By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: AI Berpotensi Hancurkan Industri Media Online, Disebut Perubahan Paling Radikal
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » AI Berpotensi Hancurkan Industri Media Online, Disebut Perubahan Paling Radikal

Terkini

AI Berpotensi Hancurkan Industri Media Online, Disebut Perubahan Paling Radikal

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Artificial intelligence atau AI berpotensi hancurkan industri media online, yang disebut sebagai perubahan paling radikal yang pernah terjadi. Terlebih pada Google Search yang berbasis Artificial intelligence atau AI. Google sendiri, ungkapkan hal tersebut dan juga umumkan sejumlah fitur baru dalam konferensi Google I/O 2023 di Amerika Serikat.

Contents
Perubahan Paling RadikalAI Berpotensi Hancurkan Media Online

Perubahan Paling Radikal

Artificial intelligence atau AI yang berpotensi hancurkan media online, disebut google sebagai perubahan paling radikal dalam dunia internet sejak Google Search beroperasi di awal tahun 2000-an.

Kemudian, masih soal artificial intelligence atau AI berpotensi hancurkan media online, bagaikan sebuah bom nuklir yang siap meledak. Padahal, industri media online juga tengah berjuang untuk bertahan hidup.

AI Berpotensi Hancurkan Media Online

Artificial intelligence atau AI berpotensi hancurkan media online, karena pada dasarnya Google telah mempunyai jawaban atas semua pertanyaan yang ditanyakan oleh manusia, pengguna sejatinya Google Search.

Padahal, media online mengharuskan pembaca atau penggunanya untuk masuk dalam laman resmi mereka. Dengan Google Search berbasis artificial intelligence atau AI, hal ini tidak perlu dilakukan.

Artificial intelligence atau AI, yang merupakan kecerdasan buatan, juga dianggap dapat meringankan kerja karyawan sebagai upaya mencapai efisiensi dan produktivitas, disebut siap melakukan revolusi pekerjaan dan meringankan beban pekerjaan seorang karyawan.

Masih soal Artificial intelligence atau AI juga siap lakukan revolusi. Kata Chairman dan CEO di Microsoft Satya Nadella, dengan generasi terbaru Artificial intelligence atau AI, dapat melepaskan segala kebosanan seorang karyawan.

Terlebih, untuk para pemilik bisnis, menggunakan Artificial intelligence atau AI, disebut lebih menguntungkan dan sedikit mengurangi beban keuangan perusahaan.

Tentu hal ini adalah sebuah ketakutan dari segi manusia, yang dapat saja digantikan posisinya oleh Artificial intelligence atau AI dalam sejumlah pekerjaan.

Baca Juga :

Bikin Resah Masyarakat, Menko PMK Usul Korban Judi Online Jadi Penerima Bansos
Cegah Resiko Aquaplaning Saat Berkendara

Meski begitu, OpenAI mengaku tetap rugi dua kali lipat, padahal ChatGPT kian populer dangan jumlah pengguna sebanyak 100 juta orang perbulan.

Kerugian yang dialami oleh OpenAI ini, karena besarnya pengembangan ChatGPT agar dapat memberikan jawaban yang sangat akurat dari sebuah pertanyaan paraa pengguna.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Profil dan Biodata Windah Basudara, YouTuber yang Viral usai Lakukan Charity Stream untuk Amal
Next Article Diterima semua Kalangan, Erick Thohir Dinilai Jadi Figur Terkuat dalam Bursa Cawapres 2024
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index