By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dapat Sambutan Hangat dari Siswa, AI Jadi Guru Sekolah di Silicon Valley
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dapat Sambutan Hangat dari Siswa, AI Jadi Guru Sekolah di Silicon Valley

Terkini

Dapat Sambutan Hangat dari Siswa, AI Jadi Guru Sekolah di Silicon Valley

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Sebuah sekolah di Silicon Valley, Amerika Serikat, menjadikan AI sebagai guru dan mendapat sambutan hangat dari siswa.

Contents
Diluncurkan oleh OpenAIBelum SempurnaDilengkapi Perambahan TambahanTerlalu seriusInovasi Baru

Artificial Intelligence atau AI, menjadi guru di sekolah Silicon Valley juga dapat sambutan hangat dari orang tua para siswa.

Diluncurkan oleh OpenAI

AI menjadi guru sekolah di Silicon Valley, Amerika Serikat itu diluncurkan oleh OpenAI bernama Khanmigo.

Kegiatan belajar mengajar itu masih banyak terjadi kesalahan.

Belum Sempurna

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh AI ini, belum sempurna dan masih banyak ditemukan kesalahan.

Kesalahan itu, memang dimaklumkan karena masih belum sempurna.

Dilengkapi Perambahan Tambahan

Perambahan tambahan seperti Microsoft Bing, untuk memberikan jawaban. Tentu saja, hal ini membuat AI memimpin para siswa untuk menjawab, dengan tutor yang bijaksana.

Terlalu serius

Menurut salah satu guru di sekolah Silicon Valley, menyebutkan para murid menjadi terlalu serius dan fokus pada matematika.

Selain itu, para siswa menjadi lebih lambat, namun hal itu menjadi berharga.

Baca Juga :

Kolaborasi Antar Lini, Progres Pembangunan Bandara Singkawang Capai 95 Persen
Cerita Susi Pudjiastuti Mengaku Sedang Dibujuk Jadi Pelatih Timnas AMIN, Jawab Lagi Sibuk Ngurus Cucu

Inovasi Baru

Tentu saja, menjadikan AI menjadi guru merupakan sebuah inovasi baru dalam bidang pendidikan. Namun, sebuah inovasi itu tentu saja ada keuntungan dan keregian yang akan didapatkan.

Keuntungannya, dengan menjadikan AI sebagai guru adalah meningkatkan efisiansi pengajaran dan membantu mengajar dan memberikan umpan balik secara cepat dan akurat.

Tentu saja, apa yang dilakukan oleh sekolah di Silicon Valley, dapat mempengaruhi pendidikan masa depan yang mungkin mengalami perubahan.

Penggunaan AI sebagai guru di sekolah Silicon Valley, memang dapat membantu kinerja guru dalam mengajar muridnya.

AI akan memberikan inovasi baru yang menarik hingga secara cepat dan akurat. Namun, penggunaan AI di sekolah Silicon Valley harusnya menjadi alat bantu bukan sebagai pengganti.

Tentu saja, harus ada peran guru dalam dunia pendidikan dan tidak akan pernah terganti meski dengan AI sekali pun.

Sebab, AI yang menjadi guru sekolah di Silicon Valley tak terganti dalam memberikan interaksi sosial antar manusia.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Deretan Anime dengan Viewer Terbanyak Menghipnotis Jutaan Penonton
Next Article Denny Sumargo Jadi CEO Lion Parcel, Bentuk Kolaborasi yang Unik
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index