By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bersama AI, Google Bikin Perubahan Radikal yang Buat Sejumlah Industri Was-was
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bersama AI, Google Bikin Perubahan Radikal yang Buat Sejumlah Industri Was-was

Terkini

Bersama AI, Google Bikin Perubahan Radikal yang Buat Sejumlah Industri Was-was

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Bersama artificial intelligence atau AI, Google bikin perubahan yang radikal dan membuat sejumlah industri menjadi was-was. Khususnya industri percetakan online dan media online.

Contents
Buat Sejumlah Industri Was-wasAI pada Google Search

Artificial intelligence atau AI dapat berpotensi hancurkan media online, disebut Google sebagai perubahan paling radikal dalam dunia internet sejak Google Search beroperasi di awal tahun 2000-an.

Kemudian, masih soal artificial intelligence atau AI berpotensi hancurkan media online, bagaikan sebuah bom nuklir yang siap meledak. Padahal, industri media online juga tengah berjuang untuk bertahan hidup.

Buat Sejumlah Industri Was-was

Artificial intelligence atau AI selain berpotensi hancurkan media online, juga membuat sejumlah industri menjadi was-was dengan keberadaannya. Berlaku juga pada manusia, yang berpotensi digantikan posisinya oleh artificial intelligence atau AI.
Terlebih, Google Bard yang baru saja diluncurkan oleh Google, disebut sebagai pesaing ketat ChatGPT berbasis artificial intelligence atau AI yang lebih menguntungkan.

Google Bard dan Google Search merupakan dua produk terpisah dari Google.

Luncurkan Google Bard, membuat Google sangat berhati-hati. Sebab, Google inginkan model yang lebih kompleks dengan benar.

Google Bard juga telah terintegrasi dengan produk Google lainnya. Seperti Gmail.

Kecerdasan buatan yang diluncurkan oleh Google pada awal Maret ke publik ini, dapat menulis di draft Gmail atas permintaan pengguna. Saat diminta.

Sayangnya, Google Bard tidak langsung ditanggapi oleh publik sebab masih kalah dengan ChatGPT.

Baca Juga :

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Kawasan Ciater Subang Dengan Empat Kendaraan Lainnya
Biodata dan Profil Felicitas Tallulembang, Diduga Penyebab Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI

Gunakan LaMDA, Google Bard hanya memiliki kumpulan data yang kecil. Lalu, Google Bard juga menggunakan PaLM sebuah model bahasa Pathways, yang memungkinkan kecerdasan buatan dari Google ini dapat menjawab pertanyaan matematika.

AI pada Google Search

Teknologi artificial intelligence atau AI pada Google Search, nantinya bakal lebih memudahkan dalam mencari sebuah informasi, tanpa harus masuk dalam sebuah web yang bersangkutan.

Padahal, penerbitan online dan media online, mendapatkan keuntungan dari pengguna yang mengklik dan masuk dalam webnya.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Cegah Kenaikan Inflasi, Jokowi Tekankan Jalur Logistik dan Jalan Produksi Tidak Boleh Rusak Parah
Next Article Jokowi Siapkan Dana Rp800 Miliar untuk Perbaiki Jalan Rusak di Sumut
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index