By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Carina Joe Dorong Anak Muda Indonesia Tekuni STEM untuk Masa Depan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Carina Joe Dorong Anak Muda Indonesia Tekuni STEM untuk Masa Depan

Terkini

Carina Joe Dorong Anak Muda Indonesia Tekuni STEM untuk Masa Depan

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Ilmuwan Indonesia Carina Joe yang dikenal sebagai salah satu penemu vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca mendorong generasi muda agar berani menekuni bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Menurutnya, peluang besar bagi masa depan bangsa akan terbuka lebar jika semakin banyak anak muda memilih jalur ini.

Contents
Perjalanan Panjang STEM dan TantangannyaAnak Muda dan Logika dalam STEMPentingnya Resilience dalam Dunia SainsSTEM dan Indonesia Emas 2045STEM sebagai Investasi Jangka Panjang

Ilmuwan Indonesia Carina Joe menegaskan bahwa STEM adalah bidang yang sangat penting bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan global. Meski tidak instan dalam memberikan hasil, STEM diyakini mampu mencetak generasi teknokrat yang berperan besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, ilmuwan Indonesia Carina Joe menjelaskan bahwa proses panjang di dunia sains menuntut kesabaran, ketekunan, dan kemampuan problem solving. Ia menekankan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses, dan yang terpenting adalah kemampuan untuk bangkit dan mencoba kembali.

Perjalanan Panjang STEM dan Tantangannya

Carina Joe menekankan bahwa karier di STEM bersifat jangka panjang. Tidak seperti bidang lain yang mungkin lebih cepat menghasilkan, bidang ini menuntut waktu untuk menimba ilmu, melakukan penelitian, serta melewati berbagai kegagalan.

“Kalau berkarya di bidang STEM memang jangka panjang. Tidak seperti bidang sosial atau yang lain yang bisa langsung bekerja dan memiliki pekerjaan dengan gaji tinggi. Di STEM, sekolahnya lama, risetnya pun lama, masih bisa gagal, dan segala macam. Yang dibutuhkan untuk menjadi seorang ilmuwan adalah resilience,” ungkap Carina Joe.

Carina Joe, yang lahir di Jakarta 36 tahun lalu, menegaskan bahwa kegagalan tidak boleh menjadi alasan untuk mundur. Ia menyebut bahwa ilmuwan harus terbiasa dengan percobaan berulang hingga menemukan hasil terbaik.

“Gagal pun harus coba lagi. Jangan sampai gagal dan mundur. Kalau berhenti di jalan, tidak akan mencapai hasilnya,” tegas Carina Joe, yang kini juga menyandang gelar Guru Besar Kehormatan Universitas Airlangga.


Anak Muda dan Logika dalam STEM

Carina percaya bahwa bidang STEM sangat cocok bagi anak muda yang menyukai logika dan berpikir analitis. Menurutnya, STEM bukan hanya soal teori, tetapi juga latihan problem solving yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk para anak muda yang suka bermain dengan logika, STEM itu eksak. Cabang ilmu ini mengetes problem solving dan logika, yang menurut saya bisa diterapkan dalam hidup sehari-hari maupun pekerjaan,” jelasnya.

Baca Juga :

Menkeu Purbaya Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Melambat Tipis akibat Dampak Bencana di Sumatera
Kemenhub Umumkan Data Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan

Ia juga menambahkan bahwa saat ini akses belajar semakin terbuka berkat perkembangan teknologi digital. Mahasiswa bisa menggali ilmu dari berbagai sumber daring, mulai dari kuliah online hingga jurnal ilmiah.

Selain itu, pengalaman langsung seperti magang atau internship juga penting. Dengan terjun langsung, mahasiswa bisa mengetahui apakah mereka benar-benar cocok dengan bidang STEM yang dipilih.

Pentingnya Resilience dalam Dunia Sains

Carina menggarisbawahi bahwa salah satu kunci sukses di bidang STEM adalah resilience atau ketangguhan menghadapi tantangan. Menurutnya, kegagalan adalah bagian wajar dari perjalanan seorang ilmuwan.

Ia mencontohkan bagaimana penelitian vaksin COVID-19 yang menjadi bagian dari perjalanan ilmiahnya juga melewati jalan panjang dengan banyak hambatan. Namun, hasil akhirnya menjadi terobosan besar yang menyelamatkan jutaan nyawa di seluruh dunia.

“Kalau berhenti ketika gagal, kita tidak akan pernah tahu hasil akhirnya. Karena itu, resilience menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

STEM dan Indonesia Emas 2045

Carina menutup pesannya dengan menegaskan bahwa masa depan Indonesia membutuhkan lebih banyak teknokrat. Menurutnya, negara yang ingin menjadi maju harus mengandalkan inovasi dan teknologi.

“Sekarang teknokrat sangat dibutuhkan, karena banyak negara maju membutuhkan inovasi dan teknologi supaya ekonominya naik. Banyak perusahaan teknologi yang sedang dikembangkan, dan ke arah masa depan, pekerjaan akan semakin membutuhkan teknokrat, teknologi, dan inovasi,” tutur Carina.

Pernyataan ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, ketika Indonesia menargetkan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Untuk mencapainya, dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul, terutama di bidang STEM.


STEM sebagai Investasi Jangka Panjang

Carina mengingatkan generasi muda bahwa memilih jalur STEM memang tidak mudah, namun hasilnya bisa berdampak besar bagi bangsa. Ia menyebut bahwa dunia sains tidak memberikan hasil instan, tetapi setiap langkah yang dilakukan akan menjadi investasi jangka panjang.

“STEM memang membutuhkan kesabaran. Namun, hasil akhirnya bisa mengubah masa depan bangsa. Jadi, jangan takut untuk mencoba dan terus belajar,” kata Carina.

Dengan semakin terbukanya akses pendidikan dan peluang global, anak muda Indonesia memiliki kesempatan besar untuk berkontribusi melalui STEM. Dukungan pemerintah, universitas, dan industri diharapkan bisa mendorong lebih banyak generasi muda memilih bidang ini.

Kisah ilmuwan Indonesia Carina Joe menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda untuk tidak ragu menekuni STEM. Ia menekankan pentingnya mengenali minat, bersabar menghadapi proses panjang, dan memiliki resilience untuk bangkit dari kegagalan.

Dengan menekuni STEM, anak muda Indonesia bukan hanya membangun karier pribadi, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Masa depan Indonesia, khususnya menuju Indonesia Emas 2045, sangat bergantung pada lahirnya lebih banyak teknokrat, peneliti, dan inovator dari generasi sekarang.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
TAGGED:Anak MudaCarina JoeSTEM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pengangguran Pemuda China Capai Rekor Tertinggi, Tantangan Baru Ekonomi Tiongkok
Next Article Rekomendasi Toko Donat di Bandung yang Enak dan Populer di Kalangan Anak Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index