By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar

Ekonomi

Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar

Jack
By
Jack
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi fiskal Indonesia. Pemerintah melihat peluang berkurangnya tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama dari sisi pengeluaran subsidi energi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah sebelumnya telah mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga energi dunia dengan menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk subsidi. Jika situasi global semakin kondusif dan harga energi bergerak lebih stabil, kebutuhan dana subsidi diperkirakan ikut menurun.

“Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin.

Menurut Purbaya, penurunan beban subsidi energi berpotensi menciptakan ruang fiskal yang lebih luas. Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah untuk mendukung berbagai program prioritas yang menjadi agenda utama Presiden.

“Sehingga akan jauh berkurang (beban subsidi) dan ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh presiden. Jadi kita lihat seperti apa perkembangannya, kemudian baru kita sesuaikan,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah belum akan terburu-buru melakukan perubahan terhadap postur APBN. Evaluasi akan tetap dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi global dan dampaknya terhadap perekonomian nasional.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyambut positif kabar mengenai tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Pemerintah Indonesia berharap langkah tersebut dapat menjadi awal bagi deeskalasi konflik serta menciptakan stabilitas yang lebih baik di kawasan Timur Tengah.

“Hal tersebut merupakan perkembangan positif menuju penyelesaian konflik secara damai serta terciptanya perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan,” demikian pernyataan Kemlu RI melalui media sosial X, Senin.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan dengan Iran telah berhasil dicapai. Ia juga menyampaikan bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka dan blokade angkatan laut AS dihentikan.

Baca Juga :

Jakarta Siapkan Pesta Akbar Menuju Usia 500 Tahun, Deretan Musisi Top Siap Tampil
Simulasi Lembaga Survei Pasangan Prabowo dan Erick Thohir Jadi yang Teratas Kalahkan Figur Lainnya

Di pihak lain, pemerintah Iran turut mengonfirmasi tercapainya kesepahaman dengan Amerika Serikat. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menyebut nota kesepahaman antara kedua negara telah difinalisasi dan dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni mendatang.

Kesepakatan tersebut disebut mencakup penghentian berbagai operasi militer di sejumlah wilayah konflik, termasuk yang berkaitan dengan situasi di Lebanon.

Jika implementasi perjanjian berjalan sesuai rencana, stabilitas kawasan Timur Tengah berpotensi membaik. Kondisi ini juga dapat berpengaruh terhadap pergerakan harga energi global yang selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam perhitungan kebijakan fiskal berbagai negara, termasuk Indonesia.

You Might Also Like

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar
Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai
Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera
Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang
Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega
TAGGED:MenkeuMenteri keuanganPurbaya
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
Next Article Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

Resmi Besok Dijual! Pakar ITB Ungkap Keuntungan Ganda Biosolar B50

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Menguat, Investor Mulai Lirik Aset Emerging Market

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas Industri Dipangkas, Jurus Bahlil Selamatkan Jutaan Pekerja dari Ancaman PHK

1 week ago
EkonomiTerkini

Menteri ESDM Libatkan Kampus Garap Bioetanol E20, Negara Siap Serap 4 Juta KL

1 week ago
Ekonomi

Pedagang Marketplace Bersiap, Pemerintah Segera Terapkan Kewajiban PPN

1 week ago
Terkini

Menkeu Purbaya Bakal Kaji Ulang Pajak Pencairan JHT, Soroti Aspek Keadilan

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index