By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Direktur TMII: Study Tour Penting untuk Kemandirian dan Wawasan Siswa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Direktur TMII: Study Tour Penting untuk Kemandirian dan Wawasan Siswa

Pendidikan

Direktur TMII: Study Tour Penting untuk Kemandirian dan Wawasan Siswa

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Kegiatan study tour bukan sekadar jalan-jalan. Direktur Utama PT Bhiva (TMII), Intan Kartika, menegaskan bahwa program seperti ini memiliki peran besar dalam mengembangkan kecerdasan siswa, tak hanya dari sisi akademik tetapi juga dalam membentuk karakter dan kemandirian.

Contents
Belajar Budaya Langsung di TMIIPerlu Regulasi dan Panduan yang Jelas

“Menurut kami, anak-anak memang perlu belajar di ruang kelas, tetapi mereka juga harus diberi pengalaman belajar di luar kelas. Ini penting untuk mengajarkan mereka kemandirian dan pengendalian diri,” ujar Intan dalam acara Ngoprek yang digelar di Jakarta, Rabu (14/5).

Menurut Intan, study tour menjadi sarana pembelajaran yang efektif karena siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung melihat dan merasakan pengalaman nyata.

Ia menekankan bahwa penentuan destinasi harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Salah satu contoh ideal adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang keberagaman budaya Indonesia tanpa harus bepergian jauh ke daerah asal budaya tersebut.

“Kalau mau belajar tentang Bali, tak perlu ke Bali. Cukup datang ke TMII dan kunjungi Anjungan Bali. Anak-anak bisa belajar tentang adat istiadat dan budaya lokal dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.

Belajar Budaya Langsung di TMII

Di TMII, siswa dapat mengeksplorasi berbagai anjungan daerah seperti Sumatera Barat, Kalimantan, hingga Papua. Selain itu, mereka bisa belajar keterampilan secara langsung, seperti membatik di Museum Batik, yang menyediakan fasilitas edukasi tentang sejarah dan proses pembuatan batik dari berbagai daerah.

Intan menilai bahwa belajar di luar ruang kelas seperti ini membuat siswa lebih mudah menyerap pelajaran karena mereka langsung mengalaminya.

“Kami ingin anak-anak melihat dunia yang lebih luas dan tidak hanya terbatas pada buku atau papan tulis. Mereka perlu mengalami langsung apa yang mereka pelajari,” tambahnya.

Perlu Regulasi dan Panduan yang Jelas

Menanggapi polemik terkait study tour akhir-akhir ini, Intan mengusulkan agar pemerintah bersama pemangku kepentingan lainnya merumuskan standar regulasi yang jelas, khususnya terkait aspek keselamatan, kenyamanan, biaya, dan materi edukasi.

Baca Juga :

Timnas Indonesia Nyerah 4-0 dari Australia, Erick Thohir: Modal yang Baik
BGN dan BPOM! Perjanjian Swakelola Tipe II Guna Perketat Pengawasan MBG

“Kami percaya jika ada panduan atau kebijakan yang mengatur field trip, seperti standar transportasi, rasio pendamping, dan kurasi materi, maka kegiatan study tour akan lebih terarah dan tetap menyenangkan,” tegasnya.

Dengan adanya standarisasi dan regulasi, kegiatan ini tidak akan lagi dianggap sekadar liburan bebas, melainkan tetap berfokus pada tujuan edukatif yang memperkaya pengetahuan siswa.

Study tour, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan membangun karakter siswa. TMII sebagai salah satu destinasi edukatif unggulan menawarkan pengalaman belajar budaya Indonesia secara langsung dan praktis. Dengan dukungan regulasi yang jelas, kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin yang berdampak positif untuk pendidikan nasional.***

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Study TourTMII
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Siswa MIN 4 Jakarta Selatan Raih Prestasi Nasional di KOSSMI 2025
Next Article Sinopsis ‘Final Destination: Bloodlines’: Tayang Tanpa Sensor di Indonesia, Siap Hadirkan Teror Murni
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index