By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Matcha Festival Palembang Hadirkan Tren Kuliner Kekinian untuk Anak Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Matcha Festival Palembang Hadirkan Tren Kuliner Kekinian untuk Anak Muda

Event

Matcha Festival Palembang Hadirkan Tren Kuliner Kekinian untuk Anak Muda

Jack
By
Jack
9 months ago
Share
7 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Matcha Festival Palembang resmi digelar untuk pertama kalinya dan langsung menarik perhatian generasi muda pecinta kuliner. Acara yang berlangsung di lantai 2 Sosial Market (Soma) Palembang ini dihelat pada 13–21 September 2025. Dengan mengangkat tema tren olahan matcha, festival ini menjadi magnet baru bagi para penggemar kuliner yang sedang mencari pengalaman berbeda sekaligus spot nongkrong kekinian.

Contents
Tenant dan Sajian Unik Matcha Festival PalembangKonsep Interaktif dan Sentuhan Budaya JepangAntusiasme Pengunjung dan Dampak Ekonomi LokalMatcha Festival sebagai Ruang Kreativitas Anak MudaPalembang Sebagai Pusat Festival KulinerHarapan dan Keberlanjutan Festival

Tidak hanya menyajikan hidangan berbahan dasar teh hijau khas Jepang, Matcha Festival Palembang juga dikemas dengan konsep interactive exhibition yang dipadukan dengan sentuhan budaya Jepang. Konsep ini menghadirkan suasana unik yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menciptakan pengalaman visual dan budaya yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Kehadiran Matcha Festival Palembang menjadi bukti nyata bagaimana tren matcha yang tengah digandrungi anak muda kini berhasil diterjemahkan ke dalam sebuah festival kuliner. Acara ini diharapkan bisa menjadi momentum baru dalam memajukan industri kreatif dan kuliner lokal di Palembang.


Tenant dan Sajian Unik Matcha Festival Palembang

Festival ini menghadirkan 21 tenant yang terdiri dari F\&B (food & beverage) maupun non-F\&B. Para tenant ini menawarkan berbagai olahan matcha mulai dari minuman kekinian, es krim, puding, kue bolu, hingga camilan ringan dengan sentuhan rasa teh hijau.

Tenant yang ikut serta di antaranya adalah Hoa-Hoa, Kurimi Maccha, Noru Savoree, Momatcha x Sugar Diary, Mojia, Crave Eats, KoKu, Le Jardin, All Matcha by Fransis Bakery, hingga Fuku Gelato. Setiap tenant memiliki inovasi tersendiri dalam mengolah matcha, mulai dari yang tradisional hingga kreasi modern yang instagramable.

General Manager Soma Palembang, Agung Prabowo, mengatakan bahwa ide festival ini muncul dari tingginya permintaan konsumen terhadap produk berbahan dasar matcha. “Dari sinilah kami berinisiatif mengumpulkan tenant yang menyajikan produk matcha. Ternyata antusiasme luar biasa, 21 tenant langsung bergabung,” ujarnya.

Konsep Interaktif dan Sentuhan Budaya Jepang

Salah satu daya tarik utama Matcha Festival Palembang adalah konsep pameran interaktif yang dipadukan dengan elemen budaya Jepang. Dekorasi khas negeri sakura dipadukan dengan booth-booth unik dari tenant, sehingga menghadirkan nuansa autentik yang membuat pengunjung serasa berada di festival kuliner Jepang.

Koordinator Tim Kreatif Soma, Javiera Jolie, menambahkan bahwa festival ini memang dirancang untuk merangkul generasi muda.

“Matcha adalah tren kuliner yang dekat dengan anak muda. Kami ingin Soma jadi tempat mereka bereksperimen rasa sekaligus nongkrong dengan pengalaman baru,” katanya.

Baca Juga :

Bhayangkari Kebumen Peduli Pendidikan: Beri Beasiswa Tiga Siswa Berprestasi, Wujudkan Generasi Muda Cerdas & Tangguh!
Tips Perawatan Gigi Baik dan Benar, Agar Senyum Semakin Cerah

Selain mencicipi beragam kuliner, pengunjung juga bisa menikmati area foto estetik yang dirancang khusus agar cocok untuk kebutuhan konten media sosial. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi anak muda Palembang yang aktif di Instagram maupun TikTok.


Antusiasme Pengunjung dan Dampak Ekonomi Lokal

Sejak hari pertama, Matcha Festival Palembang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dari target awal 3.000 pengunjung, lebih dari 50 persen sudah tercapai hanya dalam setengah periode acara. Rata-rata jumlah pengunjung di hari biasa mencapai 200–300 orang, sementara di akhir pekan melonjak hingga lebih dari 500 orang.

“Antusiasme ini di luar perkiraan kami. Ternyata masyarakat Palembang sangat menantikan festival seperti ini,” ungkap Agung Prabowo.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kuliner, tetapi juga wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk berbasis matcha. Dengan bergabungnya tenant-tenant lokal, acara ini membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas pasar bagi pelaku ekonomi kreatif di Palembang.

“Harapan kami, selain menghidupkan suasana Soma, kegiatan ini bisa membuka pasar lebih luas untuk UMKM lokal,” tambah Agung.

Matcha Festival sebagai Ruang Kreativitas Anak Muda

Lebih dari sekadar festival kuliner, Matcha Festival Palembang juga menjadi ruang kreativitas bagi anak muda. Kehadiran tenant-tenant dengan menu unik membuktikan bahwa matcha bisa diolah menjadi berbagai produk yang inovatif. Misalnya, es krim matcha dengan topping boba, puding dengan sentuhan rasa keju, hingga bolu dengan lapisan krim matcha.

Selain itu, festival ini juga membuka peluang bagi anak muda yang tertarik pada dunia usaha untuk melihat bagaimana produk matcha bisa dikembangkan menjadi bisnis potensial. Dengan tren kuliner berbasis matcha yang terus meningkat, peluang usaha ini diperkirakan akan semakin berkembang di masa depan.

Palembang Sebagai Pusat Festival Kuliner

Palembang selama ini dikenal dengan kuliner khasnya seperti pempek. Namun, kehadiran Matcha Festival Palembang menunjukkan bahwa kota ini juga mampu menjadi tuan rumah bagi tren kuliner global. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Palembang memiliki daya tarik tidak hanya dalam kuliner tradisional, tetapi juga kuliner modern yang dekat dengan generasi muda.

Dengan adanya festival ini, Palembang berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata kuliner baru di Indonesia. Apalagi, tren festival tematik sedang digemari anak muda karena menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar makan, yaitu hiburan, gaya hidup, dan ruang ekspresi.


Harapan dan Keberlanjutan Festival

Melihat respons positif dari masyarakat, penyelenggara berencana menjadikan Matcha Festival Palembang sebagai agenda tahunan. Jika hal ini terwujud, maka festival ini bisa terus berkembang dengan skala lebih besar, menghadirkan lebih banyak tenant, serta menghadirkan konsep baru yang lebih variatif.

Selain itu, festival ini diharapkan mampu mendorong UMKM lokal untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk kuliner berbasis bahan alami seperti matcha. Dengan begitu, Palembang bisa melahirkan brand kuliner baru yang tak hanya populer di level lokal, tetapi juga nasional.

Matcha Festival Palembang menjadi bukti nyata bahwa tren kuliner bisa diangkat menjadi sebuah festival yang diminati masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan menghadirkan 21 tenant, konsep interaktif, dan sentuhan budaya Jepang, festival ini bukan hanya memberikan pengalaman kuliner yang unik, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM lokal.

Kehadirannya di Palembang menandai era baru dalam industri kuliner kota ini. Lebih dari itu, festival ini menunjukkan bagaimana tren global bisa diadaptasi secara kreatif di level lokal. Dengan antusiasme pengunjung yang tinggi, Matcha Festival berpotensi menjadi ikon baru festival kuliner di Palembang.

You Might Also Like

Jakarta Fair 2026 Diserbu Pengunjung, Tembus 1,5 Juta Orang dalam Sepekan
Garut Jadi Tuan Rumah Festival Layang-Layang Internasional, 13 Negara Siap Ambil Bagian
D’Youth Fest 6.0 Diramaikan Operet Princess Panda yang Angkat Makna Kehidupan
Kemenpar Dukung Jazz Gunung 2026, Perpaduan Musik, Alam, dan Budaya Indonesia
Kirab Budaya Tresna Pancasila Meriahkan Malioboro, Gaungkan Semangat Kebangsaan di Yogyakarta
TAGGED:Anak MudaKuliner kekinianMatcha Festival Palembang
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pidato Menpora Erick Thohir: Olahraga Harus Jadi Pemersatu Bukan Pemecah
Next Article Pengangguran Pemuda China Capai Rekor Tertinggi, Tantangan Baru Ekonomi Tiongkok
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EventOlahraga

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar

3 weeks ago
Antusias supporter Indonesia saat melihat laga Timnas Garuda Muda melawan Myanmar di Piala AFF U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026, 1 Juni 2026. (Foto: Dok/TWH)
EventOlahraga

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu

3 weeks ago
Event

Bali & Beyond Travel Fair 2026 Raup Rp6,9 Triliun, Pasar Asia dan Australia Mendominasi

3 weeks ago
Event

Borobudur Peace & Prosperity Festival 2026 Gaungkan Persatuan untuk Dunia

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index