By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Generasi Muda Banyak di Zona Nyaman, Megawati Ingin Indonesia Lahirkan Pemimpin Kaliber Dunia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Generasi Muda Banyak di Zona Nyaman, Megawati Ingin Indonesia Lahirkan Pemimpin Kaliber Dunia

Terkini

Generasi Muda Banyak di Zona Nyaman, Megawati Ingin Indonesia Lahirkan Pemimpin Kaliber Dunia

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mengungkapkan keinginannya untuk Indonesia melahirkan kembali pemimpin berkaliber dunia.

Contents
Pempimpin dengan Kaliber DuniaLahir dan Batin Terasah saat Negara Belum MerdekaGenerasai Muda Pilih di Zona Nyaman

Menurut Presiden ke-5 Republik Indonesia ini pemimpin pemimpin dahulu yang ia kenal kalibernya adalah kaliber dunia.

“Menurut saya pemimpin-pemimpin dahulu yang saya kenal itu kalibernya adalah kaliber dunia. Nah, pertanyaannya gimana sih menjadikan kita ini punya pemimpin-pemimpin itu yang kaliber dunia itu,” kata Megawati dalam acara bersama para budayawan dan seniman di Sleman, DIY, Rabu, 23 Agustus 2023.

Pempimpin dengan Kaliber Dunia

Megawati melanjutkan bahwa dulunya pemimpin yang muncul dengan kaliber dunia diantaranya presiden kedua Mesir Gamal Abdul Nasir, perdana menteri pertama India Jawaharlal Nehru, hingga Perdana Menteri (PM) Uni Soviet 1958—1964 Nikita Khrushchev.

Kemudian saat Megawati mencoba untuk mengingat nama pemimpin berkaliber dunia. Salah satu peserta menyebut nama presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno.

“La iyalah, bapak saya sudah pasti,” kata Megawati disambut tawa hadirin.

Dikutip dari Antara, Megawati pun menilai bahwa saat ini di Indonesia belum muncul kembali pemimpin-pemimpin berkaliber dunia semacam itu.

“Nanti gitu, Ibu Mega (disebut) banding-bandingikan. Lo iya dibandingkan dong, boleh dong, supaya maksudnya harus ada kita punya yang benar-benar kelihatan auranya,” lanjutnya.

Lahir dan Batin Terasah saat Negara Belum Merdeka

Dalam kesempatan itu, Megawati pun menyampaikan para pemimpin besar dunia masa lalu muncul lantaran
lahir dan batin mereka terasah di tengah kondisi negara yang belum merdeka.

Baca Juga :

Mahfud MD sebut ASEAN Akan Deklarasikan Komitmen untuk Berantas Perdagangan Manusia
Hindari Kebiasaan Isi Daya HP di Motor, Bisa Bikin Aki Tekor

“Mereka adalah produk ketika banyak negaranya itu belum merdeka. Jadi, pengasahan lahir batinnya kelihatannya sangat berjalan aktif,” tambah Megawati.

Generasai Muda Pilih di Zona Nyaman

Oleh karena itu, Megawati pun menyayangkan generasi muda saat ini cenderung lebih banyak yang memilih berada di zona nyaman serta enggan belajar dari sejarah masa lalu karena merasa sudah merdeka.

“Banyak lo mahasiswa ketika ngomong sama saya, terus (saya katakan) kamu belajar sejarah lo, yang baik lo, (dijawab) ‘Ah Bu buat apa? Itu ‘kan masa lalu, kalau sudah merdeka, ya, merdeka saja’. Waduh pusing,” ungkap Megawati.

You Might Also Like

Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor
Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial
Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fakta-fakta Jet Pribadi Ditumpangi Bos Wagner Terjatuh di Rusia
Next Article Wacana Duet Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Jadi Solusi Konsolidasi Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh

1 hour ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026

22 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index