By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bek Jebolan Arsenal Ini Diincar Malaysia, Tapi Asal-Usulnya Bikin Publik Ragu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bek Jebolan Arsenal Ini Diincar Malaysia, Tapi Asal-Usulnya Bikin Publik Ragu

Olahraga

Bek Jebolan Arsenal Ini Diincar Malaysia, Tapi Asal-Usulnya Bikin Publik Ragu

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
9 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Nama Josh Robinson mendadak jadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta sepak bola Asia Tenggara. Bek muda berusia 20 tahun itu dikabarkan tengah dilirik untuk dinaturalisasi menjadi pemain tim nasional Malaysia. Namun, di tengah isu hangat soal naturalisasi ilegal di Negeri Jiran, status Robinson langsung bikin banyak orang penasaran.

Contents
Mengaku Berdarah Malaysia dari Garis IbuMalaysia Kini Super Ketat Soal Naturalisasi

Lahir di London, Inggris, Robinson merupakan jebolan akademi salah satu klub paling bergengsi di dunia — Arsenal. Pemain kelahiran 20 Desember 2004 ini pernah mencatatkan 65 penampilan di berbagai ajang untuk tim muda The Gunners sejak bergabung pada 2016. Ia dikenal sebagai bek serbabisa yang bisa bermain di berbagai posisi, mulai dari bek tengah, bek kanan, sampai gelandang bertahan.

Pada 2023, Robinson sempat meneken kontrak profesional bersama Arsenal, tapi kariernya di klub itu tidak berlangsung lama. Di pertengahan musim 2024, ia memutuskan pindah ke Wigan Athletic, klub yang bermain di Divisi 3 Liga Inggris. Sayangnya, perjalanannya di Wigan juga tidak berjalan sesuai harapan karena ia tak mencatat satu pun menit bermain. Menurut data Transfermarkt, saat ini Robinson berstatus sebagai free agent alias tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.

Kondisi tersebut membuat rumor soal dirinya akan pindah kewarganegaraan dan memperkuat timnas Malaysia makin kencang. Tapi, di tengah ramainya skandal naturalisasi yang baru-baru ini mengguncang dunia sepak bola Malaysia, status keturunan Robinson ikut dipertanyakan publik.


Mengaku Berdarah Malaysia dari Garis Ibu

Sebenarnya, kabar tentang hubungan Robinson dengan Malaysia bukan hal baru. Dalam wawancara lama yang kembali viral, Robinson pernah mengungkap kalau ibunya adalah campuran Malaysia dan Inggris. Sementara sang ayah berasal dari Jamaika.

“Saya dibesarkan di kawasan Leyton di London Timur,” ucapnya, dikutip dari artikel di situs resmi Arsenal yang terbit pada 24 Februari 2024.

“Latar belakang keluarga saya adalah ayah saya berasal dari Jamaika dan ibu saya dari Malaysia, dan Inggris,” lanjutnya.

Pernyataan ini menjadi dasar kuat kenapa namanya masuk radar Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Namun, karena belakangan muncul skandal naturalisasi ilegal yang melibatkan tujuh pemain asing, publik jadi lebih skeptis. Tujuh pemain tersebut — Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, dan Gabriel Palmero — diduga memperoleh status kewarganegaraan Malaysia dengan cara yang tidak sah.

Kasus itu membuat pemerintah dan FAM kini jauh lebih berhati-hati. Setiap pemain yang mengaku punya darah Malaysia akan diperiksa secara mendalam, termasuk keabsahan dokumen silsilah keluarganya.

Baca Juga :

Kisah Mistis Alas Purwo dari Sosok Gaib Berwujud Cantik Hingga Kerajaan Jin Terbesar di Dunia
Update Korban Tewas Imbas Erupsi Gunung Marapi Bertambah jadi 22 Orang

Meski begitu, kalau memang silsilah Robinson terbukti valid, peluangnya untuk memperkuat Harimau Malaya tetap terbuka lebar. Sebagai pemain muda yang tumbuh di sistem sepak bola Inggris, dia bisa jadi tambahan kekuatan besar bagi lini pertahanan Malaysia.

“Saya juga menyukai pekerjaan bertahan, jadi ini peran yang sempurna bagi saya,” kata Robinson yang kini tengah menunggu klub baru.

Selain itu, Robinson juga mengaku pengalaman bermain sebagai winger di masa mudanya sangat membantu saat ia dipindahkan ke posisi bek sayap.

“Pengalaman sebagai winger membantu saya beradaptasi menjadi bek sayap karena saat ini Anda harus maju dan mendukung serangan,” ujarnya.

Dengan fleksibilitas seperti itu, ia bisa jadi pemain yang berharga dalam sistem permainan modern. Malaysia sendiri sedang butuh pemain bertahan muda yang bisa beradaptasi dengan berbagai formasi.


Malaysia Kini Super Ketat Soal Naturalisasi

Belajar dari kasus sebelumnya, FAM tampaknya tak mau gegabah lagi. Setelah publik Malaysia dibuat heboh dengan dugaan pemalsuan dokumen pemain-pemain asing, kini setiap kandidat naturalisasi akan melewati proses pemeriksaan super ketat.

Pemilik klub Johor Darul Ta’zim (JDT), Tunku Ismail Sultan Ibrahim, bahkan ikut angkat bicara dan meminta semua pihak yang punya informasi tentang pemain berdarah Malaysia untuk langsung berkoordinasi dengan federasi.

“Setiap pemilik klub atau pihak terlibat dalam sepak bola Malaysia – baik dari asosiasi sepak bola negara bagian, pemilik klub, atau CEO – jika mereka memiliki agen atau informasi tentang pemain berketurunan Malaysia yang memenuhi syarat untuk mewakili negara, hendaklah menghubungi FAM,” ujarnya.

“FAM kemudian harus memberikan detail yang relevan kepada pemerintah,” lanjut sosok yang akrab disapa Tunku Mahkota Johor (TMJ) itu, seperti dikutip dari Scoop.

Langkah ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Malaysia ingin memastikan setiap pemain naturalisasi benar-benar memenuhi syarat, baik dari sisi legalitas maupun silsilah keluarga.

Di sisi lain, beberapa pengamat menilai, jika Malaysia berhasil memverifikasi latar belakang Robinson dan ia bersedia memperkuat tim nasional, itu bisa jadi keuntungan besar. Pengalamannya di Inggris bisa membawa mentalitas baru ke skuad Harimau Malaya yang sedang berupaya memperbaiki peringkat FIFA dan prestasi di kawasan ASEAN.

Namun, sampai semua proses verifikasi selesai, status Robinson akan tetap jadi tanda tanya. Publik tentu berharap FAM lebih transparan kali ini, terutama setelah kasus yang menimpa tujuh pemain naturalisasi sebelumnya.

Kalau akhirnya Robinson benar-benar sah menjadi warga Malaysia dan membela tim nasional, kisahnya bisa jadi salah satu contoh sukses naturalisasi yang dilakukan dengan cara yang benar. Tapi kalau tidak, ya publik Malaysia tampaknya akan semakin skeptis terhadap program naturalisasi pemain keturunan di masa depan.

Satu hal yang jelas: sepak bola Malaysia saat ini sedang berada di persimpangan antara ambisi untuk bersaing di level internasional dan keharusan menjaga integritas sistemnya. Di tengah situasi itu, nama Josh Robinson jadi simbol menarik — antara harapan baru atau kontroversi lanjutan.

You Might Also Like

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Persija Resmi Datangkan Denis Kolinger, Bek Kroasia Siap Perkokoh Lini Belakang
Balas Dendam Tuntas! Jannik Sinner Lolos ke Final Wimbledon Usai Kalahkan Novak Djokovic
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
TAGGED:Arsenalmalaysia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Cristiano Ronaldo Jr. Resmi Debut di Timnas U-16 Portugal
Next Article KOBAR GOES TO POPNAS! Wakil Bupati Lepas 26 Kontingen KOBAR GOES TO POPNAS! Wakil Bupati Lepas 26 Kontingen
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Asian Boxing U19 dan U23 2026: Enam Petinju Indonesia Hadapi Laga Penentuan

4 days ago
Olahraga

Muchova vs Noskova, Final Impian Ceko Tersaji di Wimbledon 2026

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Olahraga

Djokovic vs Sinner, Duel Generasi Berebut Tiket Final Wimbledon 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index