By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Mico, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Harumkan Indonesia di Kompetisi Otomotif ASEAN
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mico, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Harumkan Indonesia di Kompetisi Otomotif ASEAN

Event

Mico, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Harumkan Indonesia di Kompetisi Otomotif ASEAN

Jack
By
Jack
9 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Prestasi mahasiswa Universitas Negeri Malang kembali menorehkan kebanggaan setelah Andrea Micola Syifa Riady atau Mico berhasil meraih medali perunggu pada ajang bergengsi The 14th World Skill ASEAN Competition bidang Automobile Technology di Manila, Filipina, Selasa–Kamis (26–28/8/2025). Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi di Indonesia sekaligus menegaskan peran generasi muda dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Contents
Awal Perjalanan: Dari Gemar Menonton Balap hingga Serius Menekuni OtomotifJalan Menuju World Skill ASEAN 2025Tantangan Berat dalam Kompetisi InternasionalDukungan Kampus dan Pentingnya Pendidikan VokasiInspirasi bagi Generasi Muda

Tidak hanya membawa pulang medali, prestasi mahasiswa Universitas Negeri Malang ini juga menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia yang tengah mengejar mimpi di bidang keahliannya masing-masing. Bagi Mico, pencapaiannya adalah hasil dari perjalanan panjang, penuh kerja keras, latihan intensif, serta dukungan lingkungan pendidikan dan keluarga yang konsisten.

Lebih jauh lagi, prestasi mahasiswa Universitas Negeri Malang di ajang internasional ini membuktikan bahwa kampus vokasi di Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Hal ini sekaligus menjadi motivasi agar generasi muda terus mengasah keterampilan, terutama di bidang teknologi otomotif yang semakin berkembang pesat.

Awal Perjalanan: Dari Gemar Menonton Balap hingga Serius Menekuni Otomotif

Kecintaan Mico terhadap dunia otomotif bermula sejak duduk di bangku MTs. Saat itu, ia gemar menonton ajang balap internasional seperti Formula 1 dan NASCAR. Ketertarikan ini semakin kuat ketika ia melanjutkan pendidikan di SMKN 1 Blitar jurusan Teknik Otomotif.

“Awalnya saya ingin masuk SMA, tapi orang tua mendorong ke SMK. Dari situ minat saya makin berkembang,” kenangnya.

Dukungan keluarga ternyata menjadi kunci penting yang membawanya semakin mantap menekuni dunia otomotif.

Sejak kelas 10, Mico sudah aktif mengikuti program Uji Tingkat Kompetensi (UTK) melalui Mitsubishi School Program. Ia berhasil meraih nilai tertinggi dan lolos ke ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat provinsi di Madiun pada April 2024. Di ajang tersebut, ia keluar sebagai juara pertama. Tidak berhenti di situ, pada LKS Nasional di Lampung, Agustus 2024, Mico kembali berjaya dengan membawa pulang medali emas.

Jalan Menuju World Skill ASEAN 2025

Keberhasilan di tingkat nasional membuat Mico lolos ke tahap seleksi World Skill ASEAN 2025. Proses seleksi ini berlangsung ketat, mulai dari tingkat daerah di Semarang hingga nasional di Bandung. Dari ratusan peserta, Mico akhirnya terpilih mewakili Indonesia bersama Eka Anwar Fauzi.

Persiapan menuju kompetisi internasional tidaklah mudah. Selama empat bulan, Mico menjalani pelatihan intensif di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung. Latihan ini mencakup simulasi ujian teknis, pemahaman modul otomotif, hingga manajemen waktu agar mampu menyelesaikan semua tantangan dengan cepat dan tepat.

Baca Juga :

Utamakan Rakyat, Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara ke Eropa Demi Listrik Warga Tetap Nyala
‘Das Crazy’ Bahasa Gaul yang Jadi Cermin Budaya Anak Muda Jerman

“Latihan ini benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Tapi semua terbayar saat bisa berdiri di podium internasional,” ujarnya dengan bangga.


Tantangan Berat dalam Kompetisi Internasional

Dalam ajang The 14th World Skill ASEAN Competition, Mico menghadapi lima modul uji yang sangat detail:

  1. Engine Management System – menguji kemampuan memahami sistem manajemen mesin modern.
  2. Steering, Suspension, Brake, and Wheel Alignment – menuntut presisi dalam penggantian shock depan, sistem rem, hingga penyelarasan roda.
  3. Electrical System – menilai keterampilan dalam mendiagnosis dan memperbaiki sistem kelistrikan kendaraan.
  4. Engine Mechanical – mengharuskan peserta membongkar serta merakit komponen mesin dengan akurasi tinggi.
  5. Automatic Transmission – menguji pemahaman terhadap sistem transmisi otomatis yang kompleks.

“Tiap modul punya tantangan sendiri. Misalnya, saya harus mengganti shock depan, membongkar sistem rem, hingga melakukan wheel alignment dengan presisi. Semua harus cepat dan akurat,” jelas Mico.

Meski persaingan sangat ketat, Mico berhasil menyelesaikan semua modul dengan baik dan meraih medali perunggu. Pencapaian ini sangat membanggakan karena menunjukkan kemampuan mahasiswa Indonesia bersaing di level ASEAN.

Dukungan Kampus dan Pentingnya Pendidikan Vokasi

Prestasi Mico juga tidak lepas dari dukungan Universitas Negeri Malang yang terus mendorong mahasiswanya untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Program studi Pendidikan Teknik Otomotif, tempat Mico menimba ilmu, memang dikenal aktif mengembangkan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri otomotif modern.

Pihak kampus menyebut capaian ini menjadi bukti pentingnya pendidikan vokasi di Indonesia. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan teknis yang aplikatif.

“Mico adalah bukti nyata bahwa pendidikan vokasi bisa melahirkan talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di kancah internasional,” ujar salah satu dosen pembimbingnya.

Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan percaya diri dalam menekuni bidang yang mereka cintai.


Inspirasi bagi Generasi Muda

Prestasi mahasiswa Universitas Negeri Malang ini bukan sekadar kebanggaan kampus, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Di tengah derasnya perkembangan teknologi dan persaingan global, anak muda dituntut untuk tidak hanya mengejar nilai akademis, tetapi juga keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Kisah Mico menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dukungan keluarga, serta lingkungan pendidikan yang tepat, mimpi besar bisa terwujud. Bagi anak muda yang memiliki minat di bidang tertentu, penting untuk terus mengasah kemampuan, berani mengikuti kompetisi, serta menjadikan setiap tantangan sebagai peluang untuk berkembang.

Pencapaian Mico dalam ajang World Skill ASEAN Competition membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dengan talenta terbaik di Asia Tenggara. Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama Universitas Negeri Malang, tetapi juga Indonesia di mata dunia.

Semoga semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk terus berprestasi, mengasah keterampilan, dan berkontribusi bagi bangsa.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:MicoUniversitas Negeri Malang
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pramono Anung Sebut Anak Muda Takut Nikah Karena Belum Punya Rumah
Next Article Dua Mahasiswa Unair Bawa Pulang Emas dan Perunggu dari Kompetisi Petrokimia Global
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

3 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index