INVERSI.ID – Nama Cristiano Ronaldo Jr. kini makin sering terdengar di dunia sepak bola. Putra sulung Cristiano Ronaldo itu akhirnya resmi menjalani debutnya bersama timnas U-16 Portugal pada Kamis (30/10/2025) dalam ajang Federations Cup yang berlangsung hingga 4 November 2025.
Buat para penggemar bola, momen ini bukan sekadar debut biasa. Ini adalah langkah nyata dari seorang anak yang sejak kecil hidup di bawah bayang-bayang sang ayah — ikon sepak bola dunia. Tapi kini, Ronaldo Jr. mulai membangun jalannya sendiri, dan banyak yang menilai, dia bisa jadi penerus kejayaan keluarga Ronaldo di lapangan hijau.
Dari Akademi Al Nassr ke Seragam Portugal
Ronaldo Jr., yang kini berusia 15 tahun, bermain di posisi penyerang — sama seperti sang ayah. Ia memperkuat akademi Al Nassr sejak 2023 dan dengan cepat menjadi salah satu prospek paling menjanjikan di kelompok usianya. Di Arab Saudi, namanya cukup dikenal karena performanya yang stabil, teknik yang matang, dan naluri gol yang terus berkembang.
Cristiano Ronaldo sendiri masih aktif bermain untuk tim utama Al Nassr di usia 40 tahun dan terikat kontrak hingga Juni 2027. Jika dihitung, saat kontraknya berakhir, sang anak akan berusia 17 tahun — masa di mana banyak pemain besar dunia mulai menembus level profesional.
Hal ini membuka peluang menarik: kemungkinan ayah dan anak tampil bersama di satu lapangan. Baik dalam pertandingan persahabatan atau bahkan secara resmi di level klub, momen seperti itu akan jadi sejarah baru dalam sepak bola modern.
Ronaldo sempat menyinggung kemungkinan itu dalam beberapa wawancara. “Saya ingin bermain bersamanya, tapi itu bukan sesuatu yang membuat saya gelisah. Kita lihat nanti,” ujarnya dengan nada santai.
“Kemungkinan itu lebih ada di tangannya ketimbang di tanganku. Tahun-tahun terus berjalan, dan suatu hari saya harus pensiun,” katanya menambhkan.
Walau belum pasti, banyak fans berharap momen langka ini benar-benar terjadi sebelum Ronaldo gantung sepatu. Bayangkan aja, kombinasi CR7 dan CR7 Jr. dalam satu pertandingan — bakal jadi tontonan yang tak terlupakan.
Dia Sangat Kompetitif
Sejak kecil, Ronaldo Jr. dikenal punya karakter kuat di lapangan. Ia lebih suka menyerang dari sisi kiri, cepat dalam mengambil keputusan, dan punya naluri mencetak gol yang tinggi. Banyak yang bilang gaya mainnya mirip Cristiano Ronaldo muda saat masih berseragam Sporting CP.
Sang ayah sendiri mengakui bahwa anaknya mewarisi sifat kompetitif yang sama dengannya. Dalam wawancara bersama DAZN pada 2018, Ronaldo berkata, “Dia sangat kompetitif, sama seperti saya dulu. Dia tidak suka kalah. Saya yakin 100 persen dia akan menjadi seperti saya.”
Namun, Ronaldo juga menegaskan bahwa ia tidak ingin memberi tekanan berlebihan kepada anaknya. “Saya suka mengajarinya beberapa hal, tapi dia bebas menjadi apa pun yang dia mau. Saya akan selalu mendukungnya,” ujarnya.
“Tentu, saya berharap dia menjadi pesepak bola karena saya melihat ada gairah besar dalam dirinya. Dia punya fisik bagus, cepat, teknis, dan punya tendangan kuat. Tapi saya tidak ingin memberinya tekanan,” lanjutnya.
Pernyataan itu memperlihatkan sisi lain dari Ronaldo — bukan hanya sebagai legenda, tapi juga sebagai ayah yang ingin anaknya tumbuh sesuai keinginan dan potensinya sendiri.
Kini, dengan debut resminya di timnas U-16 Portugal, Cristiano Ronaldo Jr. membuktikan bahwa ia tak sekadar “anak dari” megabintang. Ia punya jalan karier sendiri, dengan talenta dan kerja keras yang mulai terlihat nyata di lapangan.
Federations Cup 2025 ini mungkin baru langkah awal, tapi bisa jadi pintu gerbang menuju masa depan besar yang menanti. Apalagi dengan pengalaman bermain di luar Eropa dan pengaruh langsung dari sang ayah, potensi Ronaldo Jr. tampak semakin matang.
Banyak fans berharap ia bisa mengikuti — atau bahkan melampaui — prestasi ayahnya di masa depan. Tapi satu hal yang pasti, dunia sepak bola kini punya satu nama baru yang layak ditunggu perkembangannya: Cristiano Ronaldo Jr.