By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Perpanjangan Kereta Cepat Whoosh sampai Yogyakarta, Kecepatan Turun Saat Hujan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perpanjangan Kereta Cepat Whoosh sampai Yogyakarta, Kecepatan Turun Saat Hujan

Terkini

Perpanjangan Kereta Cepat Whoosh sampai Yogyakarta, Kecepatan Turun Saat Hujan

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
5 Min Read
SHARE

Kereta Cepat Whoosh Turun Kecepatan

Kereta Cepat Whoosh ini berkecepatan 350 kilo meter/jam. Kereta api ini juara ngebut dengan waktu tempuh Jakarta – Bandung kurang dari satu jam.

Kecepatan itu di saat cuaca normal. Namun kala cuaca buruk alias hujan lebat, maka kecepatan Whoosh berkurang. Hal ini yang diutarakan Keisha saat menceritakan pengalaman pertamanya naik Whoosh.

Warga Tangerang Selatan itu merasakan sensasi kereta cepat saat akhir tahun 2023. Ia sangat terkesan dengan kecepatan kereta produksi China itu. Saat itu, Keisha bersama orang tua berlibur ke Bandung.

Keisha masih ingat betul harga tiket Whoosh Rp 250.000 per orang. Kondisi dalam gerbong kereta cepat itu memang bersih, dan toilet di dalam seperti hotel. “Bersih banget mirip kamar mandi hotel,” ujar Keisha.

Keisha juga merasakan kecepatan maksimal 350 km/jam. Namun suasana berbeda dialami begitu perjalanan pulang. Saat itu hujan lebaran mengguyur wilayah Bandung. Cuaca buruk ini membuat kecepatan kereta berkurang.

Baca juga: Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 1 Juta, Erick Thohir: Kurangi Kemacetan dan Dorong Ekonomi Baru

Pada dinding naskah berjalan tertera kecepatan kereta di bawah 200 km/jam. Petugas kereta pun mengumumkan melalui pengeras suara bahwa karena cuaca buruk maka kecepatan kereta berkurang.

“Tapi pas sudah masuk Karawang, kereta tambah kecepatan karena cuaca cerah,” ujarnya.

Kereta Cepat Whoosh juga sempat tersiar kabar viral di media sosial kalau kereta cepat pertama di Indonesia Whoosh ini sepi penumpang. Kereta cepat kebanggaan Presiden Jokowi ini harganya naik, terutama jika akhir pekan.

Baca Juga :

Mata Minus Bukan Halangan di 5 Sekolah Kedinasan ini
Arti Mimpi Mandi di Depan Laki-Laki Menurut Primbon Jawa

General Manajer Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa di beberapa media telah membantah kabar tersebut. Eva menyebut penumpang kereta cepat yang melayani perjalanan Halim – Bandung, Jawa Barat itu masih stabil.

Previous Page123

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Timnas Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023
Next Article Jadwal Tayang Indonesia vs Australia di Babak 16 Besar Piala Asia 2023
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index