By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kemkomdigi Siapkan Siswa SMK Jadi Talenta Digital, Siap Bangun dan Rawat Jaringan Internet Daerah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemkomdigi Siapkan Siswa SMK Jadi Talenta Digital, Siap Bangun dan Rawat Jaringan Internet Daerah

Pendidikan

Kemkomdigi Siapkan Siswa SMK Jadi Talenta Digital, Siap Bangun dan Rawat Jaringan Internet Daerah

Jack
By
Jack
18 hours ago
Share
5 Min Read
Menkomdigi Meutya Hafid bersama peserta pelatihan jaringan fiber optik untuk siswa SMK. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia di sektor teknologi dengan menyiapkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai talenta digital lokal. Langkah ini dilakukan agar setiap daerah memiliki tenaga terampil yang mampu membangun, memperbaiki, dan merawat jaringan telekomunikasi secara mandiri.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan jaringan fiber optik yang digelar bagi siswa SMK di Kota Medan, Sumatera Utara. Program ini tidak hanya bertujuan mendukung perluasan akses internet nasional, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah ingin menciptakan tenaga kerja lokal yang dapat menangani kebutuhan infrastruktur digital di daerah masing-masing tanpa harus bergantung pada tenaga ahli dari luar daerah.

“Ke depan kita punya konsep bahwa jaringan-jaringan fiber optik di berbagai daerah tidak perlu lagi dikirim tenaga kerjanya dari Jawa atau dari daerah lain,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam acara Pelatihan Jaringan Fiber Optik bagi siswa di SMK Multi Karya, Medan, Sumatera Utara, Sabtu.

Menurut Meutya, hadirnya talenta digital lokal berpotensi menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah. Kebutuhan tenaga profesional di sektor telekomunikasi diperkirakan akan terus meningkat seiring tingginya penggunaan internet di Indonesia.

Ia mengungkapkan rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan waktu sekitar delapan jam per hari untuk mengakses internet. Dari total sekitar 230 juta pengguna internet di Tanah Air, mayoritas berasal dari kalangan generasi muda.

“Anak-anak mudalah yang paling banyak memanfaatkan teknologi ini. Karena itu, kita berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pihak yang merawat infrastruktur yang mendukung konektivitas tersebut,” tegasnya.

Meutya menegaskan pemerintah berkomitmen memperluas konektivitas digital hingga menjangkau daerah-daerah yang masih memiliki keterbatasan akses internet. Seiring bertambahnya jaringan yang dibangun, kebutuhan tenaga kerja yang mampu melakukan instalasi, perawatan, dan perbaikan infrastruktur telekomunikasi juga akan semakin besar.

“Jaringan-jaringan itu selalu memerlukan perhatian. Kalau sudah cukup lama digunakan, pasti memerlukan sentuhan tangan manusia, perbaikan, dan perawatan secara berkala,” tuturnya.

Baca Juga :

Effek Libur Lebaran, Solo Kebanjiran Wisatawan
H-4 Lebaran 2024, Tim Satgas RAFI 2024 Ungkap Stok LPG Terpantau Aman

Program pelatihan fiber optik ini merupakan bagian dari strategi Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kemkomdigi dalam mendukung percepatan pembangunan jaringan fixed broadband nasional.

Pemerintah menargetkan tingkat penetrasi layanan fixed broadband mencapai 50 persen dari total populasi Indonesia pada periode 2025 hingga 2029. Saat ini, angka penetrasi layanan tersebut masih berada di kisaran 25 persen.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto, menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan perangkat dan jaringan, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mendukungnya.

“Penggelaran infrastruktur digital tidak hanya soal perangkat dan kabel, tetapi juga sumber daya manusia. Karena itu kami melihat pelatihan seperti ini penting untuk menyiapkan tenaga-tenaga terampil yang nantinya dapat mendukung pembangunan dan pemeliharaan jaringan di daerah masing-masing,” jelasnya.

Wayan menambahkan perkembangan industri telekomunikasi saat ini semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi fiber optik. Kondisi tersebut membuka peluang bisnis sekaligus lapangan kerja baru yang dapat dimanfaatkan generasi muda.

“Ini membuat peluang bisnis dan juga peluang usaha menjadi partner-partner bagi ribuan penyelenggara telekomunikasi yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Pelatihan yang diselenggarakan di Medan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari 20 siswa SMK Multi Karya Medan dan 20 siswa SMK Negeri 4 Medan. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai instalasi jaringan, teknik penyambungan atau splicing, pengujian kualitas jaringan, hingga proses pemeliharaan fiber optik sesuai standar industri telekomunikasi modern.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan vokasi, Kemkomdigi juga menyerahkan perangkat praktik instalasi fiber optik kepada SMK Multi Karya Medan dan SMK Negeri 4 Medan. Peralatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran siswa.

Selain mengikuti pelatihan secara langsung, para peserta juga memperoleh akses ke platform Learning Management System (LMS) yang disiapkan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital. Fasilitas ini memungkinkan siswa untuk terus meningkatkan kompetensi dan memperdalam keterampilan mereka secara mandiri setelah pelatihan berakhir.

Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan teknis untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital Indonesia di masa depan.

You Might Also Like

Dedi Mulyadi Semprot Pengembang SPMB 2026, Aplikasi Baru Dinilai Jadi Sumber Kekacauan
UPH Resmi Bergabung dengan Campus League, Dorong Lahirnya Atlet Kampus Berprestasi
Peluang Emas! UMB Sediakan Beasiswa Hingga Gratis Kuliah Bagi Peserta SNBT
Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 34 Resmi Lulus, Ini Pesan Penting Panglima TNI
KPK Bongkar Modus Pungli dan Titipan Siswa dalam SPMB 2026
TAGGED:Kemkomdigismk
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka
Next Article Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin

Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Ekonom: BBM Subsidi Jangan Diganggu, Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat

Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka

Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Semua Jenjang Sekolah

2 weeks ago
Pendidikan

Dedi Mulyadi Larang Titip-Menitip di SPMB Sekolah Maung, Ancam Pecat hingga Proses Hukum

3 weeks ago
Pendidikan

Universitas Indonesia Gandeng Kampus Top China untuk Tingkatkan Riset dan Pertukaran Mahasiswa

3 weeks ago
Pendidikan

Kemendikdasmen Kurangi Jumlah Soal Matematika TKA SMA Jadi 25 Butir

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index