By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Tambah Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Makin Luas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Tambah Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Makin Luas

Pendidikan

Prabowo Tambah Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Makin Luas

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
2 Min Read
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan kepada pewarta Istana Kepresidenan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/2/2026). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Presiden Prabowo Subianto memperkuat sektor pendidikan nasional dengan menghadirkan program Sekolah Rakyat sebagai strategi memperluas akses pendidikan yang merata di seluruh Indonesia. Program ini menjadi tambahan dari berbagai kebijakan pendidikan yang telah berjalan sejak pemerintahan sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Teddy dalam keterangannya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat. Ia menegaskan bahwa tidak ada program strategis pendidikan dari era Presiden Ke-7 RI Joko Widodo yang dihentikan, termasuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang tetap dilanjutkan hingga saat ini.

“Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar berjalan. Bahkan Presiden Prabowo menambahkan ada sekolah rakyat,” kata Teddy.

Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan formal. Sasaran program ini mencakup anak putus sekolah maupun mereka yang sama sekali belum pernah mengenyam bangku pendidikan.

“Anak-anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah, atau mungkin bahkan dia tidak pernah sekolah, disekolahkan di sekolah rakyat,” katanya.

Tak hanya menyediakan pendidikan tanpa biaya, program ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti asrama, pemenuhan kebutuhan gizi, hingga layanan kesehatan bagi para siswa. Skema tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih optimal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 16.000 hingga 22.000 siswa yang tersebar di 166 sekolah di berbagai daerah.

“Tahun ini, akan dibangun lagi 100 sekolah,” katanya.

Selain Sekolah Rakyat, pemerintah juga menginisiasi pembangunan Sekolah Garuda yang terintegrasi dengan kampus-kampus baru. Program ini difokuskan untuk mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang STEM atau Science, Technology, Engineering and Mathematics.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Farrel Legolas Rompies, Anak Sulung Vincent Rompies Diduga Terlibat Kasus Perundungan
Pakaian Bekas Berisiko Dokter Kulit Sarankan Pembersihan Menyeluruh

“Tidak ada program yang tidak dilanjutkan. Semua program berjalan dan bahkan ditambah,” ujar Teddy.

Langkah penambahan program pendidikan ini dinilai sebagai upaya mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi muda Indonesia agar lebih kompetitif di era global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:Pendidikan IndonesiaSekolah Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemerintah Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Belum Naik Tahun Ini
Next Article BMKG: Jakarta Berpotensi Hujan Siang hingga Sore Hari Minggu
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index