By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Lewat Sinergi Banyak Pihak, PSSI Berkomitmen Bangun Sepak Bola Putri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Lewat Sinergi Banyak Pihak, PSSI Berkomitmen Bangun Sepak Bola Putri

Terkini

Lewat Sinergi Banyak Pihak, PSSI Berkomitmen Bangun Sepak Bola Putri

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Wakil Ketua Umum II Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengungkapkan bahwa PSSI terus membangun sepak bola putri melalui sinergi dengan berbagai pihak.

Contents
Pembinaan Sepak Bola Putri Belum MenyeluruhMembangun Ekosistem Sepak BolaEkosistem Pelatih dan Wasit yang Baik

Hal itu disampaikan oleh Ratu Tisha Destria setelah peresmian stadion sekaligus menyaksikan laga final turnamen sepak bola putri 2023.

Ratu Tisha Destria juga mengaku senang dan berterima kasih terhadap berbagai pihak yang bersedia menggelar turnamen sepak bola putri.

“Kami sangat senang dan berterima kasih terhadap berbagai pihak yang bersedia menggelar turnamen sepak bola putri. Jangan bosen bersinergi dengan PSSI,” kata Ratu Tisha Destria saat ditemui di Stadion Supersoccer Arena Rendeng Kudus, Minggu, 3 September 2023.

Pembinaan Sepak Bola Putri Belum Menyeluruh

Dalam kesempatan itu, Ratu Tisha Destria juga mengakui pembinaan sepak bola putri memang belum menyeluruh karena baru ada di beberapa provinsi.

Kemudian untuk jenjang pembinaannya, lanjut Ratu Tisha Destria, harus dibenahi mulai dari setiap kompetisinya hingga setiap ekosistem antara klub dan sekolah.

Membangun Ekosistem Sepak Bola

Dikutip dari Antara, adanya inisiatif swasta dalam membangun ekosistem sepak bola putri, kata dia, sangat disambut dengan baik karena nantinya akan ada pembenahan yang dimulai dari sinergi dengan sekolah. Sehingga level bawah ini bisa mencakup area yang jauh lebih besar, dengan satu tujuan mengenalkan sepak bola kepada putri.

“Hal terpenting, membuat mereka senang bermain sepak bola. Setelah itu barulah tugas selanjutnya menjaga kelangsungan ekosistemnya,” lanjut Ratu Tisha.

Oleh karena itu, menurut Ratu Tisha Destria, hal ini menjadi satu sistem yang harus dipromosikan bersama-sama untuk membiasakan kaum hawa memiliki kepercayaan diri yang baik dan mereka percaya diri bermain dengan laki-laki, meskipun nantinya di usia tertentu harus berpisah.

Baca Juga :

Kementerian ESDM Selamatkan 50 Ribu Ton Batubara Ilegal di Kutai Kartanegara, Siap Dilelang untuk PNBP
Pilih Ikuti Hati Nurani Bela Palestina, Reality Club Batal Tampil di Festival SXSW AS

Ekosistem Pelatih dan Wasit yang Baik

Bahkan dalam beberapa pembicaraan, tambah Tisha, ekosistem pemain sepak bola putri tidak akan bertumbuh ketika tidak ada ekosistem pelatih yang baik dan ekosistem wasit yang baik.

“Hal itu pun harus menjadi salah satu terintegrasi, bahwa pelatih, wasit, dan pemain harus berkembang di bawah,” kata Tisha.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Fakta-fakta Konflik Dewi Perssik dan Nikita Mirzani, Dituding sering Aborsi hingga Main Dukun
Next Article Demi Pendidikan Layak, Prabowo Subianto Bangun Politeknik di Belu untuk Anak Eks Pejuang Timor-Timur
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index