By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Milenial dan Gen Z Dominasi Utang dan Gagal Bayar Pinjol di Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Milenial dan Gen Z Dominasi Utang dan Gagal Bayar Pinjol di Indonesia

Terkini

Milenial dan Gen Z Dominasi Utang dan Gagal Bayar Pinjol di Indonesia

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Utang pinjaman online (pinjol) di Indonesia terus menunjukkan tren meningkat. Hingga Maret 2025, jumlah outstanding peer-to-peer (P2P) lending atau total utang pinjol nasional tercatat mencapai Rp 75,44 triliun. Dari angka tersebut, kredit bermasalah atau kredit macet sudah mencapai Rp 1,65 triliun.

Berdasarkan data Statistik Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kelompok usia 19-34 tahun — yang mencakup generasi milenial dan generasi Z — menjadi peminjam terbesar sekaligus penyumbang gagal bayar tertinggi.

Kelompok usia 19-34 tahun tercatat memiliki total outstanding pinjaman sebesar Rp 37,87 triliun. Pinjaman ini berasal dari 14 juta lebih akun peminjam aktif. Namun, di balik angka besar tersebut, terselip pula risiko gagal bayar yang mengkhawatirkan.

Tingkat Wanprestasi di atas 90 hari (TWP90) pada kelompok ini tercatat mencapai Rp 794,41 miliar, yang berasal dari 467.865 akun penerima pinjaman. Angka ini setara 2,09 persen dari total pinjaman yang diajukan generasi milenial dan Gen Z.

Gagal Bayar Juga Tinggi di Kelompok Usia 35-54 Tahun

Selain Gen Z dan milenial muda, kelompok usia 35-54 tahun — yang mencakup sebagian generasi milenial senior dan generasi X — juga mencatat jumlah utang yang tinggi. Total pinjaman kelompok ini mencapai Rp 33,92 triliun dengan kredit macet sebesar Rp 725,26 miliar dari 264.794 akun. Tingkat gagal bayar mereka bahkan sedikit lebih tinggi, yakni 2,13 persen.

Jika ditotal, nilai gagal bayar dari dua kelompok usia ini (19-34 tahun dan 35-54 tahun) mencapai Rp 1,51 triliun. Angka ini setara 91,92 persen dari total kredit macet pinjol nasional per Maret 2025.

Data ini menunjukkan bahwa generasi muda dan produktif di Indonesia menjadi pihak yang paling aktif menggunakan layanan pinjaman online, namun juga paling rentan terhadap risiko gagal bayar.

Hal ini bisa menjadi sinyal peringatan bagi regulator dan pelaku industri fintech untuk meningkatkan edukasi keuangan digital, serta memperkuat sistem mitigasi risiko kredit di kalangan anak muda.***

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:gen zmilenialPinjol
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prabowo dan Putin Sepakat Tambah Kuota Beasiswa Pelajar Indonesia ke Rusia
Next Article Jangan Sampai Nyesel, Ini 10 Jurusan Kuliah yang Gajinya Kecil!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index