By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Keren! Wali Kota Cirebon Sambut Program KACES, Inspirasi Generasi Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Keren! Wali Kota Cirebon Sambut Program KACES, Inspirasi Generasi Muda

Event

Keren! Wali Kota Cirebon Sambut Program KACES, Inspirasi Generasi Muda

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
5 Min Read
KACES
SHARE

INVERSI.ID – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, resmi membuka kegiatan Korea Art and Culture Education Service (KACES) di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Jalan Brigjen Dharsono By Pass, pada Senin (25/8/2025). Kehadiran program ini disambut antusias oleh pemerintah daerah, seniman, pelajar, hingga masyarakat umum yang melihat acara ini sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Contents
Peran Seni dan Budaya dalam Pembangunan Kota CirebonHarapan Wali Kota Cirebon untuk Generasi Muda dan Persahabatan Internasional

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para tamu dari Negeri Ginseng. Menurutnya, kegiatan KACES merupakan wujud nyata kerja sama internasional di bidang seni, pendidikan, dan kebudayaan.

“Kehadiran KACES di kota ini bukan hanya sebuah kehormatan, melainkan juga jembatan persahabatan dua bangsa melalui seni, pendidikan, dan budaya,” ujar Edo dalam pidatonya.

Wali Kota Cirebon menegaskan bahwa seni dan budaya tidak boleh dipandang sekadar sebagai bentuk ekspresi estetika. Lebih dari itu, seni mampu menjadi sarana membangun pengertian, mempererat persahabatan, serta menumbuhkan rasa saling menghormati antarbangsa. Kehadiran KACES di Cirebon, lanjutnya, diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi lintas negara yang produktif, sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda dalam berkarya.

Peran Seni dan Budaya dalam Pembangunan Kota Cirebon

KACES

Cirebon sejak berabad-abad dikenal sebagai Kota Wali, sebuah kota yang menjadi titik temu berbagai tradisi dan budaya. Warisan budaya lokal seperti batik megamendung, tari topeng Cirebon, gamelan, hingga keberadaan keraton merupakan bukti nyata bagaimana kebudayaan menjadi fondasi penting dalam identitas kota ini. Wali Kota Cirebon menegaskan, hadirnya KACES semakin memperkaya identitas tersebut dengan menggabungkan tradisi besar Korea yang mendunia dengan kearifan lokal Cirebon.

Menurut Edo, seni dan budaya memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menekankan pentingnya pendidikan berbasis seni untuk meningkatkan kreativitas, melatih kemampuan berpikir kritis, dan menumbuhkan empati sosial.

“Kegiatan seperti KACES ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ruang kreatif untuk menginspirasi anak-anak muda agar lebih inovatif dan percaya diri,” katanya.

Ia juga menambahkan, pembangunan Kota Cirebon tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga menyasar pembangunan karakter dan kreativitas masyarakat. Program-program kolaborasi internasional seperti KACES menjadi bagian penting dari visi tersebut.

“Kegiatan hari ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama internasional dapat memperkuat visi pembangunan SDM Kota Cirebon,” jelas Edo.

Baca Juga :

Haru! Kisah Anak Punk Bantu Ibu-ibu Tertabrak Mobil
Gibran Rakabuming Fokus Tingkatkan Kualitas Rumah Sakit di Seluruh Daerah di Indonesia 

Melalui kegiatan KACES, para pelajar dan masyarakat Cirebon mendapatkan kesempatan mempelajari seni dan budaya Korea. Mulai dari musik tradisional, tarian, hingga seni rupa kontemporer yang kaya dengan nilai disiplin, kerja keras, dan inovasi. Sebaliknya, para tamu dari Korea juga dapat menyaksikan langsung betapa kayanya warisan tradisi Cirebon. Pertukaran budaya ini diharapkan menciptakan pemahaman yang lebih mendalam antarbangsa.


Harapan Wali Kota Cirebon untuk Generasi Muda dan Persahabatan Internasional

Lebih jauh, Wali Kota Cirebon menaruh harapan besar agar kegiatan KACES dapat menjadi inspirasi generasi muda untuk berani bermimpi besar. Ia menekankan bahwa anak-anak Cirebon perlu memiliki keberanian untuk menjelajah dunia, mengasah bakat seni dan budaya, namun tetap berakar kuat pada nilai lokal yang diwariskan leluhur. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya menjadi penonton dalam arus globalisasi, tetapi juga pelaku utama yang bisa membawa nama baik daerah dan bangsa.

Edo juga menegaskan bahwa kerja sama ini memiliki dimensi diplomasi yang penting. Melalui seni dan pendidikan, hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan dapat semakin erat.

“Semoga kegiatan ini semakin memperkokoh persahabatan kedua bangsa, khususnya antara Kota Cirebon dengan mitra-mitra internasional di Korea Selatan,” ujarnya.

Penyelenggaraan KACES di Cirebon menjadi bukti nyata bahwa seni mampu menembus batas negara. Di era modern, diplomasi budaya menjadi salah satu strategi yang efektif dalam mempererat hubungan antarnegara. Dengan keterlibatan masyarakat, seniman, dan pelajar, kegiatan ini membuka ruang baru bagi kolaborasi kreatif yang saling menguntungkan.

Lebih dari itu, kehadiran KACES juga membawa dampak positif terhadap pariwisata budaya Cirebon. Para tamu internasional yang datang berkesempatan mengenal batik megamendung, mencicipi kuliner khas, hingga menikmati pertunjukan tari topeng. Hal ini sekaligus mempromosikan kekayaan budaya lokal ke panggung dunia.

Bagi masyarakat Cirebon sendiri, acara ini menjadi momen penting untuk belajar tentang keberagaman. Interaksi dengan seniman dan pendidik Korea memberikan pemahaman baru bahwa seni adalah bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai latar belakang. Dengan begitu, Cirebon tidak hanya semakin dikenal sebagai kota dengan sejarah budaya panjang, tetapi juga sebagai kota yang terbuka, modern, dan adaptif terhadap perubahan global.

Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta pihak internasional, Wali Kota Cirebon optimistis kegiatan seperti KACES akan terus berlanjut di masa depan. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi kreatif, berdaya saing, sekaligus memiliki karakter kuat yang berpijak pada kearifan lokal.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:CirebonGenerasi mudaKACES
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pelajar Surabaya Harumkan Indonesia di Forum Remaja Internasional Tokyo
Next Article Indonesia Punya Kamu 2025, Kolaborasi Kampus, Media, dan Generasi Muda untuk Pertanian Modern
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

3 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index