By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Aceh Urung Pulih! Pemerintah Siapkan Perpanjangan Dana Otsus 3 Tahun untuk Bangkit Total
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Aceh Urung Pulih! Pemerintah Siapkan Perpanjangan Dana Otsus 3 Tahun untuk Bangkit Total

PolitikTerkini

Aceh Urung Pulih! Pemerintah Siapkan Perpanjangan Dana Otsus 3 Tahun untuk Bangkit Total

Nicholas
By
Nicholas
3 months ago
Share
4 Min Read
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail (tengah) menghadiri kegiatan Kick-Off Program Renovasi MIN 4 Aceh Tamiang yang dilaksanakan di lingkungan sekolah MIN 4 Aceh Tamiang, Kamis 09/04/2026. (Foto, Dok/Pemkab Aceh Tamiang)
SHARE

JAKARTA– Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memulihkan Aceh hingga kembali normal sepenuhnya. Di tengah kondisi pascabencana yang belum stabil, wacana perpanjangan dana otonomi khusus (otsus) mencuat sebagai langkah strategis untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dalam beberapa tahun ke depan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemulihan Aceh tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Ia menilai dibutuhkan waktu setidaknya tiga tahun untuk mengembalikan kondisi daerah tersebut mendekati normal.

“Tapi jujur bahwa untuk melakukan pemulihan ini paling cepat menurut saya adalah tiga tahun,” ujar Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Menurut Tito, pemerintah menghadapi tantangan besar dalam memulihkan Aceh, terutama karena bencana yang terjadi tidak hanya sekali, tetapi berulang dan saling memperparah kerusakan yang ada.

Ia mengungkapkan bahwa upaya perbaikan yang telah dilakukan sering kali kembali terganggu oleh bencana susulan, seperti banjir dan longsor.

“Kemarin minggu lalu Aceh Tengah hujan lebat jalan-jalan longsor lagi, jembatan juga banyak yang kemudian terseret lagi ini. Kemudian juga dua hari yang lalu di Pidie Jaya banjir lagi yang tingginya bisa 50 cm sampai 80 cm lumpur di sana,” ungkapnya.

Kondisi ini membuat proses pemulihan tidak hanya membutuhkan waktu, tetapi juga dukungan anggaran yang berkelanjutan.

Di tengah situasi tersebut, usulan perpanjangan dana otsus dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga stabilitas pembangunan di Aceh.

Tito mengungkapkan bahwa aspirasi perpanjangan otsus terus disampaikan oleh berbagai pihak dari Aceh, terutama karena kondisi sosial ekonomi yang masih tertinggal dibanding rata-rata nasional.

Baca Juga :

International Code Olympiad 2025: Anak Muda Hadirkan Inovasi Teknologi untuk Masalah Gizi dan Kesehatan
Kisah Perjuangan Venezia Promosi, Dua Tahun Sempat Absen

“Karena tingkat kemiskinan masih tinggi di atas nasional dan Sumatera, pengangguran juga tinggi, meskipun IPM membaik tapi di bawah nasional, mereka masih memerlukan dana otonomi khusus,” kata Tito.

Ia menilai usulan tersebut cukup rasional, terlebih Aceh masih berada dalam fase pemulihan pascabencana yang berat.

Bahkan, pemerintah juga membuka opsi untuk mengembalikan besaran dana otsus hingga 2 persen, jika kondisi fiskal negara memungkinkan.

“Mungkin salah satu pendorong yang dibutuhkan adanya dana otsus ini diperpanjang di Aceh dan kalau memang kemampuan fiskal negara memungkinkan, mungkin dikembalikan ke 2%,” ujarnya.

Data yang disampaikan pemerintah menunjukkan besarnya tantangan yang harus dihadapi. Tercatat lebih dari 4.000 fasilitas pendidikan terdampak, sekitar 36.000 rumah rusak berat atau hilang, serta sedikitnya 79 sungai membutuhkan normalisasi.

Di lapangan, proses pemulihan masih terus berjalan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga kementerian teknis seperti Kementerian PUPR dan BNPB.

“Ini sekarang sedang kerja keras semua… untuk melakukan normalisasi kembali,” kata Tito.

Meski optimistis dapat mencapai kondisi normal fungsional dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah mengakui bahwa pemulihan penuh membutuhkan waktu lebih panjang.

Karena itu, perpanjangan dana otsus tidak hanya dilihat sebagai kebijakan fiskal, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab negara untuk memastikan Aceh benar-benar pulih dan bangkit kembali.

Dengan dukungan anggaran yang berkelanjutan dan strategi pemulihan jangka menengah, pemerintah berharap Aceh tidak hanya kembali seperti semula, tetapi juga mampu tumbuh lebih kuat ke depan.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Aceh TamiangDana OtsusMendagriTito Karnavian.
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Di Tengah Gejolak Harga Energi, UKM Buktikan Kompor Listrik Lebih Hemat dari LPG
Next Article Foto : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan tidak semua unit menerapkan WFH (Sumber : bgn.go.id) Riset: Program MBG Tingkatkan Semangat dan Fokus Belajar Siswa
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index