INVERSI.ID – Harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia di Jakarta pada Jumat pukul 08.51 WIB, harga emas batangan naik Rp28.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.916.000 menjadi Rp2.944.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada harga beli kembali atau buyback emas Antam. Saat ini, harga buyback tercatat di level Rp2.725.000 per gram.
Perlu diketahui, harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah.
Dalam setiap transaksi penjualan emas batangan, terdapat potongan pajak sesuai ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017. Aturan ini berlaku untuk seluruh ukuran emas, mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram.
Bagi masyarakat yang melakukan penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besarannya adalah 1,5 persen untuk pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
PPh 22 atas transaksi buyback tersebut dipotong langsung dari total nilai pembelian kembali.
Berikut rincian harga emas Antam terbaru berdasarkan pecahan yang tersedia di laman Logam Mulia:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.522.000
- Harga emas 1 gram: Rp2.944.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.828.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.717.000
- Harga emas 5 gram: Rp14.495.000
- Harga emas 10 gram: Rp28.935.000
- Harga emas 25 gram: Rp72.212.000
- Harga emas 50 gram: Rp144.345.000
- Harga emas 100 gram: Rp288.612.000
- Harga emas 250 gram: Rp721.265.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.442.320.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.884.600.000
Sementara itu, untuk pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Tarifnya sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi perpajakan.
Kenaikan harga emas Antam ini menjadi perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai maupun investasi jangka panjang.