By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Demi Keselamatan, Pengemudi Lansia Butuh Dukungan Keluarga
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Demi Keselamatan, Pengemudi Lansia Butuh Dukungan Keluarga

Terkini

Demi Keselamatan, Pengemudi Lansia Butuh Dukungan Keluarga

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

inversi.id – Keselamatan berkendara menjadi harapan semua orang. Kelaikan berkendara menjadi perhatian utama termasuk bagi pengemudi lanjut usia (Lansia) demi keselamatan.

Memang, dalam aturan tidak menyebutkan pembatasan usia maksimal bagi pengendara. Peraturan yang menetapkan usia minimal untuk para pengendara yakni 17 tahun sesuai dengan peraturan kepolisian ( perpol ) No.5 tahun 2021 pasal 8.

Lalu bagaimana dengan batas usia maksimal? Sampai sekarang, belum ada juga aturan yang jelas untuk membatasi usia pengendara sepeda motor di usia lanjut. Victor Assani, selaku dari ketua bidang Road safety and Motorsport asosiasi industri sepeda motor Indonesia ( AISIS ), juga menegaskan bahwa lansia tetap bisa mengendarai motor selama memenuhi syarat fisik dan mental yang memadai.

“Tidak ada batasan usia maksimal secara eksplisit, tetapi kelayakan berkendara harus menjadi perhatian utama. Uji kompetensi berkala saat perpanjangan SIM menjadi kunci untuk memastikan kemampuan lansia tetap optimal,”ujar Victor

Dia juga menjelaskan bahwa faktor-faktor degeneratif seperti penurunan penglihatan, refleks, dan daya tahan tubuh seringkali menjadi tantangan bagi para pengendara lansia ini.

Karena itulah, dia menekankan pentingnya penerapan uji kompetensi yang lebih terukur dan akurat, bukan hanya sebagai formalitas saja.

” Jika lansia bisa melewati uji kompetensi dengan baik, mereka tetap berhak mendapatkan SIM dan mengendarai motor,”tambahnya.

Namun, keluarga juga memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan keselamatan lansia saat berkendara.

Victor mengatakan, “keluarga memiliki peran penting untuk mengingatkan lansia agar mengurangi aktivitas berkendara jika kondisi fisik mereka sudah tidak memungkinkan,”

Baca Juga :

Fenomena Quarter-Life Crisis Pada Mahasiswa, Begini Cara Mangatasinya!
Profil dan Biodata Intan Nurliana, Turis Malaysia Beri Rating 0 Liburan ke Indonesia

Dia hanya mencontohkan bahwa keselamatan tidak berkaitan dengan pengendara itu sendiri, akan tetapi juga dengan pengguna jalan lain nya. Di beberapa negara telah menerapkan aturan khusus untuk pengendara lansia, seperti uji kesehatan tambahan atau pembatasan waktu berkendara pada malam harinya.

Di Indonesia sendiri, langkah serupa bisa diadopsi untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Dengan pertimbangan tersebut, Victor mengusulkan adanya pengkajian lebih lanjut mengenai standar kelayakan berkendara bagi para lansia, tanpa harus menerapkan batasan usia yang kaku.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Jika kemampuan masih memadai, tidak ada alasan untuk melarang lansia berkendara,”katanya.

Kesadaran akan keselamatan bagi para pengendara, baik oleh individu maupun keluarga, menjadi faktor penentu agar para lansia tetap dapat menikmati kebebasan mobilitas tanpa mengorbankan keamanan di jalan raya.

You Might Also Like

Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Mahfud MD Bentuk Satgas untuk Mengusut Tuntas Transaksi Rp349 Triliun
Next Article TigaVirus yang Perlu diwaspadai, termasuk HMPV
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh

2 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

23 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index