INVERSI.ID – Grup musik legendaris Kahitna kembali menghadirkan karya terbaru yang emosional dan menyentuh hati. Kali ini, mereka berkolaborasi dengan penyanyi bersuara lembut, Monita Tahalea, dalam single berjudul “Titik Nadir”. Lagu ini menjadi penanda fase baru Kahitna dalam mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan penerimaan.
Dalam pernyataan resminya pada Minggu (29/6), Kahitna menyebut Monita sebagai sosok yang ideal untuk membawakan lagu ini.
“Monita mampu menyuarakan kesenyapan dan kepedihan dengan penuh keanggunan,” tulis Kahitna.
“Karakter vokalnya sangat cocok untuk narasi sendu dalam lagu ciptaan Yovie Widianto ini,” sambung mereka.
Makna “Titik Nadir” yang Dalam dan Relatable
Lagu “Titik Nadir” bercerita tentang dua hati yang belum sepenuhnya berpisah, namun harus menerima kenyataan bahwa mereka berjalan ke arah yang berbeda. Ini bukan sekadar lagu patah hati biasa, melainkan refleksi dari momen ketika seseorang harus merelakan orang yang dicintai bersanding dengan orang lain.
Kahitna menggambarkan lagu ini sebagai “the next level of ikhlas” bukan sekadar melepas, tapi juga menerima dengan lapang dada.
Monita Tahalea, yang dikenal dengan suara lembut dan emosional, memberi warna baru dalam aransemen lagu ini. Kehadirannya memberikan nuansa yang lebih intim dan mendalam, membuat pendengar larut dalam setiap bait liriknya.
Kahitna: Musik Sebagai Cermin Perasaan Manusia
Melalui “Titik Nadir”, Kahitna kembali menegaskan posisi mereka sebagai band yang mampu merangkum kompleksitas emosi manusia ke dalam lagu-lagu yang relevan lintas generasi. Lagu ini menjadi contoh bagaimana musik dapat menjadi tempat untuk berproses dan menerima perasaan dengan jujur.
Lagu “Titik Nadir” saat ini sudah tersedia di berbagai platform streaming musik digital dan siap menjadi lagu yang relatable bagi mereka yang sedang belajar ikhlas dan merelakan.***