By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Nestapa Iran! Sudah Berjuang, Tetap Tersingkir AFC Sisakan Jepang dan Australia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Nestapa Iran! Sudah Berjuang, Tetap Tersingkir AFC Sisakan Jepang dan Australia

Pildun 2026

Nestapa Iran! Sudah Berjuang, Tetap Tersingkir AFC Sisakan Jepang dan Australia

Nicholas
By
Nicholas
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Kesedihan dua pemain Iran, Ramin Rezaeian dan Mehdi Taremi usai gagal melaju ke 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya bermain imbang, 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G di Seattle Stadium, Seattle, Washington, AS, Jumat (26/6/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

SEATTLE – Perjuangan panjang Timnas Iran di Piala Dunia 2026 berakhir dengan kisah yang menyayat hati. Bermain penuh determinasi, Iran hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G di Seattle Stadium, Seattle, Washington, AS, Jumat (26/6/2026). Hasil itu sempat membuat mereka berharap lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik, tetapi mimpi itu pupus setelah hasil pertandingan lain tidak berpihak kepada mereka.

Ironisnya, Iran meninggalkan turnamen tanpa sekalipun menelan kekalahan. Tim asuhan Amir Ghalenoei menutup fase grup dengan tiga hasil imbang melawan Belgia, Selandia Baru, dan Mesir. Namun, tiga poin dari tiga pertandingan tidak cukup untuk membawa Team Melli mencatat sejarah lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Drama terbesar terjadi di Seattle. Mesir unggul cepat melalui Mahmoud Saber pada menit kelima. Iran mendapat peluang emas menyamakan kedudukan lewat penalti, tetapi eksekusi Mehdi Taremi berhasil digagalkan. Tim Melli akhirnya bangkit melalui gol Ramin Rezaeian pada menit ke-14.

Puncak ketegangan hadir pada masa injury time. Shoja Khalilzadeh sempat menjebol gawang Mesir dan seluruh pemain Iran merayakan gol yang diyakini mengantar mereka menuju babak 32 besar. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena offside. Keputusan itu menghancurkan harapan Iran hanya dalam hitungan menit.

Pelatih Amir Ghalenoei mengaku para pemainnya sudah mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki. Ia juga menyinggung beratnya perjalanan yang harus dijalani timnya sepanjang turnamen.

“Kami mengalami banyak kesialan. Para pemain bahkan lebih banyak berada di hotel daripada menikmati atmosfer turnamen,” ujar Ghalenoei seusai pertandingan.

Kesulitan Iran memang tidak hanya terjadi di atas lapangan. Di tengah ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, skuad harus bermarkas di Tijuana, Meksiko, lalu bolak-balik menempuh perjalanan menuju Amerika Serikat setiap kali bertanding. Sejumlah staf juga mengalami persoalan visa, sementara tim mendapat pemeriksaan keamanan yang lebih ketat dibanding peserta lain. Kapten Mehdi Taremi bahkan menyebut situasi tersebut sebagai “bencana logistik”, sedangkan Ghalenoei merasa timnya terus berada di bawah tekanan sepanjang turnamen. Tantangan yang dihadapi Iran berkaitan dengan situasi politik dan kebijakan penyelenggara turnamen.

Kegagalan Iran sekaligus menjadi pukulan bagi sepak bola Asia. Dari delapan wakil AFC yang tampil di Piala Dunia 2026, hanya Jepang dan Australia yang berhasil lolos dari fase grup. Iran, yang sempat tampil disiplin dan sulit dikalahkan, harus pulang dengan penyesalan setelah peluang bersejarah sirna akibat margin yang amat tipis.

Bagi Iran, Piala Dunia 2026 akan dikenang bukan karena kekalahan telak, melainkan karena perjuangan yang nyaris berbuah sejarah, sebelum akhirnya dihentikan oleh satu keputusan VAR dan rangkaian keadaan yang terus menguji kesabaran mereka hingga peluit akhir berbunyi.

Baca Juga :

2.867 Perusahaan Jasa Tambang Lalai Lapor, Kementerian ESDM Beri Sanksi
Cerita Perjalanan Ari Irham, Dari DJ Cilik Bandung Sampai Jadi Aktor Idola

You Might Also Like

Bajak Siaran Piala Dunia 2026! Ribuan Situs Streaming Ilegal Diburu dan Ditutup
Usai Kalah di Final, Argentina Kena Sindir Lamine Yamal Gara-gara Ulah Brutal Paredes
Era Baru Dimulai! Spanyol Juara Dunia, Yamal Resmi Ambil Tongkat Estafet Messi
Misi Mustahil Messi? Selangkah Ukir Rekor: Juara Dunia Sekaligus Golden Boot 2026
Drama 10 Gol! Inggris Akhiri Piala Dunia 2026 dengan Hadiah Terbaik sejak Juara 1966
TAGGED:IranMesirpiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dembélé Hattrick, Haaland Tak Berkutik, Les Bleus Kirim Sinyal Paling Serius
Next Article Kisah Cinderela Cape Verde. Ketika Negara Kecil Bikin Uruguay dan Arab Saudi Menangis
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Prabowo: Sikat Izin Mangkrak! Bahlil Diminta Cabut HGB dan IUP yang Tak Bergerak

KPK Tegaskan Parsel untuk ASN Bisa Masuk Kategori Gratifikasi, Vendor Diminta Waspada

Angin Segar! Bahlil Buka Peluang Pertamax Turun Bulan Depan

Saat Warga RI Ramai Beralih ke Bank Digital, Langkah BNI Ini Berbuah Manis!

Kongres GP NasDem, Saan Mustopa Tegaskan Target Partai Raih Tiga Besar Pemilu 2029

Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Tepat Dilanjutkan Setelah KUHAP Baru Berlaku

Pemerintah Finalisasi Perpres Transportasi Online, Ojol Akan Diakui sebagai Pelaku UMKM

HUT ke-81 RI Digelar di Jakarta, Pemerintah Siapkan Konsep dengan Kejutan

Pembiayaan Perumahan Jadi Mesin Penggerak Laba Rp 441 Miliar Bank BSN

Kredit Perbankan Melonjak, Sinyal Aktivitas Usaha Perlahan Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Asap Ancam Ganggu Final Piala Dunia 2026

5 days ago
Pildun 2026Terkini

Juara Piala Dunia 2026 Kantongi Rp895 Miliar, FIFA Pecahkan Rekor Hadiah Terbesar

5 days ago
Internasional

Militer Iran Luncurkan Serangan Drone ke Pangkalan Sakhir Bahrain, Ketegangan Memanas

5 days ago
Internasional

AS Gempur Bandara Iranshahr, Infrastruktur Listrik Iran Lumpuh dan Warga Terluka

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index