By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Fakta-fakta Kepsek di Sukabumi Jadi Tersangka Tewasnya Peserta MPLS
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Fakta-fakta Kepsek di Sukabumi Jadi Tersangka Tewasnya Peserta MPLS

Terkini

Fakta-fakta Kepsek di Sukabumi Jadi Tersangka Tewasnya Peserta MPLS

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Ciambar, Kabupaten Sukabumi inisial K (55) ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya seorang siswa baru bernama Mandala Aditya Pratama (13), peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Contents
Ditetapkan Tersangka Usai Ditemukan KejanggalanKepsek Dikenai Wajib LaporPelajar di Sukabumi Tewas Tenggelam

Pasalnya siswa tersebut meninggal akibat tenggelam di Sungai Cileuleuy, Kampung Selaawi Girang, Desa Cibunar Jaya, Kecamatan Ciambar pada Sabtu, 22 Juli 2023 sore.

Lantas bagaimana fakta-fakta kepsek di Sukabumi ditetapkan sebagai tersangka atas kejadian yang menimpa siswanya? Berikut penjelasannya.

Ditetapkan Tersangka Usai Ditemukan Kejanggalan

Kepala Sekolah SMPN 1 Ciambar ditetapkan sebagai tersangka setelah pihak kepolisian menemukan beberapa kejanggalan saat proses penyelidikan. Mulai dari pengumpulan keterangan dan barang bukti hingga pelaksanaan autopsi jenazah korban.

“Dari hasil penyelidikan, pengumpulan keterangan dan barang bukti, kemudian pelaksanaan ekshumasi (autopsi) terhadap jenazah korban hingga gelar perkara, kami menemukan beberapa kejanggalan yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Cileuleuy,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, dikuti dari ANTARA, Jumat, 28 Juli 2023.

Kepsek Dikenai Wajib Lapor

Dalam kesempatan itu, AKBP Maruly Pardede juga mengungkapkan bahwa Kepala Sekolah yang telah ditetapkan sebagai tersangka, pelaku tidak ditahan. Namun harus melakukan wajib lapor Senin-Kamis.

“Untuk tersangka diterapkan wajib lapor, dengan pertimbangan dari penyidik bahwa yang bersangkutan diundang hadir,” lanjut Kapolres Maruly.

Adapun alasan dikenakan wajib lapor dan tidak ditahan karena yang bersangkutan mempunyai pekerjaan yang jelas.

“Yang bersangkutan pekerjaannya jelas, jadi penyidik tidak khawatir bahwa yang bersangkutan akan melarikan diri atau menghilangkan bukti ataupun mengulangi perbuatannya,” tambahnya.

Baca Juga :

Fiersa Besari Ikut Dalam Rombongan Pendakian ke Puncak Carstensz yang Menewaskan Dua Orang
Biodata dan Profil Simone Baldasseroni, Pemeran Rigel di Film The Tearsmith

Pelajar di Sukabumi Tewas Tenggelam

Diberitakan sebelumnya bahwa seorang pelajar di Sukabumi tewas tenggelam di sebuah sungai. Korban pun dikabarkan tenggelam saat mengikuti kegiatan MPLS.

Tewasnya pelajar itu awalnya diketahui lewat video yang beredar. Dimana tiga video yang bikin geger memperlihatkan pelajar tenggelam di sungai.

Dua video berdurasi 28 detik memperlihatkan adegan korban dievakuasi dari sungai dan satu video terlihat korban sudah berada di rumah duka.

Sekedar informasi bahwa lokasi tenggelamnya pelajar tersebut masuk ke wilayah hukum Polsek, Nagrak, Resor Sukabumi.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Tips Mencegah Timbulnya Penyakit Sendi, Konsumsi Makanan Tinggi Kalsium
Next Article Tak Terima Ditegur, Wali Murid Ngamuk hingga Tunjuk Satpam yang Sudah Tua
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index