By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dari Dapur SPPG ke Pelaminan: Perjalanan Muhsin Menata Masa Depan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dari Dapur SPPG ke Pelaminan: Perjalanan Muhsin Menata Masa Depan

MBG

Dari Dapur SPPG ke Pelaminan: Perjalanan Muhsin Menata Masa Depan

Adrian
By
Adrian
2 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Muhamad Muhsin, relawan SPPG (Sumber : www.bgn.go.id)
Foto : Muhamad Muhsin, relawan SPPG (Sumber : www.bgn.go.id)
SHARE

Inversi Kehidupan sering kali menghadirkan perubahan yang tidak terduga. Bagi Muhamad Muhsin (25), perubahan itu hadir melalui kesempatan sederhana yang perlahan mengubah arah hidupnya.

Dari yang sebelumnya menjalani hari-hari tanpa kepastian, kini ia bersiap memasuki fase baru dalam hidupnya: membangun rumah tangga. Wajah Muhsin tampak sumringah saat menceritakan rencana pernikahannya yang tinggal menghitung hari.

Kebahagiaan tersebut bukan hanya karena momen sakral yang akan ia jalani, tetapi juga karena perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, sangat terbantu setelah ada program ini. Saya bisa menabung untuk menikah,” ujarnya dengan nada penuh syukur.

Sebelum bergabung sebagai relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Muhsin bekerja sebagai pekerja lepas. Ia kerap mengambil berbagai pekerjaan serabutan, termasuk menjadi pengemudi ojek, demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Namun, penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan tersebut tidak menentu. Dalam satu hari, ia tidak selalu mendapatkan pemasukan. Kondisi ini membuatnya sulit untuk merencanakan masa depan, apalagi menyisihkan uang untuk ditabung.

“Dulu penghasilan tidak pasti. Kadang ada, kadang tidak. Paling hanya cukup untuk kebutuhan diri sendiri,” kenangnya.

Ketidakpastian tersebut membuat Muhsin hidup dari hari ke hari tanpa perencanaan jangka panjang. Setiap penghasilan yang ia terima habis untuk memenuhi kebutuhan dasar. Menabung menjadi sesuatu yang terasa jauh dari jangkauan.

Perubahan mulai terjadi ketika Muhsin memutuskan untuk bergabung sebagai relawan di SPPG pada Desember tahun lalu. Keputusan tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya. Dalam kurun waktu lima bulan, ia mulai merasakan stabilitas yang sebelumnya tidak pernah ia alami.

Baca Juga :

Otorita IKN Kembangkan Ekstrakurikuler Robotika untuk Siapkan SDM Masa Depan
Antisipasi Banjir Rob, DKI Siagakan Pompa dan Tanggul Darurat

Meskipun penghasilan yang diterima tidak tergolong besar, Muhsin merasakan adanya kepastian yang memberikan rasa aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kepastian inilah yang menjadi fondasi bagi perubahan yang lebih besar dalam hidupnya.

“Kalau dibilang besar, memang tidak. Tetapi cukup dan penuh berkah. Saya merasa lebih tenang,” katanya.

Dari penghasilan yang ia terima, Muhsin mulai membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian kecil uangnya. Ia melakukannya secara konsisten, tanpa terburu-buru, tetapi dengan tekad yang kuat. Kebiasaan sederhana ini perlahan membuahkan hasil.

Tanpa disadari, tabungan yang ia kumpulkan sedikit demi sedikit akhirnya cukup untuk membiayai persiapan pernikahannya. Bagi Muhsin, pencapaian ini bukan sekadar tentang jumlah uang yang berhasil dikumpulkan, tetapi tentang perubahan cara pandang terhadap kehidupan.

Ia kini memiliki tujuan yang jelas serta keyakinan bahwa kerja keras dan kedisiplinan dapat membawa perubahan nyata.

Lebih dari itu, perubahan yang dialami Muhsin juga berdampak pada hubungan keluarganya. Ia kini dapat membantu sang ayah, yang menjadi satu-satunya orang tua dalam hidupnya. Hal yang sebelumnya sulit ia bayangkan, kini menjadi kenyataan.

“Sekarang saya bisa berbagi dengan bapak. Dulu tidak pernah terpikirkan,” ujarnya.

Lingkungan kerja di SPPG juga memberikan kontribusi besar terhadap perubahan yang dialami Muhsin. Di tempat tersebut, ia tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan arti kebersamaan.

Aktivitas di dapur SPPG, yang berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, memberikan makna tersendiri bagi Muhsin. Ia merasa bahwa pekerjaannya tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi banyak orang.

Hal ini menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab dalam dirinya. Ia menyadari bahwa setiap tugas yang ia jalankan memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi individu seperti Muhsin untuk memperbaiki kualitas hidup. Program ini menjadi jembatan yang menghubungkan kebutuhan sosial dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, pengalaman Muhsin mencerminkan bagaimana sebuah program sosial dapat memberikan dampak multidimensi. Tidak hanya menyasar aspek kesehatan, tetapi juga mendorong perubahan sosial dan ekonomi pada tingkat individu.

Kini, menjelang hari pernikahannya, Muhsin berdiri dengan rasa percaya diri yang lebih kuat. Ia tidak lagi melihat masa depan sebagai sesuatu yang penuh ketidakpastian, melainkan sebagai perjalanan yang dapat direncanakan dan diupayakan.

Dalam hitungan hari, ia akan memulai babak baru dalam kehidupannya sebagai seorang suami. Bekal yang ia miliki bukan hanya berupa materi, tetapi juga pengalaman, kedisiplinan, serta nilai-nilai kehidupan yang ia pelajari selama perjalanannya.

Bagi Muhsin, semua yang ia capai saat ini adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, dan kesempatan yang datang pada waktu yang tepat.

“Semua ini adalah berkah,” ucapnya singkat.

Kisah Muhsin menjadi gambaran nyata bahwa perubahan selalu mungkin terjadi, selama ada kemauan untuk berusaha dan memanfaatkan peluang yang ada. Dari dapur sederhana di SPPG, ia menemukan jalan untuk menata masa depan, sekaligus membangun harapan baru yang kini semakin nyata di depan mata.

You Might Also Like

Audiensi Mahasiswa di DPR, Dasco Sambungkan Langsung Aspirasi ke Bahlil dan Kepala BGN
Tolak Penunggangan Politik, BEM Bersatu Ungkap Dugaan Aktor di Balik Aksi Anti-MBG
Fokus pada Ibu Hamil dan Balita, BGN Pangkas 8 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis
BGN Siapkan Evaluasi Besar-besaran MBG, Insentif Dapur Akan Dirombak
BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Hindari Konflik Kepentingan
TAGGED:Masa Depanmenata masa depanMuhsinPelaminanSPPG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Saddil Ramdani Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Siap Bersaing di Era John Herdman
Next Article Foto : Badan Gizi Nasional (Sumber : www.bgn.go.id) BGN Dorong Kolaborasi ASEAN! Penguatan Program Makanan Bergizi Sekolah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiMBG

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

2 weeks ago
Kejagung menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi, (4/6/2026). (Foto: Generated AI/Kejaksaan RI)
Terkini

Dadan Cs Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Dugaan Terafiliasi Yayasan SPPG Hingga Markup Motor Listrik, Sepatu, dan Tablet

3 weeks ago
Foto : Kepala BGN, Nanik S. Deyang (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Tegaskan Isu Penghentian MBG Adalah Hoaks!

3 weeks ago
Foto : Yuli, guru di kelas 6 sekolah dasar (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

Sinergi SD Pangudi Luhur Kalirejo Pasok MBG

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index