By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kisah Cinderela Cape Verde. Ketika Negara Kecil Bikin Uruguay dan Arab Saudi Menangis
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kisah Cinderela Cape Verde. Ketika Negara Kecil Bikin Uruguay dan Arab Saudi Menangis

Pildun 2026

Kisah Cinderela Cape Verde. Ketika Negara Kecil Bikin Uruguay dan Arab Saudi Menangis

Alexander
By
Alexander
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Para pemain Cape Verde yang gembira usai di laga terakhir Grup H, Sabtu (27/6/2026), bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi di Miami Stadion, AS yang cukup mengantarkan The Blue Sharks finis di posisi kedua dan llos ke babak knocky out. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

MIAMI – Piala Dunia 2026 kembali melahirkan kisah dongeng bak Cinderela yang sulit dipercaya. Cape Verde, negara kepulauan kecil di Afrika dengan jumlah penduduk hanya sekitar 525 ribu jiwa, sukses mencatat sejarah dengan lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup H, menyingkirkan raksasa Uruguay serta Arab Saudi yang datang dengan sumber daya jauh lebih besar.

Pada laga terakhir Grup H, Sabtu (27/6/2026), Cape Verde bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi. Hasil tersebut cukup mengantarkan The Blue Sharks finis di posisi kedua dengan koleksi tiga poin hasil tiga kali seri. Mereka menjadi tim pertama yang lolos ke fase gugur Piala Dunia dengan tiga hasil imbang sejak Cile pada Piala Dunia 1998.

Pencapaian ini terasa semakin luar biasa karena Cape Verde menjalani debut di putaran final Piala Dunia. Sebelum turnamen dimulai, hampir tidak ada yang menjagokan tim asuhan Bubista mampu melewati fase grup yang dihuni Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.

Sepanjang pertandingan melawan Arab Saudi, Cape Verde justru tampil lebih berbahaya. Willy Semedo beberapa kali mengancam gawang lawan, termasuk melalui tembakan keras yang mampu digagalkan kiper Mohammed Al Owais. Kevin Pina juga nyaris memecah kebuntuan lewat sepakan jarak jauh yang tipis melenceng dari pojok atas gawang.

Arab Saudi sendiri kehilangan bek Hassan Al Tambakti yang harus ditandu keluar lapangan setelah terjatuh tanpa kontak dengan pemain lain pada babak pertama. Meski terus berjuang hingga menit-menit akhir, wakil Asia itu gagal mencetak gol yang mereka butuhkan untuk menjaga asa lolos.

Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, para pemain Cape Verde langsung berkumpul mengelilingi sebuah telepon genggam untuk menyaksikan detik-detik akhir laga Uruguay melawan Spanyol. Suasana berubah menjadi pesta ketika dipastikan Uruguay kalah 0-1, sehingga Cape Verde resmi melaju ke babak 32 besar.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena Cape Verde menjadi negara Afrika ketiga yang mampu menyelesaikan fase grup tanpa terkalahkan pada debut mereka di Piala Dunia, sekaligus wakil Afrika pertama yang lolos dari fase grup pada penampilan perdana sejak Ghana pada 2006.

Gelandang Cape Verde, Deroy Duarte, mengaku sulit mempercayai pencapaian tersebut. “Sejujurnya, ini luar biasa. Rasanya seperti sedang bermimpi. Sejak kecil saya selalu bermimpi bermain di Piala Dunia. Menjadi pemain terbaik pertandingan sekaligus mencetak sejarah adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan,” ujar Duarte dikutip dari BBC Sport.

Ia menambahkan, seluruh skuad akan menikmati momen bersejarah itu sebelum kembali fokus menghadapi tantangan berikutnya. Pada Jumat, 3 Juli, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina di Miami Stadium pada babak 32 besar.

Baca Juga :

Wamendag Roro Buka Peluang Pasar Baru di China di Tengah Rupiah Melemah
Wagub Surya Minta OPD di Sumut Patuhi Instruksi Mendagri Tito Jelang Nataru

“Sekarang kami ingin merayakannya. Kami sangat bahagia dan semoga seluruh rakyat Cape Verde juga ikut bahagia. Mulai besok kami fokus ke pertandingan berikutnya. Lawannya Argentina, pertandingan yang sangat berat. Tapi kami harus percaya. Apa pun bisa terjadi.”

You Might Also Like

Bajak Siaran Piala Dunia 2026! Ribuan Situs Streaming Ilegal Diburu dan Ditutup
Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Era Baru Dimulai! Spanyol Juara Dunia, Yamal Resmi Ambil Tongkat Estafet Messi
Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026
Drama 10 Gol! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Hadiah Terbaik sejak Juara 1966
TAGGED:Arab Saudicape Verdepiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Nestapa Iran! Sudah Berjuang, Tetap Tersingkir AFC Sisakan Jepang dan Australia
Next Article Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026

5 days ago
Pildun 2026Terkini

Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar

5 days ago
Pildun 2026Terkini

Selangkah Lagi ke Final, Inggris Hancur di Menit Akhir! Argentina Bangkit Lewat Messi

6 days ago
Pildun 2026Terkini

Kecerdikan Spanyol Bungkam Mbappe dkk, Tiket Final Piala Dunia di Tangan

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index