhannya.

Ingatkan Tujuan dari Perawatan

Kemudian untuk membangkitkan semangat sang anak jika dirinya merasa murung atau kesakitan, orang tua bisa kembali mengingatkan tujuan dari perawatan tersebut.

“Untuk membangkitkan semangat, kita ingatkan tujuannya. Jangan menihilkan sakitnya, tapi, fokus ke tujuan. Contoh beri tahu ‘nanti kalau suntik akan sakit, tapi, itu yang bikin sembuh’ atau ‘minum obat pahit, tapi, nanti bisa sembuh,” kata Nina.

Baca Juga :

Muhadjir Effendy Akui Tidak Ditawari Jatah Menteri Prabowo-Gibran
Indonesia Kaya Budaya, Kemendikbudristek Validasi 718 Bahasa Daerah

Terbuka dan Bekerja Sama dengan Banyak Orang

Dalam kesempatan itu, Nina juga menyarankan agar orang tua terbuka terhadap bantuan dan bekerja sama dengan sebanyak mungkin dengan orang agar tidak mengasuh sendirian, apalagi jika memiliki anak lebih dari satu. Nina mengingatkan orang tua untuk tetap meluangkan waktu bagi anak-anak yang sehat.

“Nggak boleh loh kita sebagai caregiver (pengasuh) hanya berkorban terus-terusan hanya untuk satu dari sekian anak. Itu tidak sehat mental untuk kitanya,” lanjut Nina.

You Might Also Like

Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin
Tom Cruise hingga Lisa BLACKPINK Goncang Piala Dunia 2026
AS Menggila di SoFi Stadium! Pesta Gol Iringi Pembukaan Piala Dunia 2026
Kanada Selamat dari Kekalahan! Marsch Akui Salah, Bosnia Paksa Tuan Rumah Kerja Keras
Ribuan Pengguna Terdampak, Facebook dan Instagram Kembali Normal Setelah Gangguan Massal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Jokowi Dinilai Inginkan Erick Thohir Jadi Cawapres di Pilpres 2024
Next Article Arti Kata Satisfying, Bahasa Gaul di Medsos, Ungkapan Kepuasan Warganet
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Ekonom: BBM Subsidi Jangan Diganggu, Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan

Usai Temui Presiden di Istana, Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Son Ditarik Keluar Saat Imbang, Korea Selatan Justru Menang Dramatis atas Rep. Ceko

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Dari Kolombia ke Pahlawan Meksiko! Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

PD 2026 Langsung Panas! Meksiko Taklukkan Afrika Selatan 2-0, Tiga Kartu Merah Bikin Heboh

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Aturan Baru FIFA di PD 2026, VAR Makin Berkuasa dan Pemain Bisa Langsung Kartu Merah

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index