By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: GB WhatsApp Masih Diminati Meski Berbahaya hingga Beresiko Diblokir
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » GB WhatsApp Masih Diminati Meski Berbahaya hingga Beresiko Diblokir

Terkini

GB WhatsApp Masih Diminati Meski Berbahaya hingga Beresiko Diblokir

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

GB WhatsApp masih saja diminati oleh sejumlah netizen meski berbahaya hingga beresiko diblokir.

Lahirnya GB WhatsApp diawali dari adanya pihak ketiga yang memodifikasi WhatsApp versi resmi yang berasal dari Meta.

Meski banyak kelebihan ketimbang WhatsApp resmi, GB WhatsApp rupanya sangat berpotensi membahayakan para penggunanya.

Selaku pemilik resmi WhatsApp, Meta menyadari kehadiran aplikasi GB WhatsApp. Meta juga menggugat pihak ketiga yang memodifikasi aplikasi perpesanan ini yang ternyata dinaungi oleh sejumlah perusahaan China.

Meski berbahaya dan berpotensi diblokir, rupanya peminat GB WhatsApp masih saja banyak. Rata-rata para peminat GB WhatsApp tertarik dengan sejumlah fitur tambahan yang tidak ada dalam WhatsApp resmi milik Meta.

Meski begitu, kehadiran GB WhatsApp sangat berbahaya bagi penggunanya. Bahkan, data pribadi disebut-sebut berpotensi akan hilang jika pengguna sangat lengah.

Selain itu, pesan yang dikirim dari GB WhatsApp berpotensi bocor pada pihak ketiga dan sangat mengganggu sebuah privasi.

Selain itu, tiruan WhatsApp resmi milik Meta ini juga sama sekali tidak dapat pembaruan. Bahkan, sering kali pengguna GB WhatsApp masuk dalam link tanutan yang berisi malware.

Tidak resmi dari Meta, membuat GB WhatsApp berpotensi diblokir yang bersifat sementara bahkan hingga permanen.

Baca Juga :

Bagaimana Entrepreneurship Mengubah Dunia Bisnis di Tahun 2025: Inovasi, Digitalisasi, dan Ekonomi Berkelanjutan
HUT Jakarta ke 497, Begini Potret Upacara di Monas hingga Atraksi Spektakuler

Karena merupakan aplikasi ilegal, GB WhatsApp juga berpotensi merusak smartphone penggunanya dengan sejumlah ancaman virus yang sangat berbahaya.

WhatsApp resmi yang berasal dari Meta, tengah melakukan uji coba fitur voice note.

Fitur ini, memungkinkan para pengguna untuk mendengarkan sebuah pesan suara sekali dengar.

Sayangnya, fitur voice note milik WhatsApp sama sekali tidak dapat disimpan atau direkam sekalipun.

Kata pihak WhatsApp, fitur ini disebut akan meningkatkan privasi keamanan komunikasi karena pesan audio yang dikirim hanya bersifat sekali dengar.

Dengan kata lain, WhatsApp ingin meningkatkan privasi dan melindungi data informasi yang sensitif para penggunanya.

Menurut kabar yang beredar, oleh WhatsApp fitur ini akan segera hadir dan dirilis dalam pembaruan aplikasi yang selanjutnya akan datang.

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Dianggap Berantakan Usai Dipimpin PKS, Kaesang Didukung untuk Maju Pilwalkot Depok
Next Article Remaja India Pecahkan Enam Rekor Dunia Matematika
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index