By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Marah Besar Gegara MSCI: IHSG Ambruk 8%, Investor Ritel Jadi Korban.
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Marah Besar Gegara MSCI: IHSG Ambruk 8%, Investor Ritel Jadi Korban.

EkonomiTerkini

Prabowo Marah Besar Gegara MSCI: IHSG Ambruk 8%, Investor Ritel Jadi Korban.

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
6 Min Read
Presiden Prabowo Subianto, menurut Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, marah atas krisi di pasar saham Indonesia yang mengancam kehormatan Indonesia. (foto ilustrasi generate AI)
SHARE

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto sangat marah setelah menerima peringatan keras dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait transparansi pasar modal Indonesia. Kemarahan presiden ini dipicu oleh dampak serius yang menghantam pasar modal dan merugikan jutaan investor ritel Indonesia.

Peringatan MSCI membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk drastis. Pada tanggal 28-29 Januari 2026, IHSG anjlok hingga 8 persen, memicu trading halt (penghentian perdagangan sementara). Situasi ini menciptakan kepanikan di pasar dan merugikan jutaan investor ritel Indonesia.

Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo (adik kandung Prabowo), mengungkapkan tingkat kemarahan presiden dalam acara ASEAN Climate Forum (ACF) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

“Presiden Prabowo sangat marah. Dia sangat marah atas apa yang terjadi minggu lalu, terutama terkait kehormatan negara kita yang terancam,” ujar Hashim, Rabu.

Hal yang membuat Prabowo semakin murka adalah dampak nyata terhadap investor ritel. Hashim menekankan bahwa banyak investor ritel yang dirugikan akibat ambruknya IHSG.”Investor ritel, banyak yang menjadi korban, kan? Banyak yang menjadi korban. Jadi ini sangat penting,” imbuh Hashim, seperti dilaporkan CNBC Indonesia.

Ribuan investor ritel Indonesia kehilangan uang mereka akibat ambruknya IHSG. Mereka yang menginvestasikan tabungan mereka untuk masa depan kini menjadi korban dari krisis pasar modal yang dipicu oleh peringatan MSCI.

Krisis pasar modal yang serius ini juga memicu mundur massal pejabat-pejabat kunci di pasar modal Indonesia. Mulai dari Iman Rachman (Direktur Utama BEI), Mahendra Siregar (Ketua Dewan Komisioner OJK), dan Mirza Adityaswara (Wakil Ketua OJK). Tiga pejabat OJK lainnya juga ikut melepaskan jabatannya. Mundur massal ini menunjukkan seberapa seriusnya krisis yang dihadapi pasar modal Indonesia. Pengunduran diri para pejabat ini terjadi setelah IHSG mengalami penurunan yang signifikan pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1) 2026.

MSCI (Morgan Stanley Capital International) adalah lembaga penyedia indeks saham global yang sangat berpengaruh terhadap aliran modal internasional. Peringatan MSCI terhadap Indonesia mencakup beberapa kebijakan serius. Pertama, pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia di indeks MSCI. Kedua, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI. Ketiga, tidak ada kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks, dan keempat, ancaman downgrade dari status Emerging Market ke Frontier Market jika tidak ada perbaikan hingga Mei 2026. Peringatan ini bukan sekadar masalah teknis—ini adalah sinyal keras kepada investor global bahwa pasar modal Indonesia memiliki masalah transparansi yang serius.

Hashim mengungkapkan bahwa ada anomali serius di pasar modal Indonesia yang menjadi red flag bagi regulator dan investor global.”Ada sesuatu yang salah… Ketika Anda melihat semua anomali yang konyol ini, ini adalah red flag,” lanjut Hashim.

Baca Juga :

Fakta-fakta Sidang Isbat Penentu Awal Puasa Ramadhan 2024
Fun Fact Hari Ini! Dunia Terus Berubah, Anak Muda Harus Tetap Update

Salah satu anomali yang disoroti adalah adanya saham dengan rasio price-to-earnings (PE) yang tidak masuk akal—mencapai ratusan hingga ribuan kali. Ini menunjukkan indikasi kuat adanya manipulasi atau “saham gorengan” di pasar modal Indonesia.

Hashim juga menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap anomali-anomali tersebut.”Ada sesuatu yang salah, jadi harapan saya dan harapan Presiden Prabowo serta harapan pemerintah adalah agar Anda (sebagai regulator dan SRO) tetap mengawasi,” tegasnya.

Merespon krisis ini, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memperbaiki situasi pasar modal. Hashim menyatakan bahwa pemerintah akan mengawasi otoritas pasar modal lebih ketat.”Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat,” ujar Hashim.

Langkah-langkah yang akan diambil pemerintah meliputi, pengawasan lebih ketat terhadap otoritas pasar modal (BEI dan OJK), lalu penguatan pengawasan untuk menjaga kehormatan negara di mata investor global dan mereformasi pasar modal yang dipercepat oleh BEI dan OJKRespons

Pejabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, merespons dengan positif terhadap dukungan pemerintah dan komitmen untuk memperbaiki pasar modal.”Kami tentu berterima kasih mendapatkan dukungan yang luar biasa dari pemerintah,” ujar Jeffrey Hendrik di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Jeffrey menegaskan bahwa BEI dan OJK akan mempercepat reformasi pasar modal dan melakukan hal-hal yang penting dalam sesegera mungkin.”Beliau memberikan support bagi kami yang baru menjabat untuk bisa melakukan hal-hal yang penting dan perlu dilakukan dalam sesegera mungkin. Dan itu akan kami lakukan,” jelasnya.

Jika perbaikan tidak dilakukan hingga Mei 2026, MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Downgrade ini akan memiliki dampak serius bagi ekonomi Indonesia. Mulai dari investor global akan mengurangi alokasi dana ke Indonesia, lalu aliran modal asing akan berkurang signifikan, kemudian valuasi saham Indonesia akan menurun lebih jauh, dan terakhir, rupiah akan tertekan lebih dalam terhadap mata uang asing.

Kemarahan Prabowo bukan hanya tentang angka-angka pasar modal. Ini tentang kehormatan negara yang terancam di mata investor global. Ketika MSCI memberi peringatan, itu berarti reputasi Indonesia sebagai pasar modal yang kredibel sedang dipertanyakan oleh komunitas investor internasional.

Investor ritel Indonesia yang menjadi korban adalah bukti nyata dari dampak krisis ini. Mereka yang menginvestasikan uang mereka dengan harapan mendapatkan keuntungan kini menjadi korban dari sistem yang belum transparan.

Pemerintah telah menunjukkan komitmen untuk memperbaiki situasi. Namun, waktu terus berjalan, dan deadline Mei 2026 semakin dekat. Apakah pasar modal Indonesia bisa bangkit dari krisis ini dan mempertahankan status Emerging Market? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan.

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
TAGGED:BEIHashim DjojohadikusumoIHSGMarahMSCIPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Ilustrasi dari Siswa yang menunjukan paket makanan menu kuliner nusantara untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : Inversi.id) 72,8 Persen Masyarakat Puas terhadap Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Next Article Foto : Dok HO Bank Permata Permata Bank Umumkan Pencapaian Positif Hingga Akhir Tahun 2025
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index