By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Anggota DPR Usul Pemanfaatan Limbah MBG Jadi Pakan Ternak Maggot
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Anggota DPR Usul Pemanfaatan Limbah MBG Jadi Pakan Ternak Maggot

MBG

Anggota DPR Usul Pemanfaatan Limbah MBG Jadi Pakan Ternak Maggot

Adrian
By
Adrian
2 months ago
Share
3 Min Read
Petugas sedang mempersiapkan MBG. (Foto: Antara)
SHARE

Inversi Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, memberikan dukungan penuh terhadap langkah konkret Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memperluas rantai pasok kebutuhan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Contents
Mendorong Formalisasi Kemitraan melalui MoURealisasi di Lapangan: Margin Keuntungan dan Dampak EkonomiSolusi Inovatif: Pemanfaatan Maggot untuk Efisiensi Pakan

Salah satu fokus utama yang ia dorong adalah pelibatan peternak bebek lokal di seluruh Indonesia sebagai pemasok komoditas telur. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan sekaligus memastikan ketersediaan protein hewani yang berkualitas bagi para penerima manfaat.

Mendorong Formalisasi Kemitraan melalui MoU

Dalam pernyataan resminya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Nurhadi menekankan urgensi percepatan pembentukan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara Badan Gizi Nasional dengan Persatuan Peternak Bebek Nasional (PBN).

Menurutnya, payung hukum kerja sama yang kuat akan memberikan kepastian pasar bagi peternak lokal sekaligus menjamin keberlangsungan suplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, legislator dari Fraksi NasDem ini juga mengingatkan bahwa kebijakan nasional harus tetap mempertimbangkan karakteristik geografis dan profil demografis peternak. “Negara harus hadir dengan data yang komprehensif. BGN perlu memetakan secara detail profil peternak yang tergabung dalam PBN,” ujar Nurhadi.

Ia menambahkan bahwa berbeda dengan industri ayam petelur yang distribusinya cenderung merata, populasi peternak bebek memiliki karakteristik terpusat pada wilayah-wilayah tertentu (sentra). Oleh karena itu, skema kerja sama perlu disusun berbasis pada kebutuhan dan potensi masing-masing kabupaten atau kota, sehingga efisiensi distribusi dapat tercapai.

Realisasi di Lapangan: Margin Keuntungan dan Dampak Ekonomi

Nurhadi mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil tinjauan lapangan ke sejumlah dapur SPPG, penyerapan telur bebek khususnya olahan telur asin telah menunjukkan tren positif di beberapa daerah, terutama di Jawa Timur. Fenomena ini memberikan optimisme bahwa bisnis telur bebek memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan bagi peternak skala lokal.

Berdasarkan analisis biaya produksi yang ia peroleh, harga beli di tingkat SPPG berada di kisaran Rp2.500 per butir. Dengan estimasi biaya produksi sekitar Rp1.875 per butir, peternak masih dapat menikmati margin keuntungan yang cukup kompetitif.

“Di wilayah Jawa Timur, khususnya Blitar yang memiliki populasi hingga 10.000 ekor bebek, penggunaan bahan baku lokal telah berjalan. Ini adalah contoh nyata bagaimana program MBG mampu memberikan dampak langsung terhadap pendapatan peternak,” jelasnya.

Baca Juga :

Respon Menko PMK soal Beda Awal Puasa tapi Potensi Lebaran di Tanggal Sama, Insyaallah
Profil dan Biodata Jennifer Coppen yang Umumkan Kehamilan, Anak Dali Wassink?

Solusi Inovatif: Pemanfaatan Maggot untuk Efisiensi Pakan

Menanggapi tantangan klasik yang sering dikeluhkan peternak, yakni tingginya harga pakan komersial yang menggerus profitabilitas, Nurhadi menawarkan solusi berbasis ekonomi sirkular. Ia mengusulkan pemanfaatan limbah sisa makanan dari dapur-dapur SPPG untuk budidaya maggot (larva lalat Black Soldier Fly).

Maggot dikenal memiliki kandungan protein yang sangat tinggi, berkisar antara 40 hingga 50 persen, sehingga sangat ideal sebagai bahan baku pakan ternak alternatif yang jauh lebih ekonomis dibandingkan pakan pabrikan.

“Pola kerja sama ini bisa menjadi solusi jitu. Sampah organik dari sisa penyajian makanan MBG dikelola untuk memproduksi maggot, dan kemudian hasilnya digunakan untuk pakan ternak. Jika sistem ini diterapkan, biaya operasional peternak bisa ditekan secara signifikan sekaligus menyelesaikan masalah pengelolaan limbah secara mandiri,” terang Nurhadi.

You Might Also Like

Presiden Prabowo Apresiasi Dapur MBG Polri: Terbaik di Indonesia”
Presiden Prabowo Puji Standar Kualitas Dapur MBG yang Dikelola Polri
Kejari Kudus Panggil 78 Mitra SPPG Program MBG untuk Klarifikasi Administrasi
Polri Perkuat Ketahanan Pangan: Operasikan 828 Dapur Gizi untuk 3,5 Juta Penerima Manfaat
Perkuat Sinergi, BGN Koordinasi dengan Pimpinan DPR RI demi Akselerasi MBG
TAGGED:Anggota DPRLimbah MBGMaggotMBGPakan TernakUsul
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Siswa Siswi Sdn Margacinta 02, Kabupaten Bogor (Sumber : https://bgn.go.id/) Program MBG di SDN Margacinta 02 Bogor
Next Article Foto : Ibu memberikan Makanan Bergizi Gratis kepada Balita di Posyando Bougenville, Makassar, Sulawesi Selatan (Sumber : https://bgn.go.id/) Sinergi Posyandu & SPPG! Kawal Anak dan Kesehatan Ibu dari Program MBG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Mantan Menteri Keuangan RI Fuad Bawazier menilai penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : prabowosubianto.com)
MBG

Fuad Bawazier Optimistis Program MBG Capai Kematangan di Tahun Ketiga

2 weeks ago
Foto : Ilustrasi program MBG untuk masyarakat indonesia (Sumber : bgn.go.id)
MBG

Partisipasi Publik Kawal Program Strategis: Masyarakat Bali Sampaikan Aspirasi MBG

2 weeks ago
Foto : Ilustrasi Program MBG untuk akselerasi bangsa (Sumber : bgn.id)
MBG

Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal

2 weeks ago
Foto : Ilustrasi Program MBG Indonesia (Sumber : bgn.go.id)
MBG

Kawal Program MBG, Bali Suarakan Dukungan & Perbaikan Tata Kelola

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index