Halo brother and sister, ada kabar super mengharukan sekaligus membanggakan nih dari dunia pendidikan di Kabupaten Malang! MTs NU Pakis baru aja sukses menggelar acara tasyakuran kelulusan dan Gelar Prestasi 2025 yang penuh khidmat dan haru!
Event akbar ini dihelat pada hari ini kamis, 03 Juli 2025, dan dihadiri langsung oleh seluruh keluarga besar MTs NU Pakis, para wali siswa yang bangga, serta sejumlah tokoh penting dari dunia pendidikan dan masyarakat di Kabupaten Malang.
Suasananya benar-benar campur aduk: ada kebahagiaan, rasa syukur, tapi juga sedikit haru karena harus berpisah.
Kepala Sekolah Bangga: Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak!
Dalam sambutannya, Dr. Najmah, Kepala MTs NU Pakis, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan 56 siswa yang udah berjuang keras dan berdedikasi tinggi selama menempuh pendidikan di sana.
Beliau juga nggak lupa ngasih apresiasi setinggi-tingginya buat semua guru dan wali kelas yang udah mendampingi para siswa hingga berhasil mencapai titik kelulusan yang membanggakan ini.
“Hari ini bukan cuma hari perpisahan, brother and sister. Tapi ini juga momentum pembuktian kalau MTs NU Pakis itu mampu banget nyetak generasi berprestasi yang siap lanjutin perjuangan di jenjang pendidikan berikutnya.
Tentunya, mereka tetap harus njunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” tutur Dr. Najmah dengan suara bergetar tapi penuh kebanggaan.
Beliau juga memberikan arahan khusus kepada para wali kelas untuk terus mengawal siswa-siswi agar mereka bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan keinginan dan potensi masing-masing anak.
Ini menunjukkan bahwa komitmen daripada MTs NU Pakis yang tidak hanya sampai kelulusan, tetapi juga memastikan masa depan para alumninya.
Prof. Amka Bangga: NU Bersaing Sehat dan Istiqomah!
Acara seperti ini makin berbobot dengan kehadiran Ketua LP Ma’arif Kabupaten Malang, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah (Prof. Amka).
Dalam sambutannya, Prof. Amka ngasih apresiasi tinggi buat pencapaian MTs NU Pakis dalam membina peserta didik secara holistik (menyeluruh).
Beliau juga bangga banget sama berbagai kegiatan di MTs NU Pakis. Salah satunya, beliau kagum dengan keistiqomahan (konsistensi) pembacaan Aqidatul Awwam sampai saat ini. Ini adalah bukti nyata bahwa nilai-nilai keislaman dan tradisi Nahdlatul Ulama tetap dijaga dengan baik.
“MTs NU Pakis udah nunjukkin kalau lembaga pendidikan Nahdlatul Ulama itu mampu banget bersaing sehat sama lembaga lain, baik dari sisi akademik maupun spiritual”.
“Saya juga bangga dan terharu banget denger lantunan Aqidatul Awwam yang tadi dibacakan sama anak-anak. Tiga tahun lalu saya ijazahkan bacaan itu buat MTs NU Pakis,” ujar Prof. Amka dengan mata berkaca-kaca.
Pengakuan dari tokoh sekaliber Prof. Amka ini jelas jadi motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika MTs NU Pakis.
Hal seperti ini juga menegaskan posisi MTs NU Pakis sebagai lembaga pendidikan Islam yang relevan dan berkualitas di tengah persaingan ketat.
Prof. Syamsul Hadi: Setiap Anak Itu Cerdas dan Istimewa!
Nggak cuma itu, Prof. Dr. H. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed., Ketua Lembaga Pendidikan Al-Hidayat (LEPA) yang juga seorang guru besar dari Universitas Negeri Malang, turut memberikan sambutan yang super inspiratif!
Beliau nekenin filosofi pendidikan yang dijalankan oleh LEPA, termasuk MTs NU Pakis, yang berlandaskan keyakinan bahwa semua anak itu punya potensi buat berprestasi!
“Kami yakin banget, brother and sister, kalau setiap anak itu cerdas dan istimewa. Ini bukan sekadar keyakinan, tapi udah terbukti nyata!”
“Hari ini kita saksikan 56 siswa lulus dengan prestasi yang membanggakan di berbagai bidang,” tutur Prof. Syamsul Hadi dengan penuh keyakinan.
Yang bikin makin salut, “Bahkan, 25 di antaranya udah nyelesain hafalan juz Al-Qur’an dengan predikat mumtaz!” tambahnya. Ini bukti kalau MTs NU Pakis nggak cuma fokus pada akademik, tapi juga ngembangin potensi spiritual siswa sampai level tertinggi.
Pernyataan dari Prof. Syamsul Hadi ini sangat memotivasi, terutama bagi para siswa dan orang tua. Ini menegaskan bahwa pendidikan di MTs NU Pakis bukan hanya tentang mentransfer ilmu, tetapi juga tentang mengenali dan mengembangkan potensi unik setiap individu.
Fokus pada hafalan Al-Qur’an dengan predikat mumtaz menunjukkan kedalaman pendidikan agama yang diberikan, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas intelektual tetapi juga kuat spiritual. Ini adalah contoh sempurna dari pendidikan holistik yang diidamkan banyak orang tua.
Pesta Kelulusan Penuh Makna: Dari Seni Sampai Penghafal Al-Qur’an!
Acara tasyakuran kelulusan ini dikemas secara meriah tapi sarat makna, brother and sister! Perpaduan nuansa religius, kebudayaan, dan kebersamaan, bikin event ini jadi nggak terlupakan.
Berbagai penampilan seni dari para siswa, mulai dari tari, drama, sampai musik, berhasil menghibur para hadirin. Ada juga testimoni dari wali murid yang bikin hati terenyuh, menceritakan perubahan positif pada anak-anak mereka setelah belajar di MTs NU Pakis.
Yang paling dinanti-nanti adalah prosesi pemberian penghargaan kepada para siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Mereka yang berhasil di sains, olahraga, seni, dan bidang lainnya mendapatkan pengakuan atas kerja keras mereka. Tapi, momen yang paling menyentuh hati adalah saat penyerahan penghargaan kepada para penghafal Al-Qur’an.
Banyak hadirin yang nggak kuasa menahan haru, air mata kebahagiaan pun tumpah menyaksikan dedikasi dan pencapaian spiritual anak-anak ini.
Ini adalah puncak kebanggaan bagi MTs NU Pakis, menunjukkan bahwa mereka berhasil menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kuat pada siswa-siswanya.
Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini nggak cuma jadi simbol perpisahan, tapi juga jadi awal dari perjalanan baru bagi para siswa buat menapaki masa depan yang lebih cerah.
MTs NU Pakis sekali lagi membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang nggak cuma fokus pada pencapaian akademik, tapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan karakter yang kuat kepada setiap lulusannya. Mereka adalah generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu dan iman yang kokoh.
Ini adalah kisah sukses tentang bagaimana sebuah madrasah di daerah mampu mencetak generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kuat secara spiritual. Prestasi ini patut jadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di seluruh Indonesia.