By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Tips Membuat Anak dan Keluarga Tetap Bahagia, Harus Memahami Emosi!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tips Membuat Anak dan Keluarga Tetap Bahagia, Harus Memahami Emosi!

Terkini

Tips Membuat Anak dan Keluarga Tetap Bahagia, Harus Memahami Emosi!

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Memahami emosi anak menjadi hal yang penting untuk mewujudkan si buah hati dan keluarga bahagia. Hal itu disampaikan oleh pakar kesehatan anak dr. Yuni Astria, Sp.A.

Contents
Terapkan Prinsip ASUH, ASIH dan ASAHQuality Time dengan AnakPelukan dari Orang Tua

Menurut Yuni dalam memahami tentang emosi anak tidaklah mudah. Apabila anak tidak bahagia, tentunya orang tua juga tidak bahagia.

“Sebagai orangtua kita harus memahami tentang emosi anak dan itu tidak mudah. Kalau anak tidak bahagia, pasti orangtua tidak bahagia juga itu sudah dijamin 1000 persen,” kata Yuni di Jakarta, Kamis, 27 Juli 2023.

Lantas bagaiaman tips membuat anak dan keluarga tetap bahagia? Dikutip dari Antara, berikut tips dari dr. Yuni.

Terapkan Prinsip ASUH, ASIH dan ASAH

Yuni menjelaskan bahwa orang tua bisa membahagiakan anak dengan menerapkan prinsip ASUH, ASIH dan ASAH-nya adekuat. ASUH berkaitan dengan pengasuhan yang baik, ASIH terkait pemberian dukungan pada anak, sementara ASAH berkaitan dengan pemberian stimulasi pada anak untuk mengembangkan kemampuan sensorik, motorik, kognitif, spiritual hingga kepemimpinannya.

Yuni menekankan bonding atau ikatan emosional yang terjalin baik antara orang tua dan anak yang pada akhirnya dapat meningkatkan kebahagiaan seluruh anggota keluarga.

Quality Time dengan Anak

Dalam kesempatan itu, Yuni juga merujuk studi yang mengutarakan bahwa bonding antara ibu bekerja dan anaknya tidak kalah baik dengan ibu rumah tangga dengan anaknya. Ini karena ibu bekerja meluangkan waktunya berinteraksi dengan anak, bermain bersama sekaligus memberikan stimulasi yang dibutuhkan anak.

Yuni melanjutkan bahwa ibu yang bekerja, begitu pulang ternyata benar-benar quality time dengan anak yaitu bermain dengan anak, memberi stimulasi dan ngobrol.

“Ibu yang bekerja begitu pulang ternyata benar-benar quality time sama anaknya, gawai ditaruh, main bersama anak, memberi stimulasi, mengobrol, dan itu sangat berarti untuk anak, kehadiran ibu juga ayah,” tutur Yuni.

Baca Juga :

Sejarah Kelam Jembatan Gundolayu Tempat Bunuh Diri Kompeni yang Frustrasi Kini Jadi Tempat Arwah Tukang Jamu Gentayangan
Industri Media Diuji: Pers Dituntut Lincah Bertahan di Tengah Krisis Bisnis dan Algoritma

Pelukan dari Orang Tua

Yuni juga menekan bahwa anak-anak tidak membutuhkan mainan dengan harga mahal atau diajak berlibur ke luar negeri. Namun sekedar pelukan dari orang tua.

“Anak saya tidak bisa disuapi pagi, siang dan sore, tetapi, saya pastikan saat malam, ketika saya sampai di rumah ada satu kegiatan yang tidak bisa digantikan orang lain yakni baca buku bersama. Dari situ saya gali kegiatan dia, kejadian menarik dan lainnya,” kata Felicia Debora pendiri MALO & Children’s Day by MALO.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Profil dan Biodata Lengkap Arum Nazlus, Atlet Panahan Berkuda Jadi Juara Dunia di Usia Muda
Next Article Ganjar Pranowo Diyakini Jadi Sosok yang Paling Tepat Membangun Indonesia ke Depan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index