By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Ada Larangan Study Tour, Asita: Bisa Hilang Separuh Pendapatan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ada Larangan Study Tour, Asita: Bisa Hilang Separuh Pendapatan

Terkini

Ada Larangan Study Tour, Asita: Bisa Hilang Separuh Pendapatan

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Dampak dari peristiwa kecelakaan bus di Subang, Jawa Barat sangat dirasakan oleh pelaku biro perjalanan wisata di Kota Solo.

Biro perjalanan wisata bisa kehilangan separuh dari pendapatannya karena adanya larangan melakukan study tour oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Surakarta, Mirza Ananda mengatakan pelarangan study tour itu membuat biro perjalanan wisata kehilangan separuh lebih pendapatannya.

Mirza mengungkapkan bahwa pelajar dan mahasiswa adalah pasar terbesar baginya.

Baca Juga: Petugas Polres Wonogiri Gencar Buru Pelaku Hamili Siswi SMP di Girimarto

“Besar marketnya. Saya sendiri student itu mungkin 50-60 persen. Besar,” ungkap dia saat dihubungi, pada Kamis, 16 Mei 2024, seperti dilansir dari Tribun Solo.

Mirza melanjutkan, dalam satu tahun pihanya bisa memberangkatkan sekitar 3.000 – 5.000 siswa, mulai dari jenjang SD sampai universitas.

“Kami satu tahun itu memberangkatkan 3-5 ribu siswa. SD sampai Universitas,” tambahnya.

Menurutnya hal ini juga dirasakan pelaku industri lain yang bergerak di bidang pariwisata. Sebab, rombongan siswa sekolah menurutnya memang pasar yang menjanjikan.

Baca Juga :

Fakta-fakta Sekelompok Orang Datangi Rumah Mewah di Jakarta, Diduga Tak Bayar Gaji ART
Puan Maharani Serius sebut Cak Imin Masuk Kandidat Cawapres Ganjar Pranowo

Baca Juga: Profil Harriet Herbig Matten, Pemeran Ruby Bell di Serial Maxton Hall: The World Between Us

“Toko oleh-oleh itu silahkan ditanya. Toko kaos itu. Paling besar itu marketnya mana kalau bukan anak sekolah? Satu kali datang 5-10 bus. Mana ada rombongan seperti itu kalau bukan anak sekolah?,” tuturnya.

Mirza menungkapkan, industri di sektor wisata sempat lesu saat pandemi Covid-19. Namun setelah pandemi setelah industri ini terus merangkak naik.

Beberapa pengusaha, kata dia, sudah menanamkan modal yang tidak sedikit. Bahkan beberapa Perusahaan Otobus (PO) menambah armadanya untuk memenuhi permintaan.

“Bus wisata itu, teman-teman juga sudah banyak yang menambah armada karena demand-nya naik,” ujarnya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Dua Jemaah Haji Asal Jabar Meninggal Dunia di Madinah
Next Article Jadwal Tayang, Sinopsis dan Daftar Pemain Film How to Make Millions Before Grandma Dies
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index