Halo Inversi! Kalau ngomongin aktor yang energinya seolah nggak habis-habis, nama Chicco Jerikho jelas masuk daftar atas. Di tengah jadwal syuting yang padat, ayah satu anak ini tetap konsisten berolahraga.
Tapi ternyata, alasan di balik kebiasaannya itu bukan sekadar biar kelihatan atletis di layar kaca. Ada makna yang lebih dalam dan menyentuh.
Chicco, yang kini berusia 41 tahun, udah lama menjadikan olahraga sebagai lifestyle bukan cuma rutinitas sementara. Buat dia, olahraga adalah kebutuhan dasar, sama pentingnya kayak makan dan tidur cukup. “Olahraga tuh buat gua suatu kebutuhan ya,” ungkap Chicco saat ditemui di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Dan hasilnya? Nggak cuma tubuh ideal yang dia dapat. Chicco ngerasain banget efek positifnya dalam kehidupan sehari-hari. “Efeknya sekarang, di usia seperti sekarang ya gua nggak gampang capek, nggak gampang sakit, dan untuk fokus juga sangat membantu,” jelasnya. Bisa dibilang, disiplin olahraga udah jadi cheat code dia buat tetap produktif di usia matang.
Tapi ternyata, motivasi terbesarnya nggak berhenti di situ. Di balik semua aktivitas fisik dan semangat menjaga stamina, ada satu alasan yang bikin banyak orang tersentuh: keluarga.
Chicco ingin terus sehat agar bisa melihat anaknya tumbuh dewasa dan menemaninya melalui setiap fase kehidupan. “Goals-nya sehat, bisa ngelihat anak tumbuh dewasa, bisa nemenin sampai tumbuh dewasa,” katanya dengan nada penuh haru.
Momen itu jadi pengingat buat banyak anak muda bahwa olahraga bukan cuma soal body goals atau vibes aesthetic gym selfie, tapi juga soal investasi masa depan. Gaya hidup sehat hari ini bisa jadi tiket buat menikmati hidup lebih panjang dan berkualitas di masa depan.
Menariknya lagi, di balik keseriusannya berolahraga, Chicco ternyata punya bucket list impian olahraga yang belum kesampaian. Si aktor “Filosofi Kopi” ini ternyata pengen banget nyoba jadi pembalap profesional. “Balapan F1,” ujarnya sambil tertawa. Meski kedengarannya santai, impian itu nunjukin bahwa Chicco selalu punya semangat untuk tantangan baru.
Di ajang Bahkan Voli 3, Chicco juga memperlihatkan ketangguhan dan kerja kerasnya bareng tim The Actors. Energinya di lapangan jelas bukan kebetulan itu hasil dari gaya hidup yang dia bangun selama bertahun-tahun.
Buat anak muda, cerita Chicco ini bisa jadi wake-up call. Di era yang serba cepat dan digital, tubuh sering kali jadi prioritas terakhir. Padahal, seperti Chicco bilang, olahraga bukan cuma buat keren di depan kamera, tapi juga buat siap menghadapi hidup yang nggak kalah menantang dari pertandingan di lapangan.
Jadi, kalau kamu masih mikir olahraga itu capek, mungkin udah waktunya ubah cara pandang. Mulai dari yang kecil jogging 15 menit, stretching tiap pagi, atau sekadar jalan kaki lebih sering. Karena pada akhirnya, olahraga bukan cuma tentang membentuk otot, tapi juga membangun niat buat hidup lebih bermakna.