By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ledakan SMAN 72, Peringatan Akan Pentingnya Sekolah Ramah Anak dan Antiperundungan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ledakan SMAN 72, Peringatan Akan Pentingnya Sekolah Ramah Anak dan Antiperundungan

Pendidikan

Ledakan SMAN 72, Peringatan Akan Pentingnya Sekolah Ramah Anak dan Antiperundungan

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
8 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

inversi.id – Direktur Pencegahan BNPT Irfan Idris menekankan pentingnya membentengi ekosistem pendidikan dari ideologi intoleran, tindakan kekerasan, dan praktik perundungan. Pesan itu ia sampaikan dalam agenda Sekolah Damai di Bali, Kamis (6/11) kemarin. Sehari berselang, peringatan tersebut seakan menemukan momentum ketika terjadi ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari Jumat (7/11) siang.

Contents
Remaja adalah Fase Rawan, Butuh PendampinganSekolah Harus Sigap, Bukan Sekadar ReaktifRuang Ekspresi yang Aman & SehatPeran Kolektif, Sekolah, Orang Tua, dan Komunitas

Hingga kini, Polri masih menyelidiki motif pelaku. Dugaan awal mengarah pada seorang siswa yang disebut kerap mengalami perundungan. Insiden itu menyebabkan 96 orang menjadi korban.

Remaja adalah Fase Rawan, Butuh Pendampingan

Dalam psikologi perkembangan, remaja berada pada fase pencarian jati diri, tubuh menapak dewasa, tetapi kematangan emosi belum utuh. Tekanan hidup, termasuk bullying, bisa memicu krisis identitas yang berujung pada rasa putus asa dan kehilangan makna. Di titik rapuh itulah, paparan ideologi yang menyimpang atau konten kekerasan mudah menyusup.

Sekolah Harus Sigap, Bukan Sekadar Reaktif

Jika dugaan pelaku merupakan korban perundungan, maka peristiwa ini menjadi penanda keras bagi sekolah untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis dan relasi sosial siswa. Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya kompetensi konseling pada guru guna mencegah siswa terpapar “terorisme digital” maupun arus kekerasan daring.

Mengaitkan kasus SMAN 72 dengan jaringan teror bisa saja berlebihan; namun kewaspadaan tetap perlu. Aksi peledakan dapat memiliki dampak serupa meski motifnya berbeda dari dendam pribadi hingga inspirasi dari konten ekstrem di internet.

Ruang Ekspresi yang Aman & Sehat

Mu’ti menekankan perlunya ruang ekspresi bagi remaja, dengan memberikan tempat mereka untuk didengar, dihargai, dan boleh berbeda pendapat tanpa rasa terancam, baik di sekolah maupun di rumah. Tanpa ruang itu, lahir generasi yang tampak kuat di luar, namun ringkih dari dalam.

Peran Kolektif, Sekolah, Orang Tua, dan Komunitas

Sekolah dan orang tua memegang peran kunci untuk memastikan lingkungan yang ramah anak. Artinya:

  • Deteksi dini korban maupun calon pelaku perundungan.
  • Pendampingan psikologis berkelanjutan bagi siswa rentan.
  • Budaya saling dukung di kelas – bukan hanya transfer ilmu, tetapi juga tumbuh kembang mental yang sehat.
  • Pelatihan dasar konseling dan literasi digital bagi guru serta tenaga kependidikan.
  • Protokol respons cepat yang dipahami semua unsur sekolah: kepala sekolah, guru, siswa, satpam, petugas kebersihan, hingga pengelola kantin.
  • Komunikasi intensif rumah – sekolah agar nilai “memanusiakan anak” terjaga.

Kolaborasi erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat akan menjadi fondasi untuk menyiapkan generasi yang kuat secara karakter sekaligus cakap menghadapi disrupsi digital adalah modal penting menuju Indonesia Emas 2045.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:BNPTIrfan Idriskonseling gurupencegahan kekerasanperundungan di sekolahSMAN 72
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Nyethe, Tradisi Ngopi Kreatif yang Bikin Tulungagung Istimewa
Next Article Foto : Pemilik pabrik Tahu Tempe Beldang, Imanuel Maaf Mandiri Ekonomi Untuk Sektor Pangan! Peluang Generasi Muda Jadi Creator Lokal
1 Comment
  • Pingback: Polisi Ungkap Motif di Balik Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta: Dari Rasa Tertindas hingga Lingkungan Keluarga - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index