By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gagal Masuk Sekolah Negeri? Tenang, Dedi Mulyadi Janjikan Bantu Biaya ke SMA/MA Swasta
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gagal Masuk Sekolah Negeri? Tenang, Dedi Mulyadi Janjikan Bantu Biaya ke SMA/MA Swasta

Pendidikan

Gagal Masuk Sekolah Negeri? Tenang, Dedi Mulyadi Janjikan Bantu Biaya ke SMA/MA Swasta

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berjanji memberikan bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA/MA yang gagal masuk sekolah negeri dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025. Bantuan ini diberikan kepada siswa yang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya tidak mau lagi ada keributan saat penerimaan siswa SMA/MA. Dinas Pendidikan dan Kemenag harus menetapkan daya tampung secara jelas,” kata Dedi dalam keterangan resminya, Sabtu (26/4).

Dedi menegaskan, permasalahan utama PPDB adalah daya tampung sekolah negeri yang belum mencukupi serta akses pendidikan yang belum merata, terutama di daerah pelosok. Jika kapasitas sekolah negeri tidak mampu menampung semua siswa, maka mereka akan diarahkan ke sekolah swasta yang sudah ditunjuk, dengan pembiayaan dari Pemprov Jabar, asalkan lokasinya jelas dan terjangkau.

Menurut Dedi, pelaksanaan PPDB selama ini kerap menuai kritik publik akibat indikasi kecurangan. Ia juga menyoroti persoalan serupa di tingkat SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

Rencana pembiayaan siswa di sekolah swasta ini telah dibahas dalam rapat pimpinan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota, dan pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat.

“Reformasi pendidikan ini adalah bagian dari program strategis yang akan kita mulai tahun 2025. Harapannya, siswa dan guru di Jabar akan memiliki karakter yang lebih kuat,” ujar Dedi.

Fokus pada Penataan Pendidikan dan Pembinaan Karakter

Selain memperbaiki sistem penerimaan siswa, Dedi menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru. Ia menegaskan bahwa rekrutmen guru ke depan harus dilakukan secara transparan dan profesional. Guru-guru di Jawa Barat juga akan menjalani pelatihan karakter untuk memenuhi standar pendidikan yang diharapkan.

Tak hanya itu, Pemprov Jabar juga akan menerapkan program pembinaan karakter ala militer bagi siswa yang terlibat dalam tindak kriminal dan kegiatan negatif. Program ini bekerja sama dengan TNI dan Polri, dan akan mulai diterapkan pada 2 Mei 2025 di beberapa wilayah.

Baca Juga :

Jelang Pemilu 2024, Ma’ruf Amin Ingatkan Partai Politik dan TNI Jaga Kesejukan hingga Netralitas
Perhatikan 4 Hal Sebelum Menggunakan Asuransi Mobil, Pahami Kelebihan dan Kekurangan

“Selama enam bulan, siswa akan dibina di barak dan tidak mengikuti sekolah formal. TNI akan menjemput langsung siswa ke rumah untuk dibina karakter dan perilakunya,” pungkas Dedi.***

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Dedi MulyadiJabarSMA NegeriSMA Swasta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Taman Siswa Diusulkan Jadi Lokasi Sekolah Rakyat, Mensos: Masih Dikaji
Next Article Soroti Rendahnya Lulusan SMA Lanjut Kuliah, Gubernur Lampung: Waktunya Bergerak
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index