INVERSI.ID – Meski baru seumur jagung, Abinaya Soccer School (SS) langsung mencuri perhatian di dunia sepak bola usia dini Jawa Barat. Berdiri pada 7 Februari 2025, SSB ini menunjukkan keseriusan dalam membina pemain dari level akar rumput hingga kompetitif. Bertempat di dua lokasi utama yakni Yonif 315 dan Vinci Mini Soccer Dramaga, Abinaya SS hadir bukan sekadar sebagai tempat anak-anak menendang bola, melainkan sebagai laboratorium talenta yang tertata rapi.
Dibawah kepemimpinan Florida, S.Kp., Abinaya Soccer School resmi terdaftar sebagai klub anggota PSSI Jawa Barat. Legalitas ini menjadi fondasi kuat bagi klub untuk berkiprah di berbagai turnamen dan liga resmi. Menurut Coach Rafli Bayu, pelatih utama yang telah mengantongi lisensi C AFC, pembinaan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Abinaya Soccer School bukan sekadar SSB biasa. Kami memiliki struktur organisasi, kalender kompetisi, dan program latihan yang kami susun secara serius untuk mencetak pemain berkualitas,” ungkap Rafli saat diwawancarai.
Jadwal Latihan Rutin dan Program Pembinaan Sesuai Usia
Abinaya Soccer School menyelenggarakan latihan rutin tiga hingga empat kali dalam seminggu. Anak-anak dikelompokkan sesuai usia dan tingkat kemampuannya. Fokus latihan pun disesuaikan: dari pengembangan motorik dasar untuk kelompok usia dini hingga pendekatan taktikal dan fisik untuk kelompok U-14 ke atas.
Saat ini, tim U-14 tengah mengikuti kompetisi Indonesia Junior Soccer League (IJSL). Sementara itu, kelompok usia 2015–2016 secara aktif bertanding di Liga Grassroots Indonesia, liga khusus anak-anak yang menjadi wadah ideal mengasah mental bertanding sejak dini.
Karena sudah menjadi anggota resmi PSSI, Abinaya SS juga wajib tampil di ajang Liga 4 Seri 2 Jawa Barat, serta turnamen bergengsi seperti Piala Soeratin untuk kelompok U-13, U-15, dan U-17.
Tim Pelatih Tersertifikasi dan Kompeten
Keseriusan Abinaya SS tercermin dari komposisi tim pelatihnya. Enam pelatih aktif yang tergabung di akademi ini telah mengantongi lisensi resmi dari AFC dan PSSI, menjamin kualitas pembinaan berjalan sesuai standar internasional.
Daftar Pelatih Abinaya SS:
- Coach Rafli Bayu – Lisensi C AFC
- Coach Oki Z – Lisensi C AFC
- Coach Azid – Lisensi C AFC
- Coach Ridwan Lele – Lisensi D PSSI
- Coach Arman – Lisensi D PSSI
- Coach Hendrik – Lisensi D PSSI
Dengan pelatih-pelatih yang kompeten secara teknis maupun pedagogis, Abinaya SS menempatkan pendidikan sepak bola anak pada porsi yang seimbang: mencetak pemain bagus sekaligus tetap menyenangkan bagi peserta didik.
Prestasi Membanggakan dalam Waktu Singkat
Tak butuh waktu lama bagi Abinaya SS untuk menunjukkan hasil pembinaannya. Sejumlah turnamen bergengsi berhasil mereka taklukkan. Berikut beberapa pencapaian yang telah diraih:
- Juara 3 Piala Wali Kota Cup U-11 (kelahiran 2014)
- Juara 3 Piala Kapolresta U-12 (kelahiran 2014)
- Juara 3 Piala KONI U-14 (kelahiran 2011)
- Juara 1 Trofeo U-15 se-Bogor Raya (kelahiran 2010)
Selain itu, pada ajang TurunMinum Grassroots Football Festival 2025, Abinaya SS keluar sebagai juara 1 kategori U-10 dan juara 3 kategori U-12, membuktikan bahwa usia dini pun bisa tampil kompetitif jika dibina dengan benar.
Menatap Masa Depan: Piala Soeratin dan Liga 4
Kini, tim U-15 dan U-17 Abinaya SS tengah mempersiapkan diri untuk bersaing di Piala Soeratin dan Liga 4 Jawa Barat, ajang yang bisa membuka peluang menuju dunia sepak bola profesional. Partisipasi di kompetisi ini menjadi bukti bahwa Abinaya tidak sekadar melatih anak-anak bermain bola, tapi juga memberi jalan menuju karier sepak bola jangka panjang.
Visi Abinaya: Mencetak Generasi Sepak Bola yang Siap Bersaing
Pelatih Rafli menekankan bahwa pembinaan usia dini harus terstruktur dan didukung fasilitas yang memadai. Pola gizi, data statistik pemain, hingga sistem analisis kekuatan per individu mulai dikenalkan untuk menyiapkan generasi masa depan sepak bola nasional.
“Anak-anak Indonesia di usia dini tidak kalah dari luar negeri. Tapi saat beranjak remaja, kita sering tertinggal karena sistem pembinaan kita belum optimal. Ini yang ingin kami benahi di Abinaya,” tegas Rafli.
Dengan semangat dan struktur yang matang, Abinaya Soccer School bertekad untuk bukan hanya membina talenta lokal, tetapi juga menjadi jembatan bagi pemain muda Indonesia untuk tampil di level nasional bahkan internasional.***