Halo, bestie! Tahu enggak sih, setiap tanggal 08 September itu diperingati sebagai Hari Literasi Internasional? Momen ini ngingetin kita kalau literasi itu bukan cuma soal bisa baca dan nulis, tapi juga soal gimana kita bisa berimajinasi dan berkomunikasi dengan baik.
Di tengah gempuran era digital, masih ada anak muda yang setia sama buku. Salah satunya Syifa Putri Anggraini, siswi SMA IM Samarinda.
Inversi bakal spill kisahnya yang keren banget, karena kecintaannya pada literasi justru bikin dia berprestasi dan menginspirasi banyak orang.
Dari Dongeng Sampai Juara Nasional
Dalam acara SPADA Pro 2 RRI Samarinda, Syifa cerita kalau dia udah suka baca buku dari kecil, karena diajarin sama orang tuanya.
“Aku suka banget baca dari kecil. Awalnya suka dongeng, bahkan suka aku bacain dengan nada kayak lagi cerita ke orang lain. Pokoknya apa aja aku baca karena memang suka,” ucapnya.
Kegemarannya ini bikin kemampuan bahasa dan komunikasinya makin terasah. Dari situlah, dia mulai ikutan lomba. Awalnya enggak langsung menang, tapi Syifa enggak nyerah. Dia justru menikmati banget prosesnya.
Titik baliknya datang saat dia ikutan lomba baca puisi tingkat SD se-kota Samarinda. Di situ, Syifa nemuin passion-nya.
“Ketemu jiwanya di situ. Ternyata aku suka penjiwaan. Prinsipku, baca puisi itu tidak hanya dikunyah tapi ditelan. Puisi adalah raga, aku adalah ruhnya,” jelasnya. Gokil!
Borong Medali, Bukti Literasi Bawa Prestasi
Berkat prinsip itu, Syifa berhasil borong sederet prestasi yang bikin bangga:
- Juara 1 Baca Puisi FLS2N Kota Samarinda 2023
- Juara 1 Baca Puisi FLS2N Kalimantan Timur 2025
- Juara 3 Baca Puisi Nasional Piala Rendra 2024 di Bandung
- Juara 3 Mendongeng Hari Anak Kalimantan Timur 2024
Menurut Syifa, anak muda harus rajin membaca karena literasi bisa bikin kita lebih jago komunikasi. Kalau kita bisa ngomong dengan baik, pesan yang kita sampaikan jadi gampang dimengerti, dan urusan apapun jadi lebih lancar.
“Penting banget buat membaca, karena hidup kita kan selalu diisi dengan gimana cara jelasin sesuatu ke orang lain. Semua itu butuh literasi, dan dimulai dari membaca. Kalau sudah biasa dari kecil, komunikasi dengan orang lain jadi gampang,” katanya.
Siap Gaspol ke Panggung Nasional
Di bulan Oktober mendatang, Syifa bakal mewakili Kalimantan Timur di Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat nasional. Ini jadi bukti kalau kecintaan sama literasi bisa bawa anak muda melangkah jauh hingga ke panggung nasional.
Semangat terus buat Syifa! Semoga kisah ini bisa jadi inspirasi buat kita semua biar makin cinta sama buku dan literasi, ya!