INVERSI.ID – Lagu Matahari Tenggelam yang dinyanyikan oleh Hindia sempat viral di media sosial. Kini lagu tersebut menjadi salah satu penyebab konser Hindia di Tasikmalaya mendapat protes dari ormas setempat. Lagu Matahari Tenggelam menuai kontroversi karena dianggap memuat lirik glorifikasi kegelapan. Lagu ini ramai dibicarakan publik lantaran sejumlah pihak menilai liriknya menyinggung isu kematian, neraka, dan keputusasaan dengan cara yang ekstrem dan tidak pantas.
Hindia memang dikenal kritis dan puitis, namun Matahari Tenggelam disebut melangkah lebih jauh dengan mengangkat narasi yang dipandang “mengagungkan” simbol-simbol gelap seperti neraka, kematian, serta sinisme terhadap empati dan kehidupan itu sendiri. Lirik lagu ini bahkan disebut sebagai bentuk sindiran paling tajam Hindia terhadap masyarakat yang dianggap munafik.
Kontroversi ini tak hanya menjadi topik hangat di kalangan pendengar musik, tetapi juga memicu perdebatan lebih luas di media sosial tentang batas antara kritik sosial dan glorifikasi kegelapan dalam karya seni. Banyak yang mempertanyakan apakah karya tersebut murni ekspresi artistik atau sudah melewati batas norma.
Makna Lagu Matahari Tenggelam
Lirik-lirik di lagu Matahari Tenggelam penuh dengan nada kekecewaan mendalam terhadap realitas sosial. Hindia menulisnya sebagai bentuk protes terhadap masyarakat yang dianggap tidak tulus dan hanya mementingkan pencitraan semata. Dalam lagu ini, sang tokoh seolah kehilangan kepercayaan pada kebaikan orang-orang di sekitarnya, lalu mendoakan hal buruk sebagai bentuk balas dendam simbolik.
Bagi sebagian pendengar, pesan ini terlalu ekstrem dan justru terlihat seperti glorifikasi kebencian. Namun di sisi lain, ada pula yang memuji keberanian Hindia mengangkat sisi paling jujur dari kekecewaan seseorang terhadap lingkungan sosialnya.
Kontroversi ini menunjukkan bagaimana karya seni dengan tema gelap seringkali memancing respons berbeda-beda di masyarakat. Di satu sisi dianggap relevan dengan keresahan generasi muda, namun di sisi lain menabrak batas norma.
Berikut Lirik Lagu ‘Matahari Tenggelam’ – Hindia
Semua yang kaucela
Semua yang kaubela
Hak suaraku ‘kan kauanggap responsif
Menahan diri dianggap lemah
Semuanya tak nyata
Kau pun termakan juga
Batin lapar, kau mudah digembala
Lihat sekarang engkau di mana
Oh, jelas hal ini memang tak ada
Karena kau tak pernah merasakannya
Aman, duduk manis, hanya tertawa
Laga dirimu di balik kaca
Hanya jika sampai ada karangan bunga
Aku akan berbelasungkawa
Dan apa kaudengar semalam di berita?
Ngomong-ngomong, kukenal dia juga
Kudoakan kita semua
Masuk neraka
Panjang umur
Matahari tenggelam
(Matahari tenggelam)
S’lamat datang malam
(S’lamat datang malam)
Panjang umur
(Turut berduka)
Panjang umur
(Turut berduka)
Matahari tenggelam
(Matahari tenggelam)
S’lamat datang malam
(S’lamat datang malam)
Panjang umur
(Turut berduka)
Panjang umur
(Turut berduka)
Matahari tenggelam
(Matahari tenggelam)
S’lamat datang malam
(S’lamat datang malam)
Panjang umur
(Turut berduka)
Panjang umur
(Turut berduka)