By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Perajin Disabilitas Solo Raya Pamerkan Karya di HUT ke-44 Dekranas 2024
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perajin Disabilitas Solo Raya Pamerkan Karya di HUT ke-44 Dekranas 2024

Terkini

Perajin Disabilitas Solo Raya Pamerkan Karya di HUT ke-44 Dekranas 2024

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Di antara ratusan stan pada pameran kerajinan di HUT ke-44 Dekranas di Kota Solo, ada salah satu stan yang cukup menarik perhatian pengunjung. Stan itu adalah Anindya Batik Art Difabel yang memamerkan karya fashion buatan komunitas disabilitas Solo Raya.

Sekilas, tak ada yang berbeda dari hasil kerajinan mereka dengan perajin lainnya, bahkan desainer ternama. Namun, seperti namanya, para pekerja yang bernaung di brand ini adalah para difabel atau disabilitas di wilayah Solo Raya.

Anindya Batik Art Difabel merupakan UMKM binaan Provinsi Jawa Tengah. Pendamping dan pembina Lisa Farida mengungkapkan awal pertama berdirinya UMKM ini karena keprihatinannya atas banyaknya kaum difabel yang menganggur dan sulit mencari pekerjaan pada tahun 2010.

Baca Juga: BI Catat Kenaikan Signifikan Jumlah UMKM di Solo

“Awalnya karena saya melihat melihat keresahan teman-teman disabilitas di Semarang dan Solo Raya, banyak dari mereka yang sulit bekerja, lalu saya berinisiatif mengumpulkan mereka dan memberikan pelatihan swadaya, gratis,” ujar Lisa kepada Inversi.id, Jumat, 17 Mei 2024.

Lisa melanjutkan, dia kemudian memberikan pelatihan dasar hingga finishing, sampai menjadi fashion batik dan tenun lurik. Saat itu targetnya adalah untuk memenuhi kebutuhan orang perkantoran.

Sebelum memberikan pelatihan itu, dia tidak menampik bahwa kendala komunikasi menjadi faktor utama. Maka, ia tak segan untuk belajar bahasa isyarat agar dapat berkomunikasi dengan mereka.

Dia kemudian mendirikan usaha ini yang awalnya digawangi hanya dua orang saja. Saat ini, ia sudah memiliki 8 perajin disabilitas yang membantunya menghasilkan karya.

Baca Juga: Anak Anda Sulit Makan? Coba Menu Penambah Berat Badan Ini, Anti Gagal!

Baca Juga :

Chord Gitar dan Lirik Sialan – Juicy Luicy & Adrian Khalif, Lagu Patah Hati yang Bikin Nyesek!
AI dalam Dakwah, Membantu Anak Muda Menemukan Makna di Era Digital

Para perajin disabilitas lainnya yang telah mengikuti pelatihannya, kata dia, sudah kembali ke daerahnya masing-masing. Mereka membuka usaha mandiri. Mereka, kata Lisa ada yang pulang ke Magelang, Muntilan, bahkan Pekalongan.

“Saya berpesan kepada mereka, kalau sudah ikut pelatihan dan sudah merasa mampu, sebaiknya jangan disia-siakan hasil pelatihan itu,” ujarnya.

Optimistis Lisa terhadap masa depan brand ini terlihat ketika dia memperlihatkan baju-baju bercorak batik dan tenun. Dia menuturkan, itu semua adalah koleksi premium karena dibuat dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi.

“Baju-baju ini premium karena dibuat dengan hati-hati, mulai dari desain, jahit, hingga pola finishing itu personal, enggak bisa konveksi. Jadi, satu orang sehari maksimal paling banyak 2 (baju) kalau modelnya mudah,” kata dia.

Baca Juga: Ini Daftar 24 Tim Sepak Bola Rumah Sakit di Ajang Hospital League Soccer 2024

Saat ini, Lisa mengungkapkan, dia hanya fokus memberdayakan kaum disabilitas untuk berkarya. Ketunaan para pekerjanya saat ini adalah tuna rungu dan wicara.

Namun, ketunaan lain mulai dari tuna daksa hingga grahita juga pernah mengikuti pelatihan swadaya yang ia selenggarakan.

Dengan ikut serta dalam pameran Dekranas 2024 ini, Lisa merasa memiliki tempat untuk belajar lagi. Di sini, dia bisa melihat karya-karya dari perajin lain bahkan dari desainer-desainer ternama lainnya.

Baca Juga: Gudang Produksi Makanan Ringan di Karanganyar Terbakar, Sisa Penggorengan Jadi Penyebabnya

Dia tidak menampik, banyak pengunjung yang tertarik dengan karya timnya. Bahkan, kata dia, pembelinya berasal dari berbagai latar belakang dan luar kota, salah satunya dari anak buah Didiet Maulana.

“Justru anak buahnya desainer-desainer itu banyak yang belanja di sini, salah satunya anak buahnya Didiet Maulana,” ujarnya gembira.

Hasil dari penjualan itu, kata dia, akan dia gunakan lagi untuk pemberdayaan kaum disabilitas lainnya.

“Profitnya disisihkan untuk pelatihan swadaya, untuk melatiih kaum disabilitas agar bisa mandiri,” pungkasnya.

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Biodata dan Profil Fenny Frans, Crazy Rich Makassar Pergoki Suami Selingkuh dengan ART
Next Article Profil dan Biodata Atox Daeng Sila, Suami Fenny Frans Selingkuh dengan ART
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index