Halo Inversi! Suasana penuh semangat mewarnai Go Wet Waterpark Grand Wisata, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ketika sekitar 2.000 pelajar dari 75 sekolah di Kota dan Kabupaten Bekasi tumplek blek menghadiri Festival Olahraga Tradisional IGORNAS 2025.
Bukan cuma sekadar lomba, acara ini jadi bukti bahwa semangat Sumpah Pemuda masih hidup dan relevan di hati generasi muda masa kini.
Semangat Persatuan di Lapangan
Festival ini digagas oleh Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah 3 Jawa Barat bekerja sama dengan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota dan Kabupaten Bekasi.
Tujuannya bukan hanya melestarikan olahraga tradisional, tapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, dan semangat kolaborasi antar pelajar.
“Ini adalah bentuk nyata peringatan Sumpah Pemuda yang mengajak anak-anak muda bergerak, berinteraksi, dan berprestasi lewat cara yang menyenangkan,” ujar Rina Parlina, Kepala KCD Wilayah 3 Jawa Barat.
Menurut Rina, kegiatan ini dirancang agar pelajar bisa menyalurkan energi positif, sekaligus belajar nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas. “Kami ingin festival ini jadi wadah bagi siswa untuk berkreasi dan menjalin persahabatan lintas sekolah,” katanya.
Menariknya, acara ini juga diramaikan dengan penyerahan penghargaan bagi siswa berprestasi di tingkat internasional, nasional, hingga provinsi. Jadi, bukan cuma olahraga, tapi juga ajang apresiasi bagi para inspirator muda Bekasi.
Seru dan Nostalgia Lewat Lomba Tradisional
Festival IGORNAS 2025 menghadirkan sederet lomba yang bikin nostalgia, seperti trompa, estafet balok, estafet bendera, dan tarik tambang. Menurut Ketua Panitia Abdul Hakim, semua cabang lomba dipilih karena bersifat tim, agar siswa belajar arti kekompakan.
“Tujuannya sederhana, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan antara siswa dan guru olahraga. Selain itu, kegiatan ini difokuskan untuk OSIS dan MPK agar bisa menjadi wadah positif bagi pelajar,” jelas Hakim.
Selain keseruan, ada juga total hadiah Rp6 juta untuk para pemenang. Juara pertama akan membawa pulang Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, dan juara ketiga Rp1 juta.
Tapi di balik kompetisi dan hadiah, pesan utamanya tetap sama: membangun semangat sportivitas, kolaborasi, dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.
Dukungan dari Dunia Industri
Pihak Go Wet Waterpark pun menunjukkan dukungannya. Tiku Purwowiratno, General Manager Go Wet, mengaku bangga tempatnya dipilih sebagai lokasi festival. “Kami senang bisa jadi bagian dari kegiatan positif ini. Semoga Festival Olahraga Tradisional bisa jadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan ikut menjaga budaya lokal tetap hidup,” ungkapnya.
Festival ini bukan sekadar perayaan olahraga, tapi juga simbol bagaimana anak muda Bekasi bisa merayakan Sumpah Pemuda dengan cara yang relevan dan penuh makna.
Lewat permainan tradisional, pelajar belajar soal kerja sama, semangat juang, dan kebanggaan akan jati diri bangsa. Sebuah pesan kuat: di tengah dunia modern yang serba digital, nilai-nilai gotong royong dan persatuan tetap nggak boleh pudar.