INVERSI.ID – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengakui melakukan kesalahan fatal saat menjalani sesi latihan MotoGP Grand Prix Amerika Serikat.
Insiden tersebut terjadi dalam sesi latihan bebas pertama di Circuit of The Americas, Texas, Sabtu. Marc terjatuh setelah kehilangan kendali, dengan posisi tangan yang kurang ideal saat mencoba menahan tubuhnya sebelum akhirnya tergelincir ke area gravel dan membutuhkan penanganan medis.
“Saya merasa bahwa itu bukanlah langkah baik untuk memulai. Itu adalah sebuah kesalahan besar dan untungnya saya sudah berada disini untuk bisa kembali ke sirkuit,” ujar Marc Marquez dikutip dari MotoGP, Sabtu.
“Saya percaya sangat besar kepada sirkuit, motor, dan saya sendiri untuk bisa memulai kembali sesi dengan kondisi yang baik. Pada akhirnya saya memulai balapan dengan lebih hati-hati lagi,” imbuhnya.
Meski mengalami cedera ringan pada pergelangan tangan kiri yang harus diperban, pembalap asal Spanyol tersebut tetap memutuskan melanjutkan sesi latihan.
Keputusan itu terbukti tepat. Marc Marquez mampu bangkit dan tampil impresif dengan mencatatkan waktu tercepat 2 menit 00,927 detik, sekaligus menunjukkan dominasinya di lintasan COTA.
Sepanjang sesi, persaingan berlangsung ketat. Marc harus menghadapi tekanan dari sejumlah rival seperti Ai Ogura, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi yang saling bersaing memperebutkan posisi terdepan.
Hasil positif ini membawa Marc langsung mengamankan tempat di sesi kualifikasi kedua (Q2) yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu dini hari WIB di Circuit of The Americas.
Performa ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Marc Marquez masih menjadi salah satu kandidat utama dalam perebutan podium di MotoGP Amerika Serikat.