Halo sobat Inversi! Prestasi bukan cuma milik mereka yang viral di media sosial, tapi juga buat para pelajar hebat yang berjuang lewat ilmu dan budaya.
Itulah yang baru aja dibuktiin sama 48 murid keren dari Kota Tanjungpinang, yang sukses ngebawa pulang piagam dan piala dari dua ajang bergengsi: Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kota.
Acara penghargaan ini digelar langsung di halaman Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, dan dihadiri oleh para guru, orang tua, serta Kepala Dinas Pendidikan, Teguh Ahmad Syafari.
Suasana penuh semangat dan rasa bangga pun terasa banget waktu para juara satu per satu dipanggil buat nerima penghargaan.
FTBI: Lestarikan Bahasa Melayu Lewat Gaya Kekinian
FTBI tahun ini digelar di beberapa sekolah pilihan. Uniknya, lomba ini nggak cuma soal tampil keren, tapi juga ngajak pelajar buat nguri-uri budaya Melayu.
Ada lima cabang lomba yang dipertandingkan, mulai dari pidato berbahasa Melayu, dendang syair Melayu, dongeng berbahasa Melayu, menulis cerpen berbahasa Melayu, sampai membaca dan menulis Arab Melayu.
Dari ajang ini, muncul 30 juara hebat dari jenjang SD dan SMP. Mereka berhasil buktiin kalau bahasa dan budaya lokal bisa tetap eksis di tengah gempuran tren modern.
Bahkan, lewat kreativitas dan percaya diri, banyak peserta yang berhasil tampil dengan gaya khas anak muda tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi.
OSN: Ajang Para Calon Saintis Muda
Selain FTBI, Olimpiade Sains Nasional (OSN) juga jadi ajang pembuktian kemampuan akademik para pelajar Tanjungpinang. Tahun ini, OSN tingkat SMP mempertandingkan tiga bidang utama: Matematika, IPA, dan IPS.
Dan dari situ, lahirlah 18 juara keren yang berhasil menunjukkan kalau belajar serius itu nggak kalah seru dari main game atau scroll TikTok.
OSN sendiri dikenal sebagai ajang bergengsi yang sering jadi batu loncatan buat pelajar menuju tingkat provinsi bahkan nasional. Dan, menariknya, banyak dari para pemenang tahun ini sebelumnya juga pernah berprestasi di tingkat yang lebih tinggi bukti bahwa kerja keras memang nggak pernah bohong.
Apresiasi dari Dinas Pendidikan: Semangat Terus, Generasi Hebat!
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, ngasih apresiasi besar buat semua peserta dan pemenang. “Selamat kepada para pemenang. Teruslah belajar untuk membawa nama harum Kota Tanjungpinang di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya dengan penuh bangga.
Teguh juga berharap semangat berprestasi ini bisa jadi inspirasi buat pelajar lain. “Pendidikan adalah kunci masa depan, dan prestasi kalian membuktikan bahwa dengan usaha dan disiplin, setiap mimpi bisa dicapai,” tambahnya.
Prestasi ini bukan cuma soal piala atau piagam, tapi tentang mental juang anak muda Tanjungpinang yang nggak gampang nyerah dan berani tampil beda. Baik lewat sains maupun bahasa, mereka udah buktiin kalau potensi besar bisa tumbuh dari semangat dan kerja keras.
Dinas Pendidikan berharap ajang seperti FTBI dan OSN terus jadi wadah buat generasi muda mengekspresikan diri, melatih kemampuan, dan menjaga semangat kebangsaan lewat pendidikan dan budaya.
Karena pada akhirnya, masa depan kota bahkan negeri ini ada di tangan anak muda yang berani belajar dan berprestasi.