Hai Inversi! Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kini jadi perhatian di kalangan pelajar. Banyak SMA di berbagai daerah yang merasakan dampak positifnya.
Para siswa senang karena bisa menikmati makanan sehat tanpa biaya tambahan. Selain itu, uang jajan mereka jadi lebih hemat, bisa ditabung untuk kebutuhan masa depan.
Tiara dari SMA PGRI 3 Bandung: Fokus Belajar Meningkat
Tiara, siswi kelas XI, mengaku sangat terbantu dengan program ini. “Saya bisa hemat uang, gak jajan ke kantin, dan bisa menabung.” Sebelum MBG hadir, Tiara sering kehilangan konsentrasi karena belum sarapan.
Kini, paket MBG yang berisi susu, roti, dan telur rebus membuatnya lebih siap dan berenergi mengikuti pelajaran. Vina menceritakan proses pengambilan MBG di sekolahnya.
“Biasanya diambil per kelas dekat lapangan, sesuai jadwal piket hari itu. Hari Senin diambil yang piket hari Senin, lalu dibagikan ke teman-teman.”
Menurut Vina, MBG nggak cuma bantu ekonomi, tapi juga bikin siswa lebih menghargai pentingnya gizi seimbang. Kesehatan terjaga, nggak gampang sakit, dan tetap semangat ikut kegiatan sekolah.
Dampak MBG: Lebih dari Sekadar Isi Perut
Keduanya sepakat bahwa MBG membawa perubahan besar. Tiara merasa nilai belajarnya meningkat karena nggak gampang ngantuk di kelas. Vina berharap menu makanan bisa lebih bervariasi supaya nggak bosan.
Mereka juga menilai pemerintah sebaiknya melibatkan sekolah dan siswa dalam menentukan menu supaya lebih cocok untuk remaja. Wawancara ini menunjukkan kalau kebijakan sederhana seperti MBG bisa memberi pengaruh besar.
Makanan bergizi bukan sekadar mengisi perut, tapi jadi sumber semangat mengejar cita-cita. Dengan program ini, generasi muda semakin sadar pentingnya kesehatan dan gizi demi masa depan yang lebih cerah.