By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Outfit Kerja Simpel Jadi Tren, Gen Z Pilih Gaya Berpakaian Khas Ala Steve Jobs
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Outfit Kerja Simpel Jadi Tren, Gen Z Pilih Gaya Berpakaian Khas Ala Steve Jobs

LifeStyle

Outfit Kerja Simpel Jadi Tren, Gen Z Pilih Gaya Berpakaian Khas Ala Steve Jobs

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Dunia kerja kini tak lagi hanya soal performa, tapi juga cara berpakaian. Tapi, berbeda dari generasi sebelumnya yang sibuk mix and match baju kerja, banyak anak muda zaman sekarang terutama Gen Z justru memilih tampil simpel dengan gaya khas seperti Steve Jobs.

Contents
Bukan Malas, Tapi Butuh StrukturGaya Minimalis untuk Dunia yang Tak PastiSimpel Tapi Tetap StylishSeragam Bukan Tanda Nggak Kreatif

Sang pendiri Apple itu dikenal dengan gaya ikonik mengenakan turtleneck hitam, jeans Levi’s 501, dan sneakers New Balance. Meski sudah lama wafat, gaya signature-nya tetap hidup dan kini jadi inspirasi tren fashion di dunia kerja.

Bukan Malas, Tapi Butuh Struktur

Tren ini bukan hanya soal efisiensi waktu di pagi hari. Psikoterapis sekaligus pendiri Purpose Workshop, Eloise Skinner, menyebut bahwa banyak anak muda, khususnya yang baru memulai karier, merasa bingung soal cara berbusana di lingkungan kantor. Kebingungan ini diperparah oleh pandemi, yang membuat mereka terbiasa bekerja dari rumah dengan pakaian santai seperti piyama.

“Gen Z sering kali memilih menciptakan ‘seragam’ sendiri ketika kantor tidak mewajibkan pakaian formal. Mereka memilih aman: simpel, rapi, dan nggak terlalu mencolok,” kata Eloise kepada Fortune.

Ini menjadi respons terhadap perubahan budaya kerja dan juga rasa tidak nyaman menghadapi dunia kerja yang belum mereka kenal sepenuhnya.

Gaya Minimalis untuk Dunia yang Tak Pasti

Coach karier Amanda Augustine juga menyebut bahwa pilihan gaya berpakaian Gen Z erat kaitannya dengan kondisi ekonomi saat ini. Ketidakpastian soal pekerjaan, ancaman PHK, serta inflasi yang terus naik membuat mereka ingin memiliki rutinitas yang bisa dikontrol termasuk dalam hal berpakaian.

“Dengan banyak kekhawatiran soal masa depan, pilihan berpakaian yang konsisten membantu memberikan rasa nyaman dan stabil,” ujarnya kepada New York Post.

Tren ini bahkan menarik perhatian CEO American Eagle Outfitters, Jay Schottenstein, yang menyebut bahwa anak-anak muda kini melihat fashion tidak hanya sebagai tren, tetapi sebagai bentuk adaptasi terhadap situasi ekonomi global.

“Mereka tidak tahu bagaimana inflasi akan memengaruhi mereka, dan saat orang menghadapi ketidakpastian, mereka cenderung lebih konservatif,” jelas Jay.

Baca Juga :

Hasil Drawing Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Jumpa Lakshya Sen, Jojo Tantang Wakil Singapura
Cirebon Popkota 2025 Resmi Dibuka, 9.300 Atlet Pelajar Battle di 29 Cabor!

Simpel Tapi Tetap Stylish

Meski disebut sebagai tren ‘Steve Jobs-coded’, bukan berarti semua anak muda tampil serupa. Mereka tetap menyesuaikan gaya dengan selera pribadi — tapi umumnya mengedepankan desain minimalis, potongan sederhana, dan warna netral.

Gaya ini juga dianggap membantu Gen Z meminimalisir stres di pagi hari, meningkatkan fokus kerja, dan menciptakan citra profesional tanpa harus repot mikirin OOTD setiap harinya.

Seragam Bukan Tanda Nggak Kreatif

Tren gaya kerja Gen Z yang cenderung memilih “seragam pribadi” bukan berarti mereka malas atau nggak kreatif. Justru sebaliknya, ini adalah bentuk adaptasi terhadap realitas baru: dunia kerja yang fleksibel, ekonomi yang tak pasti, dan keinginan untuk hidup lebih terstruktur.

Kalau kamu termasuk yang mulai lelah mikirin baju ke kantor tiap hari, mungkin gaya ala Steve Jobs bisa jadi solusi simpel dan tetap keren buat kamu.***

You Might Also Like

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
TAGGED:Fashiongen z
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Komentar Verrel Bramasta Soal Fuji: Masih Muda Tapi Sudah Luar Biasa
Next Article Calon Dokter Wajib Tes Kejiwaan? Alasan Kemenkes Biar Nggak Ada Dokter ‘Kaget’ di Masa Depan!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo

3 weeks ago
Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index