By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Harga Pangan Tetap Stabil Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Jaga Daya Beli Warga
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Harga Pangan Tetap Stabil Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Jaga Daya Beli Warga

EkonomiTerkini

Harga Pangan Tetap Stabil Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Jaga Daya Beli Warga

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
4 Min Read
Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah memastikan stabilitas harga pangan selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah tetap terjaga. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi potensi lonjakan harga sejak jauh hari sebelum Ramadhan.

“Sesuai arahan Bapak Presiden sejak sebelum Ramadhan harga pangan tidak boleh naik berlebihan. Ini yang kami jaga,” kata Amran dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sembilan komoditas strategis yang sudah dalam kondisi swasembada, yakni beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.

“Kami sudah minta, semua harus mengeluarkan stoknya. Jangan sampai harga naik. Kalau ada yang menaikkan, aku cabut izinnya,” ujar Amran.

Selain menjaga ketersediaan stok, pemerintah juga menggencarkan berbagai program intervensi untuk menekan harga di pasaran. Program tersebut meliputi distribusi beras melalui skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah, hingga penyaluran bantuan beras dan minyak goreng kepada 32,3 juta keluarga penerima manfaat.

Data Bapanas mencatat, hingga 19 Maret, realisasi penyaluran beras SPHP telah mencapai 42,3 ribu ton. Sementara itu, target distribusi SPHP sepanjang 2026 ditetapkan sebesar 828 ribu ton, dengan alokasi anggaran sekitar Rp4,97 triliun setelah melalui berbagai evaluasi.

Di sisi lain, pelaksanaan GPM sepanjang Maret telah digelar sebanyak 789 kali di 24 provinsi dan 153 kabupaten/kota. Program ini juga diperluas dengan menghadirkan GPM khusus yang menyediakan daging ayam beku berkualitas premium dengan harga sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP).

Program GPM khusus tersebut tersedia di lebih dari 1.200 outlet yang tersebar di 17 provinsi dan akan berlangsung hingga sehari menjelang Idul Fitri. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bapanas dengan sejumlah perusahaan pangan nasional.

Baca Juga :

10 Negara dengan Sistem Pendidikan Maju dan Gratis
Bahlil Gebrak Hulu Migas! Perintahkan KKKS & Pertamina Cepat Serap Minyak Sumur Rakyat

Tak hanya itu, pemerintah juga menggandeng BUMN untuk menghadirkan GPM khusus daging sapi dan kerbau dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memastikan pemerintah telah bekerja maksimal untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadhan 2026.

Kepala Negara juga memberikan apresiasi terhadap upaya kolektif tersebut.

“Dengan (adanya) perang (Timur Tengah), (kemungkinan) harga pangan bisa naik. Tapi saya mau tanya, ini bulan Ramadhan harga pangan (di dalam negeri) terkendali atau tidak? I think we are doing a good job,” jawab Presiden saat menanggapi Najwa Shihab dalam tayangan video ‘Presiden Prabowo Menjawab !!!’.

Presiden menegaskan bahwa sektor pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dijaga ketersediaannya secara mandiri oleh bangsa Indonesia. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara.

“Pertama itu kan pangan, makan. It’s a basic need. Dan disitu saya lihat, common denominator, masalah yang asasi, selalu adalah pangan. Jadi itu yang mempengaruhi saya, sehingga saya lihat kalau kita ingin merdeka, kita harus jamin sumber pangan,” ujar RI-1.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyebut bahwa gagasan swasembada pangan yang ia dorong terinspirasi dari pemikiran Presiden pertama RI, Soekarno, yang sejak awal menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional.

“Itu juga yang disampaikan oleh Bung Karno kan. Bung Karno begitu dia mimpin Indonesia baru merdeka, yang dia urus sebetulnya ya pangan, (dan) pertanian. Dia yang bikin IPB (Institut Pertanian Bogor). Dia yang selalu ngomong, the hungry stomach cannot wait,” kata Presiden Prabowo.

You Might Also Like

Swiss Paksa Kanada Terusir dari Rumah Sendiri di 32 Besar
Bangkit Dua Kali, Maroko Nyaman ke 32 Besar
Polisi Bongkar Fakta Penangkapan Tersangka Penyekapan YTR yang Sempat Viral
Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil
Afsel Tumbangkan Korsel untuk Cetak Sejarah ke Babak Knock Out
TAGGED:Ekonomi IndonesiaRamadhan 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article KPK Tegaskan Status Tahanan Rumah Yaqut Tak Permanen
Next Article Lebaran Pertama Tanpa Vidi Aldiano, Unggahan Keluarga Bikin Haru
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Sapu Bersih Grup A! Meksiko Melaju Sempurna untuk Jadi Tuan Rumah di 32 Besar

11 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bosnia Jaga Asa Tipis Usai Singkirkan Qatar di Seattle

11 hours ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Heboh di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index