By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Mahmood Akram: Remaja Jenius yang Menguasai 400 Bahasa di Usia 19 Tahun
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mahmood Akram: Remaja Jenius yang Menguasai 400 Bahasa di Usia 19 Tahun

Pendidikan

Mahmood Akram: Remaja Jenius yang Menguasai 400 Bahasa di Usia 19 Tahun

Jack
By
Jack
11 months ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Mahmood Akram, seorang remaja Muslim berusia 19 tahun asal India, mencatat pencapaian luar biasa dengan menguasai 400 bahasa serta menyelesaikan berbagai studi universitas di berbagai belahan dunia.

Menurut laporan dari Express Tribune, perjalanan luar biasa Akram dimulai sejak usia dini di bawah bimbingan ayahnya yang merupakan seorang ahli linguistik.

Kemampuannya dalam bahasa mulai terlihat sejak ia berhasil mempelajari alfabet Inggris hanya dalam enam hari dan menguasai aksara Tamil, yang memiliki 299 karakter, dalam waktu tiga minggu.

Biasanya, pencapaian seperti ini memerlukan waktu berbulan-bulan bagi kebanyakan orang.

Pada usia delapan tahun, Akram mencetak rekor dunia atas kemampuannya mengetik dan menulis dalam berbagai bahasa.

Kemudian, pada usia 12 tahun, ia membuat para ahli bahasa Jerman terkesan dengan kefasihannya dalam 400 bahasa, yang membawanya mencetak rekor dunia lainnya.

Semangatnya dalam mempelajari bahasa terus berlanjut ketika ia mengikuti studi daring di sebuah institusi luar negeri, mempelajari bahasa Arab, Spanyol, Prancis, dan Ibrani karena keterbatasan program studi yang tersedia di India.

Seiring dengan berkembangnya media sosial, Akram mulai berbagi ilmunya dengan mengajar bahasa melalui YouTube sejak usia 14 tahun.

Pada tahun 2024, ia mengadakan berbagai lokakarya bahasa di Myanmar, Kamboja, Thailand, dan Indonesia, memperluas jangkauan pembelajarannya ke berbagai negara.

Baca Juga :

4 Tips Agar Tidak Haus saat Puasa, Perbanyak Makan Buah dan Sayur
Satpol PP Nunukan Tertibkan 55 Pelajar yang Melanggar Aturan Jam Malam

Kini, di usia 19 tahun, Akram tengah melanjutkan studi di bidang Sastra Inggris dan Animasi di Universitas Alagappa, Chennai. Selain itu, ia juga memperdalam ilmu linguistik di Universitas Terbuka Inggris.

Meskipun memiliki jadwal akademik yang padat, ia tetap berusaha untuk terus meningkatkan kefasihannya dalam berbagai bahasa.***

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:remaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Cara Belajar yang Paling Efektif Sesuai dengan Kepribadian
Next Article Skill Apa yang Harus Dimiliki Mahasiswa Biar Gak Kaget di Dunia Kerja?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index