Halo Inversi! Polres Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan setiap porsi makanan bergizi yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dikonsumsi.
Kegiatan ini digelar di Dapur SPPG MBG Polres Siak, Jalan Panglima Gimbam, Kelurahan Kampung Rempak, pada Senin pagi, 6 Oktober 2025.
Kapolres Siak, AKBP Eka Ariandy Putra, melalui IPDA Basuki Furiyanto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas.
Tujuannya adalah memastikan semua menu makanan yang disiapkan layak dikonsumsi, sehat, dan sesuai standar keamanan pangan sebelum dibagikan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Pemeriksaan Menu Secara Menyeluruh
Dalam kegiatan ini, tim melakukan uji organoleptik terhadap seluruh menu yang telah dimasak. Parameter yang dicek meliputi:
- Warna: memastikan tampilan makanan menarik dan tidak mengandung bahan yang mencurigakan
- Aroma: makanan harus wangi, segar, dan tidak ada bau aneh
- Rasa: enak, sesuai resep standar gizi, dan aman untuk anak-anak
- Tekstur: makanan harus matang sempurna dan mudah dikonsumsi oleh semua kalangan usia
Menu dibagi menjadi dua kategori:
- Siswa TK & SD: nasi putih, ayam semur, tahu goreng, sayur bening (tauge, wortel, jagung), buah jeruk
- Siswa SMP & SMA: nasi putih, telur semur, tahu goreng saus pedas manis, sayur bening, buah jeruk
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh makanan layak dikonsumsi dan siap dibagikan kepada siswa.
Jumlah Siswa Terlayani: 1.927 Porsi Siap Santap
Program ini menyasar ribuan siswa di Kecamatan Siak. Hari ini, total 1.927 siswa mendapatkan makanan bergizi dari dapur SPPG MBG, dengan rincian:
- TK Islamic Center: 178 siswa
- SD Islamic Center: 666 siswa
- SMP Islamic Center: 385 siswa
- SMA Negeri 1 Siak: 698 siswa
Distribusi dilakukan dengan tertib dan efisien, memastikan setiap siswa menerima makanan bergizi tepat waktu.
IPDA Basuki menjelaskan, kegiatan tester ini merupakan bagian dari standar keamanan pangan yang wajib diterapkan oleh dapur SPPG MBG. Dengan langkah ini, Polres Siak berupaya meminimalkan risiko kasus keracunan makanan di kalangan pelajar.
“Setiap menu yang kami kirimkan ke sekolah pasti melalui uji keamanan. Anak-anak harus mendapatkan makanan yang sehat, bergizi, dan aman untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” jelas IPDA Basuki.
Dampak Positif untuk Pelajar dan Sekolah
Program MBG tidak hanya memastikan kebutuhan gizi siswa terpenuhi, tapi juga membawa dampak sosial positif, antara lain:
- Membantu siswa menabung uang jajan karena mendapatkan makanan bergizi gratis
- Mempererat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan sekolah
- Memberikan edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi
Menurut kepala dapur MBG Polres Siak, Randy Jony Saputra, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan generasi muda dan masyarakat sekitar.
Generasi Sehat dan Aman Bersama MBG
Dengan pengawasan ketat, standar keamanan pangan yang jelas, dan distribusi yang tertib, Polres Siak memastikan program MBG tidak hanya bergizi tapi juga aman dan berkualitas.
Langkah ini mendukung tumbuh kembang anak-anak secara optimal, membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan siap belajar setiap hari.
Program MBG Polres Siak menjadi contoh nyata kolaborasi antara institusi pemerintah dan sekolah, memastikan pelajar mendapat asupan gizi seimbang sambil menanamkan kesadaran tentang pola makan sehat sejak dini.