INVERSI.ID – Persaingan di Grup G Asia Champions League (ACL) 2 akhirnya makin memanas setelah Persib Bandung harus menerima kekalahan perdana mereka. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Bishan, Singapura, Maung Bandung takluk 2-3 dari Lion City Sailors. Kekalahan ini terjadi pada pertandingan kelima Grup G yang digelar Rabu (26/11), dan langsung bikin persaingan menuju fase gugur semakin ketat. Walaupun hasilnya pahit buat para bobotoh, perjalanan di penyisihan grup masih belum selesai dan semuanya masih bisa berubah di laga terakhir.
Sejak ACL 2 dimulai, Persib sebenarnya tampil sebagai salah satu tim yang paling konsisten. Mereka berhasil mengumpulkan total 10 poin dari tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Torehan ini cukup untuk membuat Persib tetap duduk manis di puncak klasemen sementara Grup G, unggul tipis dari Bangkok United yang juga mengoleksi 10 poin. Bedanya, Persib punya selisih gol lebih baik yaitu +4 (10 mencetak gol, 6 kebobolan), sedangkan Bangkok hanya mengantongi selisih gol +2 (8 gol mencetak, 6 kebobolan).
Kekalahan dari Lion City memang jadi pukulan, tapi bukan berarti peluang mereka tertutup. Justru situasi grup makin seru karena pesaing lain juga belum menyerah. Di laga lain yang digelar pada hari yang sama, Selangor FC berhasil menahan Bangkok United dengan skor 1-1. Hasil imbang itu bikin Bangkok tetap bertahan di papan atas, tapi tetap gagal menggeser Persib dari puncak. Singkatnya, Persib masih berada di posisi terbaik untuk melaju ke 16 besar, tapi semuanya tetap bergantung pada hasil akhir nanti.
Lion City Sailors juga jadi tim yang patut diwaspadai. Kemenangan 3-2 atas Persib bikin klub asal Singapura itu kembali membuka peluang untuk lolos. Mereka kini mengumpulkan tujuh poin dari dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Dengan satu pertandingan tersisa melawan Selangor FC, Lion City masih mungkin mengoleksi total 10 poin. Jika itu terjadi, tekanan akan makin besar kepada Persib dan Bangkok United, karena satu kesalahan kecil di laga terakhir bisa langsung mengubah peta klasemen.
Dari sisi permainan, Lion City memang tampil dengan determinasi tinggi. Bermain di kandang sendiri membuat mereka terlihat lebih percaya diri untuk menekan sejak awal. Persib yang biasanya tampil dominan, kali ini terlihat sedikit kesulitan mengimbangi tempo cepat yang dimainkan tuan rumah. Meski Persib tetap mampu mencetak dua gol, kebobolan tiga kali membuat mereka harus mengakui keunggulan Sailors. Hasil ini mungkin membawa kekecewaan, tapi setidaknya memberikan warning bahwa persaingan tidak mudah bahkan bagi tim yang sedang on fire sekalipun.
Pertandingan terakhir melawan Bangkok United pada 10 Desember 2025 nanti menjadi titik penentu. Jika duel ini berakhir imbang, Persib dan Bangkok secara otomatis lolos ke babak 16 besar, apa pun hasil dari pertandingan Lion City melawan Selangor. Tapi tentu saja, skenario lapangan tidak selalu seindah di atas kertas. Maung Bandung tetap harus bermain maksimal agar tidak kehilangan momentum dan menjaga mental bertanding menjelang fase gugur.
Melihat situasi ini, para bobotoh tentu berharap Persib tampil dengan mental juara. Mereka sudah membuktikan kemampuan mereka di beberapa laga sebelumnya, jadi satu kekalahan tidak akan meruntuhkan performa yang sudah dibangun sejak awal turnamen. Justru ini bisa menjadi momen evaluasi untuk memperbaiki beberapa aspek permainan, terutama dalam bertahan dan menjaga konsistensi di babak kedua yang sering jadi titik rawan.
Di sisi lain, Bangkok United yang kini berada di posisi kedua juga memiliki kepentingan besar di laga terakhir. Dengan catatan permainan yang cukup solid sepanjang fase grup, tim asal Thailand itu pasti ingin memastikan tiket 16 besar tanpa bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Mereka juga sudah menunjukkan bahwa mereka bisa tampil stabil, meski masih tertinggal dalam catatan selisih gol dari Persib.
Sementara itu, Selangor FC meskipun tidak terlalu difavoritkan sejak awal, tetap memberikan kejutan. Mereka mampu menahan Bangkok, yang membuat persaingan semakin panjang. Meski peluang mereka lolos terbilang kecil, Selangor tetap bisa menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar di grup ini. Pertandingan terakhir mereka melawan Lion City bisa menjadi duel yang penuh kejutan, terutama karena kedua tim sama-sama punya sesuatu yang dipertaruhkan.
Dengan komposisi poin yang ketat, dinamika permainan yang susah ditebak, dan motivasi tinggi dari semua peserta grup, laga terakhir diprediksi akan berlangsung penuh drama. Persib harus benar-benar fokus agar tidak kehilangan posisi puncak yang sudah mereka pegang sejak awal turnamen. Dalam sepak bola, terutama di kompetisi seintens ACL 2, satu momen saja bisa mengubah arah kompetisi.
Babak grup yang awalnya terlihat cukup aman bagi Persib kini berubah menjadi perjalanan berliku yang harus dilewati dengan kepala dingin dan permainan matang. Para pemain tentu paham bahwa momen penentuan ini bukan hanya soal lolos atau tidak, tetapi juga soal membuktikan bahwa mereka adalah tim besar yang mampu kembali bangkit setelah terpeleset.
Untuk sementara, klasemen Grup G setelah pertandingan kelima adalah sebagai berikut: Bangkok United 1-1 Selangor dan Lion City Sailors 3-2 Persib Bandung. Kedua pertandingan ini jadi penentu dinamika klasemen yang sekarang semakin sulit ditebak. Namun satu hal yang pasti, Persib masih punya peluang terbaik untuk lolos, dan jalan menuju babak 16 besar tetap terbuka lebar jika mereka bisa merespons kekalahan dengan performa yang lebih garang.
Dengan segala drama yang terjadi, babak terakhir Grup G akan jadi salah satu pertandingan paling panas yang harus ditunggu para pecinta sepak bola. Persib punya modal, pengalaman, dan dukungan besar dari bobotoh. Tinggal bagaimana mereka memanfaatkannya di lapangan nanti. Jika semua berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Maung Bandung tetap keluar sebagai pemimpin grup dan melaju dengan percaya diri ke babak 16 besar.