Halo Inversi! Prestasi gemilang kembali datang dari ujung barat Pulau Flores. Kali ini, kabar membanggakan datang dari SMKN 1 Labuan Bajo, lewat sosok Juliani Lujud Bataona.
Siswi kelas X jurusan Kuliner I yang sukses melangkah ke ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI tahun 2025 di Jakarta.
Bukan sekadar ikut, Juliani bakal jadi wakil Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di cabang olahraga Taekwondo sebuah pencapaian yang jadi bukti kalau semangat dan kerja keras bisa membawa siapa pun melampaui batas asalnya.
Dari Manggarai Barat ke Panggung Nasional
Kepala SMKN 1 Labuan Bajo, Victoria Timung Wulang, mengaku bangga dengan capaian luar biasa anak didiknya itu.
“Salah satu anak didik kita ikut ajang POPNAS 2025 di Jakarta. Ini kebanggaan besar bagi sekolah dan juga Manggarai Barat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Juliani tak langsung melangkah ke Jakarta begitu saja. Sebelum berangkat ke ibu kota, ia lebih dulu akan bergabung dengan kontingen NTT di Kupang untuk persiapan akhir.
Perjalanan Juliani hingga ke tingkat nasional ini juga bukan kebetulan. Sebelumnya, ia sukses menyumbangkan satu-satunya medali emas untuk Manggarai Barat pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar dua bulan lalu di Kupang.
Victoria juga menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen penuh untuk terus mendukung siswa-siswi yang punya potensi di bidang apa pun.
“Kami terus memberikan dukungan dan rekomendasi bagi siswa berprestasi seperti Juliani. Harapannya, semakin banyak siswa yang berani berkompetisi dan mengharumkan nama sekolah di ajang bergengsi,” tuturnya.
Menurutnya, prestasi Juliani adalah bukti bahwa siswa vokasi bukan cuma jago praktik di dapur atau bengkel, tapi juga bisa tampil tangguh di arena olahraga nasional. Dukungan ini jadi bentuk nyata komitmen SMKN 1 Labuan Bajo untuk membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif.
Bangkitkan Semangat Atlet Muda NTT
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Manggarai Barat), Basilius Sardi Jeramat, juga membenarkan kabar lolosnya Juliani ke POPNAS 2025.
“Juliani lolos setelah melalui proses seleksi dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Kita bersyukur bisa tembus nasional,” jelasnya.
Basilius menambahkan, keikutsertaan Juliani di tingkat nasional diharapkan bisa jadi pemicu semangat bagi atlet muda lain di NTT.
“Kita tidak menargetkan hal muluk-muluk, yang penting atlet kita bisa tampil maksimal dan percaya diri. Semoga ke depan makin banyak pelajar yang bisa mengikuti jejak Juliani,” ujarnya.
Juliani sendiri dikenal di sekolahnya sebagai siswi yang disiplin dan rendah hati. Ia selalu datang lebih awal saat latihan dan tak pernah absen dari sesi sparring.
Di balik tubuh mungilnya, tersimpan tekad baja yang membuatnya terus berjuang hingga akhirnya bisa membawa nama NTT ke panggung nasional. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa asal bukan batas, dan bahwa semangat pantang menyerah bisa membawa siapa pun ke level tertinggi.
Dari Labuan Bajo yang indah, Juliani Lujud Bataona kini membawa semangat baru untuk seluruh pelajar Indonesia: bahwa kerja keras, keyakinan, dan disiplin adalah kunci utama untuk mewujudkan mimpi besar.